Jembo Cable Company Tbk (JECC) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp30,24 miliar atau Rp40 per saham. Dividen JECC 2026 memiliki jadwal cum dividend pasar reguler dan pasar negosiasi pada 2 Juli 2026, recording date pada 6 Juli 2026 pukul 16.00, dan pembayaran dividen pada 24 Juli 2026.
Aksi korporasi ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 24 Juni 2026. Berdasarkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp115,37 miliar, rasio pembayaran dividen JECC berada di kisaran 26,21%.
Rincian Aksi Korporasi Dividen JECC 2026
Jembo Cable Company Tbk menetapkan pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025. Total nilai dividen yang akan dibagikan mencapai Rp30.240.000.000.
Dividen per saham telah ditentukan sebesar Rp40 per saham. Perseroan juga menyampaikan bahwa tidak terdapat efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham dalam aksi korporasi ini.
Rincian utama aksi korporasi JECC adalah sebagai berikut:
| Keterangan | Rincian |
| Emiten | Jembo Cable Company Tbk |
| Kode saham | JECC |
| Jenis aksi korporasi | Dividen tunai |
| Tahun buku | 2025 |
| Tanggal RUPST | 24 Juni 2026 |
| Total nilai dividen | Rp30.240.000.000 |
| Dividen per saham | Rp40 |
| Efek konversi menjadi saham | Tidak ada |
| Perkiraan payout ratio | 26,21% dari laba bersih 2025 |
Pembagian dividen tunai biasanya menjadi perhatian investor karena berhubungan langsung dengan arus kas yang diterima pemegang saham. Namun, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan harga saham, prospek bisnis, likuiditas perdagangan, dan profil risiko masing-masing investor.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Jadwal Lengkap Dividen JECC 2026
Investor perlu memperhatikan tanggal cum dividend, ex dividend, recording date, dan tanggal pembayaran. Tanggal tersebut menentukan hak investor untuk menerima dividen tunai JECC.
| Agenda | Tanggal |
| Tanggal efektif | 24 Juni 2026 |
| Cum dividend pasar reguler dan pasar negosiasi | 2 Juli 2026 |
| Ex dividend pasar reguler dan pasar negosiasi | 3 Juli 2026 |
| Cum dividend pasar tunai | 6 Juli 2026 |
| Ex dividend pasar tunai | 7 Juli 2026 |
| Tanggal Daftar Pemegang Saham (recording date) | 6 Juli 2026 pukul 16.00 |
| Tanggal pembayaran dividen | 24 Juli 2026 |
Investor yang ingin memperoleh hak atas dividen perlu tercatat sebagai pemegang saham dalam Daftar Pemegang Saham pada 6 Juli 2026 pukul 16.00. Pada pasar reguler dan negosiasi, batas perdagangan dengan hak dividen berada pada tanggal cum dividend 2 Juli 2026.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Pembagian Dividen Tunai JECC 2026
Dampak bagi Investor
Dividen tunai JECC memberikan potensi arus kas langsung kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan jadwal. Setiap pemegang satu saham JECC berhak atas dividen bruto Rp40 per saham sebelum memperhitungkan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Aksi ini tidak menimbulkan dilusi karena dividen dibayarkan dalam bentuk tunai, bukan melalui penerbitan saham baru. Jumlah saham yang dimiliki pemegang saham lama tidak berubah akibat pembagian dividen ini.
Secara mekanisme pasar, harga saham dapat menyesuaikan setelah memasuki tanggal ex dividend. Penyesuaian harga tersebut terjadi karena saham mulai diperdagangkan tanpa hak atas dividen tunai yang telah diumumkan.
Dari sisi perseroan, pembayaran dividen Rp30,24 miliar akan mengurangi kas atau sumber dana internal yang tersedia. Namun, rasio pembayaran sekitar 26,21% menunjukkan bahwa sebagian besar laba bersih tahun 2025 tetap berada di dalam perusahaan setelah pembagian dividen.
Kondisi Keuangan Terkait
Data keuangan per 31 Desember 2025 menjadi dasar pembagian dividen tunai JECC. Perseroan mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp115.373.423.000.
Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp76.169.423.000. Total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp917.124.656.000.
Jika dibandingkan dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya, total dividen Rp30,24 miliar setara sekitar 39,70%. Jika dibandingkan dengan total ekuitas, nilai dividen tersebut setara sekitar 3,30%.
FAQ
1. Berapa dividen JECC 2026 per saham?
Dividen tunai JECC untuk tahun buku 2025 ditetapkan sebesar Rp40 per saham.
2. Kapan tanggal cum dividend JECC di pasar reguler?
Tanggal cum dividend JECC di pasar reguler dan pasar negosiasi adalah 2 Juli 2026.
3. Kapan dividen JECC dibayarkan?
Dividen tunai JECC dijadwalkan dibayarkan pada 24 Juli 2026.
4. Apakah dividen JECC menyebabkan dilusi saham?
Dividen JECC tidak menyebabkan dilusi karena aksi korporasi ini berbentuk dividen tunai, bukan penerbitan saham baru.
Poin Penting bagi Investor
- JECC membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp30,24 miliar.
- Dividen per saham ditetapkan sebesar Rp40.
- Cum dividend pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 2 Juli 2026.
- Recording date ditetapkan pada 6 Juli 2026 pukul 16.00.
- Pembayaran dividen dijadwalkan pada 24 Juli 2026.
- Perkiraan payout ratio mencapai sekitar 26,21% dari laba bersih 2025.
- Aksi ini tidak menimbulkan dilusi terhadap pemegang saham lama.
Profil Singkat Perusahaan
Jembo Cable Company Tbk adalah emiten dengan kode saham JECC yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi dividen tunai melalui sistem pelaporan elektronik Bursa Efek Indonesia.
Dalam keterbukaan informasi tersebut, pihak yang tercantum sebagai Corporate Secretary adalah Antonius Benady. Perseroan beralamat di Jl. Pajajaran, Desa Gandasari.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin