PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), produsen keju merek Prochiz, secara resmi mengumumkan rencana penambahan kegiatan usaha di bidang perdagangan besar cokelat dan aktivitas restoran melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 April 2026. Langkah strategis ini melibatkan penambahan KBLI 46331 dan 56101 dengan proyeksi nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp6,224 miliar dan tingkat pengembalian investasi (IRR) 12,85%. Diversifikasi ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak konsumen serta memperkuat ekosistem bisnis Perseroan melampaui produk inti keju dan mayones.
Rincian Aksi Korporasi PT Mulia Boga Raya Tbk KEJU
PT Mulia Boga Raya Tbk KEJU berencana menambah dua lini bisnis baru yaitu perdagangan besar gula, cokelat, kembang gula, serta aktivitas penyediaan makanan di bangunan tetap. Untuk lini cokelat, Perseroan akan menggunakan merek dagang “Chocolatos Professional” dengan skema kerja sama melalui PT Garuda Timur Pacific sebagai importir dan PT Sinarniaga Sejahtera sebagai distributor. Produk yang akan dipasarkan mencakup cokelat blok, chocolate filling, dan chocolate powder untuk menyasar segmen UMKM dan food service.
Sementara itu, pada bidang penyediaan makanan, KEJU akan meluncurkan konsep restoran “Chiz Me” dan pengalaman gaya hidup “The Cheese Atelier” di bawah merek “Rumah Kreachiz”. Restoran pertama direncanakan berlokasi di Jalan Bendi Besar, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Strategi ini memanfaatkan dominasi pangsa pasar merek Prochiz di segmen ritel untuk melakukan customer engagement secara langsung.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha KEJU
Jadwal Lengkap RUPSLB dan Implementasi
Berikut adalah perkiraan jadwal waktu pelaksanaan aksi korporasi dan rencana operasional Perseroan:
| Aktivitas | Tanggal/Waktu |
| Pengumuman RUPSLB & Keterbukaan Informasi | 13 Maret 2026 |
| Daftar Pemegang Saham yang Berhak Hadir (Recording Date) | 27 Maret 2026 |
| Pemanggilan RUPSLB kepada Pemegang Saham | 30 Maret 2026 |
| Penyelenggaraan RUPSLB | 21 April 2026 (10.30 WIB) |
| Pengumuman Ringkasan Hasil RUPSLB | 23 April 2026 |
| Estimasi Produksi Perdana Produk Cokelat | Desember 2026 |
| Target Testing & Commissioning Proyek Restoran | Semester 2, 2027 |
Rapat tersebut akan dilaksanakan di Ballroom Arosa Hotel Jakarta dengan agenda utama persetujuan penambahan kegiatan usaha, perubahan Anggaran Dasar, dan rencana pembelian kembali saham.
Baca juga: PT Mulia Boga Raya Tbk KEJU Umumkan Rencana Buyback Saham KEJU Senilai Rp28,12 Miliar
Dampak bagi Investor
Penambahan kegiatan usaha ini memberikan dampak positif bagi pemegang saham melalui potensi peningkatan pendapatan dan laba dari sumber baru yang komplementer. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa proyek ini memiliki Profitability Index (PI) sebesar 1,21, yang berarti investasi ini layak secara finansial. Investor perlu mencermati bahwa periode pengembalian modal (Payback Period) diperkirakan mencapai 5 tahun.
Selain itu, diversifikasi ke sektor cokelat dan restoran diharapkan dapat mengoptimalkan aset yang ada tanpa memerlukan penambahan utang yang signifikan. Perseroan juga menegaskan tidak diperlukan persetujuan dari kreditur untuk menjalankan rencana ini, sehingga proses eksekusi diperkirakan berjalan lancar. Hal ini menjadi katalis penting dalam memperkuat ekosistem bisnis Perseroan di industri makanan dan minuman Indonesia.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham Untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025, PT Mulia Boga Raya Tbk KEJU menunjukkan performa yang solid:
- Penjualan Bersih: Rp1.506.300.329.890 (Naik 19,14% secara tahunan).
- Laba Tahun Berjalan: Rp179.446.799.045 (Naik 22,17% secara tahunan).
- Total Aset: Rp1.251.481.880.725.
- Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER): 0,481 kali.
- Marjin Laba Bersih: 11,91%.
Struktur permodalan Perseroan saat ini memiliki modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp281,25 miliar dengan kepemilikan mayoritas oleh PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk sebesar 66,07%.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa saja bidang usaha baru yang akan dijalankan oleh KEJU? KEJU akan merambah bisnis perdagangan besar cokelat (KBLI 46331) dan jasa penyediaan makanan atau restoran melalui merek “Rumah Kreachiz” (KBLI 56101).
2. Kapan RUPSLB untuk menyetujui rencana ini diadakan? Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dijadwalkan pada hari Selasa, 21 April 2026, pukul 10.30 WIB.
3. Apakah proyek baru ini dinilai menguntungkan secara finansial? Ya, berdasarkan studi kelayakan independen oleh KJPP FSR, rencana ini dinyatakan layak dengan NPV positif Rp6,224 miliar dan IRR 12,85%, di atas tingkat diskonto 8,93%.
4. Siapa yang berhak menghadiri RUPSLB tersebut? Pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 27 Maret 2026.
Poin Penting bagi Investor
- Diversifikasi Produk: KEJU memperluas portofolio ke kategori cokelat dengan merek “Chocolatos Professional”.
- Integrasi Hilir: Pembukaan restoran “Rumah Kreachiz” menjadi kanal interaksi langsung dengan konsumen akhir.
- Sinergi Grup: Memanfaatkan jaringan distribusi distributor PT Sinarniaga Sejahtera untuk pemasaran produk baru.
- Kesehatan Finansial: Pertumbuhan laba bersih di atas 22% pada tahun 2025 memberikan fondasi kuat untuk ekspansi.
Profil Singkat Perusahaan
PT Mulia Boga Raya Tbk (Perseroan) adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan produk dari susu, terutama keju dengan merek utama Prochiz. Berkedudukan di Bekasi, Jawa Barat, Perseroan merupakan bagian dari grup PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. Perseroan berkomitmen pada inovasi produk dan diversifikasi pangan untuk memperkuat posisinya di pasar domestik dan internasional.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!