PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp16 per lembar saham dengan total mencapai Rp89,88 miliar. Berdasarkan jadwal resmi, periode cum dividen di pasar reguler berakhir pada 29 April 2026, sementara pembayaran kepada pemegang saham dijadwalkan cair pada 13 Mei 2026.
Rincian Aksi Korporasi Pembagian Dividen KEJU
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 21 April 2026 telah memberikan persetujuan resmi untuk pembagian laba bersih Perseroan. Total dana dividen tunai yang dialokasikan adalah sebesar Rp89.888.607.984.
Nilai dividen per saham yang akan diterima oleh investor adalah sebesar Rp16 per lembar. Pembagian ini merupakan bentuk apresiasi Perseroan kepada para pemegang saham atas kinerja sepanjang tahun buku 2025.
Baca juga: PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) Tambah Lini Bisnis Cokelat dan Restoran, Gelar RUPSLB 21 April 2026
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen KEJU Tahun 2026
Berikut adalah rincian jadwal pembagian dividen tunai PT Mulia Boga Raya Tbk sesuai dengan keterbukaan informasi perusahaan:
| Keterangan | Tanggal |
| Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen) Pasar Reguler dan Negosiasi | 29 April 2026 |
| Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen) Pasar Tunai | 04 Mei 2026 |
| Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen) Pasar Reguler dan Negosiasi | 30 April 2026 |
| Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen) Pasar Tunai | 05 Mei 2026 |
| Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) | 04 Mei 2026 |
| Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 13 Mei 2026 |
Sumber Informasi: Pemberitahuan Kepada Pemegang Saham Mengenai Pembagian Dividen Tahun Buku 2025 PT Mulia Boga Raya Tbk
Dampak bagi Investor dan Tata Cara Pembayaran
Pembayaran dividen ini tidak memberikan dampak dilusi terhadap kepemilikan saham karena tidak melibatkan penerbitan saham baru. Investor yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI akan menerima pembayaran langsung ke Rekening Dana Nasabah (RDN) pada 13 Mei 2026.
Investor perlu memperhatikan aspek perpajakan di mana dividen untuk Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri (WPOP DN) dikecualikan dari objek pajak jika diinvestasikan kembali di wilayah NKRI. Jika tidak memenuhi ketentuan investasi, maka dividen tersebut akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai peraturan yang berlaku.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Mekanisme Perpajakan Dividen KEJU
Bagi pemegang saham Wajib Pajak Badan Dalam Negeri (WP Badan DN), pembagian dividen ini dikecualikan dari objek pajak dan Perseroan tidak melakukan pemotongan PPh. Pemegang saham tetap wajib melaporkan penerimaan dividen tersebut dalam pelaporan pajak tahunan masing-masing.
Wajib Pajak Luar Negeri yang ingin menggunakan tarif sesuai Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) harus menyerahkan dokumen pendukung seperti DGT atau SKD kepada KSEI atau BAE paling lambat 3 hari kerja setelah recording date. Tanpa dokumen tersebut, dividen yang dibayarkan akan dikenakan pemotongan PPh Pasal 26 sebesar 20%.
FAQ Terkait Dividen KEJU
Kapan batas terakhir membeli saham KEJU agar mendapatkan dividen? Investor harus memiliki saham KEJU paling lambat pada tanggal cum dividen pasar reguler, yaitu 29 April 2026.
Berapa jumlah dividen per saham yang dibayarkan oleh KEJU? Nilai dividen yang dibayarkan adalah sebesar Rp16 per lembar saham.
Kapan dana dividen KEJU akan masuk ke rekening investor? Dana dividen dijadwalkan akan didistribusikan ke RDN pemegang saham pada tanggal 13 Mei 2026.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai dividen tunai tahun buku 2025 adalah Rp16 per saham.
- Total pembayaran dividen mencapai Rp89,88 miliar.
- Cum dividen pasar reguler jatuh pada 29 April 2026.
- Pajak dividen dikecualikan bagi WPOP DN selama diinvestasikan kembali di NKRI.
Profil Singkat Perusahaan
PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai varian keju olahan dengan merek utama Prochiz. Perusahaan ini merupakan bagian dari grup Garudafood dan memiliki fasilitas pabrik yang berlokasi di Cikarang, Bekasi.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin


