Pada tahun penuh 2025, PT Berkah Prima Perkasa Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang dua belas bulan tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan berdasarkan laporan audit tahunan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp109,00 miliar, mengalami penurunan tipis 0,28% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp109,31 miliar.
- Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 2,96% menjadi Rp64,95 miliar, terutama dipengaruhi oleh peningkatan pada akun persediaan neto yang naik dari Rp27,13 miliar menjadi Rp32,34 miliar.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp44,05 miliar, turun 4,69%, didorong oleh penyusutan nilai buku aset tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir Desember 2025, liabilitas mencapai Rp7,64 miliar, turun signifikan 40,61% dibandingkan akhir tahun lalu sebesar Rp12,86 miliar.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp5,15 miliar, menurun 46,11%, terutama disebabkan oleh penurunan beban akrual dan pelunasan bagian jangka pendek liabilitas pembelian aset tetap.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp2,49 miliar, dengan penurunan 24,67%, mencerminkan pelunasan kewajiban jangka panjang perusahaan.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp101,36 miliar, naik 5,10% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Selama tahun 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp141,13 miliar, turun 11,92% Year-on-Year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp160,22 miliar. Penurunan ini terlihat pada segmen perdagangan yang terkoreksi dari Rp157,97 miliar menjadi Rp139,11 miliar.
Laba Bersih
Laba bersih tahun berjalan mencapai Rp14,49 miliar, turun 11,52% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp16,38 miliar. Perubahan ini sejalan dengan penurunan pendapatan usaha meskipun beban pokok pendapatan dan beban usaha juga mengalami penurunan.
Earnings per Share (EPS)
EPS tercatat sebesar Rp34,67, mencerminkan penurunan 11,51% YoY, sejalan dengan penurunan laba bersih tahun berjalan dengan jumlah saham beredar yang tetap.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 12,61x, menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 6,33x, mengindikasikan likuiditas yang tetap longgar meskipun mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 34,33%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan setelah dikurangi beban pokok.
- Margin Laba Bersih: 10,27%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 13,29%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 14,30%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,08x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat sehat dengan tingkat ketergantungan pada utang yang sangat rendah.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp6.425 per 13 Februari 2026, PER tercatat 185,32x, mengindikasikan valuasi premium terhadap kinerja laba per saham saat ini.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp242,49, PBV perusahaan berada di level 26,50x, mencerminkan ekspektasi pasar yang tinggi terhadap nilai perusahaan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Berkah Prima Perkasa Tbk selama tahun penuh 2025 menunjukkan neraca yang semakin kokoh dengan penurunan liabilitas yang signifikan dan peningkatan ekuitas, meskipun terdapat tantangan pada sisi top-line di mana pendapatan mengalami koreksi.Rasio solvabilitas yang sangat rendah dan likuiditas yang tinggi menjadi bantalan kuat bagi stabilitas perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan penurunan pendapatan dan laba bersih serta valuasi pasar yang tinggi, sembari memantau perkembangan rencana pengambilalihan saham oleh Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited yang sedang dalam proses negosiasi dan due diligence per awal 2026.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!