PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 10,18 miliar atau Rp 1,5 per saham. Jadwal cum dividend di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 7 Juli 2026, sedangkan pembayaran dividen akan dilakukan pada 30 Juli 2026.
Keputusan dividen DEPO 2026 ini mengacu pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2026. Dividen tersebut berasal dari kinerja keuangan tahun buku 2025 dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 9 Juli 2026 pukul 16.00 WIB. Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Dividen Tunai DEPO Tahun Buku 2025
Rincian Aksi Korporasi Dividen DEPO 2026
DEPO menetapkan total nilai dividen tunai sebesar Rp 10.185.000.000 untuk tahun buku 2025. Nilai dividen per saham ditetapkan sebesar Rp 1,5 per saham.
Perseroan menyatakan tidak terdapat efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham dalam aksi korporasi ini. Artinya, pembagian dividen tidak terkait dengan penerbitan saham baru atau instrumen konversi.
Berikut rincian utama aksi korporasi DEPO:
| Keterangan | Nilai |
| Emiten | PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk |
| Kode saham | DEPO |
| Jenis aksi korporasi | Dividen tunai |
| Tahun buku | 2025 |
| Tanggal efektif | 29 Juni 2026 |
| Total dividen | Rp 10.185.000.000 |
| Dividen per saham | Rp 1,5 |
| Dividen interim | Rp 0 |
| Total dividen final berdasarkan DPS | Rp 10.185.000.000 |
Pembagian dividen ini merupakan dividen tunai final untuk tahun buku 2025. Perseroan tidak mencatatkan dividen interim untuk periode tersebut.
Jadwal Lengkap Dividen DEPO 2026
Investor perlu memperhatikan jadwal cum dividend, ex dividend, recording date, dan tanggal pembayaran. Kepemilikan saham pada tanggal yang tepat menentukan hak investor untuk menerima dividen tunai.
| Agenda | Tanggal |
| Tanggal efektif | 29 Juni 2026 |
| Cum dividend pasar reguler dan negosiasi | 7 Juli 2026 |
| Ex dividend pasar reguler dan negosiasi | 8 Juli 2026 |
| Cum dividend pasar tunai | 9 Juli 2026 |
| Ex dividend pasar tunai | 10 Juli 2026 |
| Daftar Pemegang Saham berhak dividen | 9 Juli 2026 pukul 16.00 WIB |
| Pembayaran dividen | 30 Juli 2026 |
Investor yang ingin memperoleh hak dividen perlu tercatat sebagai pemegang saham dalam DPS pada 9 Juli 2026 pukul 16.00 WIB. Setelah tanggal ex dividend, pembelian saham tidak lagi memberikan hak atas dividen tunai tahun buku 2025.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Dampak bagi Investor
Dividen DEPO 2026 memberikan arus kas tunai kepada pemegang saham lama sebesar Rp 1,5 per saham. Nilai yang diterima investor bergantung pada jumlah saham DEPO yang tercatat dalam DPS pada tanggal 9 Juli 2026.
Aksi korporasi ini tidak menimbulkan dilusi karena tidak ada penerbitan saham baru. Perseroan juga menyatakan tidak terdapat efek ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham.
Secara struktur modal, pembayaran dividen akan mengurangi saldo kas atau aset lancar perseroan sesuai jumlah pembayaran dividen. Namun, jumlah dividen Rp 10,18 miliar relatif terbatas dibandingkan total ekuitas perseroan yang mencapai Rp 1,36 triliun per 31 Desember 2025.
Bagi pemegang saham lama, dividen menjadi bentuk distribusi laba dari kinerja tahun buku 2025. Bagi investor yang membeli setelah ex dividend, hak atas dividen tunai ini tidak melekat pada transaksi tersebut.
Kondisi Keuangan Terkait
Data keuangan yang menjadi dasar pembagian dividen berasal dari laporan keuangan per 31 Desember 2025. DEPO mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 77,02 miliar.
Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp 681,72 miliar. Total ekuitas perseroan mencapai Rp 1,36 triliun pada akhir 2025.
| Pos Keuangan per 31 Desember 2025 | Nilai |
| Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk | Rp 77.016.745.563 |
| Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya | Rp 681.724.950.838 |
| Total ekuitas | Rp 1.357.507.365.375 |
| Total dividen tunai | Rp 10.185.000.000 |
Berdasarkan laba bersih tahun 2025 sebesar Rp 77,02 miliar dan total dividen Rp 10,18 miliar, rasio pembayaran dividen secara indikatif berada di sekitar 13,22% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk. Perhitungan ini menggunakan data laba bersih dan total dividen yang diumumkan perseroan.
Baca juga: Caturkarda Depo Bangunan DEPO Lakukan Transaksi Afiliasi Sewa Lahan Tahun 2026
FAQ Dividen DEPO 2026
Berapa dividen DEPO tahun buku 2025?
DEPO akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 1,5 per saham dengan total nilai Rp 10.185.000.000.
Kapan cum dividend DEPO di pasar reguler dan negosiasi?
Cum dividend DEPO di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 7 Juli 2026.
Kapan dividen DEPO dibayarkan?
Pembayaran dividen DEPO dijadwalkan pada 30 Juli 2026.
Apakah dividen DEPO menyebabkan dilusi saham?
Dividen tunai DEPO tidak menyebabkan dilusi karena tidak ada penerbitan saham baru dalam aksi korporasi ini.
Poin Penting bagi Investor
- DEPO membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 10,18 miliar.
- Dividen per saham ditetapkan sebesar Rp 1,5.
- Cum dividend pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 7 Juli 2026.
- DPS yang berhak dividen ditetapkan pada 9 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
- Pembayaran dividen dijadwalkan pada 30 Juli 2026.
- Aksi korporasi ini tidak menimbulkan dilusi saham.
- Rasio pembayaran dividen indikatif sekitar 13,22% dari laba bersih 2025.
Profil Singkat Perusahaan
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk adalah perusahaan ritel bahan bangunan dan perlengkapan rumah dengan kode saham DEPO. Perseroan berkantor di Jl. Raya Serpong KM 2, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Perusahaan dikenal melalui jaringan ritel Depo Bangunan. Aktivitas usaha perseroan berkaitan dengan penjualan kebutuhan bangunan, renovasi, dan perlengkapan rumah.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin