ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Emiten Yang Sudah Rilis LK Q1 2021 (Update 26 Juni 2021)

Sekarang bulan Juni 2021. Sudah mendekati akhir Q3 2021. Tapi sayangnya yang rilis LK Q1 2021 masih sedikit. Dari hasil pantauan saya, baru sekitar 375 emiten yang merilis LK Q1 2021. Padahal ada lebih dari 700 emiten di IHSG tapi yang taat rilis LK Q1 tepat waktu hanya separuhnya saja. Beginilah gambaran di Bursa Efek Indonesia, kecepatan rilis laporan keuangan nampaknya bukan menjadi prioritas emiten.

Dari 375 emiten yang sudah rilis Laporan Keuangan Kuartal 1 2021, hanya 310 emiten yang mencetak laba sedangkan 65 emiten gagal mencetak laba. Menurut dugaan saya, emiten yang telat rilis LK Q1 2021 kemungkinan besar banyak yang merugi. Bisa jadi mereka menunda rilis LK Q1 karena LK mereka sangat buruk. Kalau memang mencetak laba, mereka pasti akan rajin rilis LK. Bahkan emiten yang nyaris default seperti PBRX masih mau rilis LK Q1 2021 tepat waktu.

Dan yang mencetak pertumbuhan laba di Q1 2021 hanya 194 emiten. Sangat sedikit. Saya berharap semuanya bisa mencetak pertumbuhan laba tapi nampaknya itu hal yang mustahil.

Pencetak Rugi

Adapun top 25 Emiten yang mencetak rugi paling besar di Q1 2021 antara lain:

Saham Rugi PBV Harga
BWPT (1,290.30 B) 1.31 89.00
FREN (396.83 B) 2.87 128.00
ASRI (311.45 B) 0.37 168.00
BBKP (167.11 B) 1.71 432.00
CENT (165.82 B) 4.45 240.00
BKSW (148.67 B) 0.92 177.00
INDY (136.42 B) 0.70 1,335.00
DART (96.78 B) 0.23 202.00
LPPF (95.35 B) 11.18 1,820.00
RALS (85.67 B) 1.30 665.00
MPPA (83.70 B) 78.28 1,050.00
KIJA (80.91 B) 0.69 172.00
ACST (79.68 B) 6.85 210.00
SSIA (78.05 B) 0.57 446.00
MDKA (72.59 B) 6.26 2,890.00
BEST (54.76 B) 0.31 136.00
BRNA (52.59 B) 2.05 1,430.00
BBYB (50.27 B) 2.41 384.00
JKON (43.92 B) 1.03 164.00
SULI (43.12 B) -0.65 50.00
DYAN (41.13 B) 0.62 69.00
ARTO (38.13 B) 23.10 13,575.00
PRAS (33.75 B) 0.26 183.00
BIRD (28.25 B) 0.60 1,220.00
SONA (24.82 B) 2.65 5,425.00
  • Emiten yang mencetak rugi paling besar di Q1 2021 adalah BWPT. Total kerugian mencapai 1,2 Triliun rupiah. Dengan kerugian sebesar itu, sungguh suatu keajaiban BWPT tidak anjlok di gocap. Mungkin satu – satunya penolong BWPT adalah sentimen rally CPO. Yang mengherankan adalah meskipun CPO sudah rally, BWPT ternyata tetap saja merugi. Manajemen nampaknya harus bekerja ekstra keras untuk membuat perusahaan ini bisa kembali mencetak laba. Sudah bertahun-tahun BWPT merugi. Saya jadi penasaran apakah Felda tidak menyesal sudah beli BWPT yang ternyata terus – menerus merugi? Beli di harga super premium dan sekarang merugi. Semoga saja di masa depan BWPT bisa mencetak laba meskipun kita tidak bisa tahu entah kapan itu akan terjadi.
  • Di posisi kedua ada FREN yang mencetak rugi hingga 396 milyar lalu diikuti ASRI yang juga rugi 311 milyar rupiah.
  • Meskipun BWPT FREN ASRI rugi sangat besar, mereka tidak anjlok ke gocap. Kenapa bisa begitu? Karena seperti itulah cara kerja bursa saham Indonesia akhir – akhir ini. Saham yang meroket adalah yang fundamentalnya paling buruk. Makin merugi, makin meroket.
  • Jadi buat investor yang rajin mengoleksi saham yang mencetak laba, harap bersabar saja. Akan tiba masanya saham pencetak laba akan meroket. Mungkin setelah BPJS, Asabri dan Jiwasraya cutloss karena rekomendasi BPJS dan semua fund manager cutloss karena free float. Entah kapan itu akan terjadi.
Pencetak Laba

Adapun Top 25 Perusahaan Pencetak Laba di Q1 2021

Saham Laba PBV Harga
BBCA 7,039.71 B 4.27 30,950.00
BBRI 6,826.17 B 2.57 3,990.00
BMRI 5,918.37 B 1.52 5,900.00
ASII 3,728.00 B 1.24 4,920.00
HMSP 2,586.28 B 4.11 1,160.00
BYAN 2,416.97 B 3.08 13,825.00
BBNI 2,384.72 B 0.77 4,760.00
INKP 2,029.49 B 0.66 7,725.00
UNTR 1,866.80 B 1.24 21,350.00
GGRM 1,746.54 B 1.24 38,750.00
UNVR 1,698.08 B 29.07 5,000.00
GEMS 1,438.22 B 3.29 3,630.00
TPIA 1,229.61 B 6.50 10,050.00
SRTG 1,157.23 B 0.72 1,730.00
TKIM 1,092.87 B 1.08 8,050.00
ADRO 1,045.50 B 0.73 1,285.00
BNGA 995.91 B 0.55 900.00
BTPN 971.08 B 0.70 2,760.00
PGAS 897.20 B 0.75 1,035.00
JPFA 858.66 B 1.90 1,870.00
MYOR 822.88 B 4.44 2,350.00
TOWR 789.23 B 5.77 1,230.00
MEGA 747.24 B 3.65 8,250.00
BRIS 741.64 B 3.55 1,945.00
KLBF 716.47 B 3.47 1,355.00
  • Ternyata posisi pencetak laba terbesar di Q1 belum banyak berubah. Belum ada perusahaan yang bisa mencetak laba 7 Triliun di Q1 seperti BBCA. Tidak salah memang BBCA menjadi saham dengan market capital terbesar di bursa karena memang labanya yang paling besar. Keluarga Hartono pasti bersyukur karena BBCA kini menjadi mesin uang mereka. Tiap tahun mencetak laba Triliunan dan kini mereka dividen pajak nol persen. Nikmat dunia apalagi yang dapat didustakan.
  • Yang menarik adalah dari 25 Perusahaan Pencetak Laba terbesar di Q1 2021 ternyata banyak yang PBV nya sudah di bawah 1 yakni:
    • BNGA
    • INKP
    • BTPN
    • SRTG
    • ADRO
    • PGAS
    • BBNI
  • Bagi yang suka dengan value investing bisa memantau saham – saham di atas. Laba besar tapi PBV di bawah 1. Mispriced? Mungkin saja. Sebagai contoh BTPN yang jelas – jelas sudah punya bank digital Jenius tapi ternyata tetap diabaikan market. Laba 971 Milyar rupiah. Tapi let it be. Market punya rencana sendiri.
Pertumbuhan Tertinggi

Adapun top 25 emiten dengan pertumbuhan tertinggi di Q1 2021 antara lain:

Saham Pertumbuhan PBV Harga
SGRO 49332.60% 0.87 1,770.00
BNLI 28340.40% 1.55 1,960.00
UNIC 8920.70% 1.12 8,725.00
SMDM 2969.10% 0.37 139.00
BRPT 2029.60% 4.10 895.00
HRUM 1809.20% 2.48 5,175.00
BBHI 1714.20% 42.90 3,210.00
TRIM 1611.80% 1.01 120.00
DGNS 1293.80% 10.27 1,345.00
KICI 906.60% 0.90 280.00
BRIS 886.80% 3.55 1,945.00
AKPI 855.90% 0.28 570.00
IRRA 844.00% 10.33 1,700.00
SILO 788.50% 2.22 8,325.00
BRMS 772.90% 0.61 107.00
MLIA 643.80% 0.45 950.00
GGRP 600.90% 0.50 418.00
CITY 592.00% 0.97 156.00
BOLA 588.80% 3.32 284.00
SMDR 534.40% 0.74 585.00
MAIN 531.30% 0.79 735.00
TPIA 521.10% 6.50 10,050.00
BINA 504.70% 25.79 5,250.00
ESSA 451.80% 1.92 362.00
POWR 438.50% 1.04 650.00
  • Ternyata perusahaan dengan pertumbuhan laba terbesar di Q1 2021 adalah SGRO yang mencapai 49 ribu persen tapi harga sahamnya tidak bergerak.
  • Yang mengejutkan adalah POWR ternyata labanya naik 400%. Begitu juga dengan BRPT yang labanya naik 2000%. Nampaknya saham sektor energi mulai menunjukkan peningkatan laba. Akan menarik menantikan laporan keuangan mereka di Q2 dan Q3 2021.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.

Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di  +62831-1918-1386

Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini. 

Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.

Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.

Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini

Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.

Bagi yang tertarik membuka rekening saham Sucor atau Mirae bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram

Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:

1. Cara Deposit di Binance. 

2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin

3. Cara trading di market luar negeri. Gunakan token Gotrade: 805963. Jika Ingin trading saham Luar Negeri di Aplikasi Gotrade 

4. Cara Beli Saham TSLA di Binance

5. Cara Mendapatkan Passive Income dari Binance: Menabung Kripto dapat Bunga Seperti Menabung di Bank

6. Teknik Trading di Binance

7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras

8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri

9. Tentang Pajak Dividen

10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading

11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa dengan menjadi Nasabah Sucor Referal TIRA2 dengan PM saya @skydrugz27 di Telegram.

Setelah mengisi form, bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram.

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.

Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :
  • Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
  • I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
  • All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
  • I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
  • Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
  • No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
  • From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print.

Leave a Reply