PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak 66,67 juta saham untuk mendanai pembelian aset tetap senilai Rp78,5 miliar dari PT Jaya Indah Casting (JIC). Langkah strategis ini mencakup perubahan kegiatan usaha utama menjadi industri komponen sepeda motor dan real estat guna mengintegrasikan bisnis di bawah kendali pengendali baru, PT PIMSF Pulogadung. Transaksi ini diproyeksikan meningkatkan laba bersih Perseroan hingga 400% pada tahun pertama setelah transformasi efektif.
Rincian Aksi Korporasi dan Rencana PMTHMETD GPSO 2026
Perseroan akan menerbitkan sebanyak 66.674.000 saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham, atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. PT PIMSF Pulogadung, yang saat ini memegang 48,95% saham GPSO, akan bertindak sebagai pemodal dalam aksi korporasi ini.
Seluruh dana hasil PMTHMETD akan digunakan untuk membayar sebagian transaksi pembelian aset tetap dari JIC, yang merupakan pihak terafiliasi. Objek transaksi meliputi tanah seluas 15.400 $m^2$, bangunan pabrik 9.207 $m^2$, serta mesin produksi ferro casting yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat. Nilai pembelian aset sebesar Rp78,5 miliar ini mencapai 183,95% dari ekuitas Perseroan per Desember 2025, sehingga dikategorikan sebagai transaksi material.
Jadwal Lengkap RUPSLB dan Pelaksanaan
Berikut adalah perkiraan jadwal rangkaian transaksi berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan:
| Aktivitas | Tanggal |
| Pengumuman RUPSLB & Keterbukaan Informasi | 24 April 2026 |
| Recording Date (DPS yang berhak hadir) | 8 Mei 2026 |
| Pemanggilan RUPSLB | 11 Mei 2026 |
| Pelaksanaan RUPSLB | 2 Juni 2026 |
| Pengumuman Ringkasan Hasil RUPSLB | 4 Juni 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Terkait PMTHMETD dan Transaksi Material GPSO
Dampak bagi Investor
Pelaksanaan PMTHMETD ini akan mengakibatkan dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham publik sebesar 9,09%. Meskipun terjadi dilusi, manajemen menyatakan bahwa penguatan modal ini akan meningkatkan likuiditas saham di bursa dan memperkuat struktur permodalan untuk mendukung ekspansi di industri komponen mekanikal.
Secara operasional, akuisisi aset produktif dari JIC memungkinkan GPSO untuk segera membukukan pendapatan dari jasa sewa dan produksi tanpa harus membangun fasilitas dari nol. Investor perlu memperhatikan bahwa keberhasilan rencana ini sangat bergantung pada persetujuan Pemegang Saham Independen dalam RUPSLB mendatang.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Proforma Setelah Transaksi
Berdasarkan laporan proforma per 31 Desember 2025, total aset Perseroan diperkirakan melonjak dari Rp48,89 miliar menjadi Rp127,36 miliar setelah transaksi. Ekuitas juga diproyeksikan meningkat sebesar 66,7% menjadi Rp71,14 miliar.
Struktur liabilitas akan mengalami kenaikan signifikan karena adanya pinjaman bank sebesar Rp50 miliar dari Bank CCB Indonesia untuk mendanai sisa pembelian aset. Rasio liabilitas terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) diprediksi meningkat dari 14,57% menjadi 79,02%.
FAQ Investor
1. Apa tujuan utama GPSO melakukan PMTHMETD dan akuisisi aset? Tujuannya adalah untuk melakukan transformasi bisnis ke industri komponen mekanikal (machining) dan penguasaan rantai pasok dari hulu ke hilir di bawah ekosistem Tjokro Group.
2. Siapa yang menjadi pembeli siaga dalam PMTHMETD ini? Pemodal yang akan mengambil bagian adalah pengendali baru Perseroan, yaitu PT PIMSF Pulogadung.
3. Bagaimana dampak langsung terhadap pemegang saham publik? Pemegang saham publik akan mengalami dilusi kepemilikan sebesar 9,09%, namun Perseroan memproyeksikan peningkatan nilai perusahaan melalui pertumbuhan laba bersih di masa depan.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Transaksi: Rp78,5 miliar untuk aset tanah, bangunan, dan mesin.
- Penerbitan Saham: 66.674.000 lembar saham baru (10% dari modal disetor).
- Pendanaan: Kombinasi PMTHMETD (Rp28,46 miliar), pinjaman bank (Rp50 miliar), dan kas internal (Rp30,2 juta).
- Target RUPSLB: 2 Juni 2026 di Hotel Santika Kelapa Gading.
Profil Singkat Perusahaan
PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) awalnya berfokus pada perdagangan besar mesin dan perlengkapan serta jasa survei dan pemetaan. Setelah diakuisisi oleh PT PIMSF Pulogadung (bagian dari Tjokro Group) pada November 2025, Perseroan kini bertransformasi menjadi penyedia solusi mekanikal terpadu.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin
