PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai total Rp339.118.532.396 untuk tahun buku 2025. Para pemegang saham akan menerima pembayaran dividen tunai sebesar Rp28 per saham pada 18 Juni 2026. Keputusan strategis ini diambil berdasarkan hasil kesepakatan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 13 Mei 2026.
Rincian Aksi Korporasi
Emiten produsen baja ini mengalokasikan dana ratusan miliar rupiah yang bersumber langsung dari saldo laba perseroan per 31 Desember 2025. Langkah korporasi tersebut menegaskan komitmen emiten dalam memberikan imbal hasil nyata bagi para investor. GGRP menjamin bahwa pembagian hak ini tidak akan mengganggu stabilitas operasional maupun likuiditas perusahaan untuk periode berjalan.
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen
Manajemen telah menyusun rangkaian tanggal penting yang wajib diperhatikan oleh para pelaku pasar modal. Proses administrasi dan penentuan hak atas dana tunai tersebut akan mengikuti regulasi pasar modal yang berlaku.
| No. | Keterangan Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| 1 | Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 25 Mei 2026 |
| 2 | Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 26 Mei 2026 |
| 3 | Cum Dividen di Pasar Tunai | 29 Mei 2026 |
| 4 | Tanggal Daftar Pemegang Saham (Recording Date) | 29 Mei 2026 |
| 5 | Ex Dividen di Pasar Tunai | 02 Juni 2026 |
| 6 | Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 18 Juni 2026 |
Dampak bagi Investor
Aksi korporasi ini tidak mengubah jumlah lembar saham beredar sehingga tidak menimbulkan risiko dilusi bagi pemegang saham lama. Struktur modal emiten tetap kokoh karena pendanaan dividen tunai GGRP 2026 ini murni menggunakan saldo laba yang ditahan, bukan dari pinjaman pihak ketiga. Investor disarankan untuk mengelola risiko portofolio secara cermat menjelang tanggal ex dividen guna mengantisipasi volatilitas harga pasar.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Perseroan membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 sehingga mampu mengamankan saldo laba untuk didistribusikan kepada pemodal. Distribusi keuntungan ini menunjukkan bahwa arus kas internal berada dalam posisi yang sehat dan mencukupi. Rincian mekanisme perpajakan atas perolehan dana ini akan disesuaikan dengan status wajib pajak masing-masing pemegang saham.
Sumber Informasi: PT GUNUNG RAJA PAKSI Tbk PEMBERITAHUAN KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM MENGENAI JADWAL DAN TATA CARA PEMBAYARAN DIVIDEN TUNAI
FAQ
Kapan batas akhir untuk mendapatkan hak dividen tunai GGRP 2026?
Batas akhir pembelian saham agar berhak mendapatkan keuntungan ini adalah pada tanggal cum dividen di pasar reguler, yaitu 25 Mei 2026.
Bagaimana mekanisme pembayaran dana kepada investor?
Dana tunai akan didistribusikan secara otomatis ke Rekening Dana Nasabah (RDN) pemegang saham melalui KSEI selambatnya pada 18 Juni 2026.
Apakah dana tunai yang diterima investor dikenakan potongan pajak?
Pajak penghasilan dikecualikan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri serta Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri yang menginvestasikan kembali dana tersebut di wilayah NKRI.
Poin Penting bagi Investor
- Total alokasi dana tunai mencapai Rp339,11 miliar dengan besaran nominal Rp28 per lembar saham.
- Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak jatuh pada tanggal 29 Mei 2026.
- Pembayaran resmi langsung ditransfer ke rekening investor pada 18 Juni 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Gunung Raja Paksi Tbk merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam industri penggilingan baja dan pembuatan pipa baja. Emiten berkode saham GGRP ini memproduksi berbagai produk baja berkualitas tinggi untuk sektor infrastruktur dan konstruksi di Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin