Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightDividen PNBN 2026 Rp42 per Saham, Ini Jadwal Cum Date dan Pembayarannya

Dividen PNBN 2026 Rp42 per Saham, Ini Jadwal Cum Date dan Pembayarannya

Dividen PNBN 2026 ditetapkan sebesar Rp42 per saham untuk tahun buku 2025. PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin akan membagikan dividen tunai paling kurang Rp1,011 triliun setelah memperhitungkan saham treasuri, dengan tanggal pembayaran pada 17 Juli 2026.

Keputusan ini mengacu pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Panin yang digelar pada 17 Juni 2026. Sumber Informasi: Pengumuman Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2025 PT Bank Pan Indonesia Tbk

Rincian Aksi Korporasi Dividen PNBN 2026

PT Bank Pan Indonesia Tbk memutuskan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham. Total dividen tunai yang dibagikan paling kurang sebesar Rp1.011.018.670.116.

Dividen tersebut setara dengan Rp42 per saham setelah dikurangi saham treasuri. Berdasarkan nominal tersebut, jumlah saham yang berhak menerima dividen secara implisit sekitar 24.071.873.098 saham.

Pembagian dividen dilakukan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau dalam daftar pemegang rekening efek di KSEI pada 29 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Bagi pemegang saham scriptless, dividen tunai akan disalurkan melalui KSEI ke Rekening Dana Nasabah di perusahaan efek atau bank kustodian. Bagi pemegang saham warkat, persyaratan administrasi harus disampaikan melalui Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra paling lambat 29 Juni 2026.

Jadwal Lengkap Dividen PNBN 2026

KeteranganTanggal
Tanggal RUPS Tahunan17 Juni 2026
Pengumuman di situs BEI dan situs Perseroan19 Juni 2026
Akhir perdagangan saham dengan hak dividen di pasar reguler dan negosiasi (cum dividend)25 Juni 2026
Awal perdagangan saham tanpa hak dividen di pasar reguler dan negosiasi (ex dividend)26 Juni 2026
Akhir perdagangan saham dengan hak dividen di pasar tunai (cum dividend)29 Juni 2026
Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai (recording date)29 Juni 2026
Awal perdagangan saham tanpa hak dividen di pasar tunai (ex dividend)30 Juni 2026
Tanggal pembayaran dividen tunai17 Juli 2026

Jadwal ini penting karena hak atas dividen ditentukan berdasarkan posisi kepemilikan pada recording date. Investor yang membeli saham setelah periode cum dividend tidak memperoleh hak atas dividen tunai tahun buku 2025.

Dampak bagi Investor

Pembagian dividen PNBN 2026 memberikan arus kas tunai kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan jadwal. Nilai yang diterima investor adalah Rp42 per saham sebelum memperhitungkan aspek perpajakan yang berlaku.

Aksi korporasi ini tidak menimbulkan dilusi karena Bank Panin tidak menerbitkan saham baru. Jumlah saham pemegang saham lama tidak berubah, tetapi saldo kas dan laba ditahan perseroan akan berkurang sesuai nilai dividen yang dibayarkan.

Harga saham dapat menyesuaikan setelah tanggal ex dividend karena hak atas dividen tidak lagi melekat pada saham. Penyesuaian harga tidak selalu sama dengan nilai dividen karena dipengaruhi oleh permintaan, penawaran, kondisi pasar, dan sentimen terhadap emiten.

Pajak dividen mengikuti status pemegang saham. Pemegang saham luar negeri yang menggunakan tarif Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda wajib memenuhi ketentuan dokumen perpajakan, sedangkan tanpa dokumen yang sesuai dividen dapat dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20%. Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Terkait

Keterbukaan informasi ini hanya memuat nilai dividen tunai, dividen per saham, jadwal, dan tata cara pembayaran. Dokumen tersebut tidak mencantumkan laba bersih tahun buku 2025, rasio pembayaran dividen, posisi modal, atau rasio keuangan terbaru.

Dengan dividen Rp42 per saham dan total dividen paling kurang Rp1,011 triliun, investor dapat menggunakan angka tersebut untuk menghitung estimasi dividen yang diterima sesuai jumlah kepemilikan saham. Perhitungan imbal hasil dividen memerlukan harga saham acuan pada tanggal tertentu yang tidak dicantumkan dalam pengumuman ini.

Kinerja fundamental terbaru tetap perlu dibaca bersama laporan keuangan dan perkembangan bisnis Bank Panin. Baca juga: Analisa Saham PNBN Kuartal I 2026: Laba Stabil, DPK Turun

FAQ

1. Berapa dividen PNBN 2026 per saham?
Dividen PNBN 2026 untuk tahun buku 2025 adalah Rp42 per saham sebelum pajak.

2. Kapan tanggal cum dividend PNBN di pasar reguler dan negosiasi?
Tanggal cum dividend PNBN di pasar reguler dan negosiasi adalah 25 Juni 2026.

3. Kapan dividen tunai PNBN dibayarkan?
Dividen tunai PNBN dijadwalkan dibayarkan pada 17 Juli 2026.

4. Apakah dividen PNBN menyebabkan dilusi saham?
Dividen tunai PNBN tidak menyebabkan dilusi karena perseroan tidak menerbitkan saham baru dalam aksi korporasi ini.

Poin Penting bagi Investor

  • Bank Panin membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp42 per saham.
  • Total dividen tunai paling kurang mencapai Rp1.011.018.670.116 setelah memperhitungkan saham treasuri.
  • Tanggal cum dividend pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 25 Juni 2026.
  • Tanggal recording date jatuh pada 29 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
  • Tanggal pembayaran dividen tunai ditetapkan pada 17 Juli 2026.
  • Aksi ini tidak menimbulkan dilusi bagi pemegang saham lama.
  • Pajak dividen mengikuti status perpajakan masing-masing pemegang saham.

Profil Singkat Perusahaan

PT Bank Pan Indonesia Tbk, yang dikenal sebagai Bank Panin, merupakan emiten perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PNBN. Perseroan menjalankan kegiatan usaha perbankan dan melayani nasabah individu, bisnis, serta korporasi.

Bank Panin menjadi salah satu bank swasta nasional yang memiliki jaringan layanan di Indonesia. Informasi aksi korporasi PNBN dapat dipantau melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia dan pengumuman resmi perusahaan.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here