ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Cuan Besar dari Saham, Saatnya Tinggalkan Pekerjaan?

Sudah Cuan Besar dari Saham, Apakah Saatnya Untuk Meninggalkan Pekerjaan?

Mungkin banyak rekan – rekan investor yang cuan banyak sepanjang 2020 ini. Terutama yang mulai masuk di bursa bulan Maret – Juni 2020 kemarin. Cuannya mungkin sudah luber-luber karena tahun ini semenjak market crash lumayan banyak saham yang multibagger.

Ada yang bilang mau berhenti kerja dan mau full time di saham saja?

Malah ada juga yang mulai menghina karyawan yang kerjaannya di kantor. Kata mereka, cuan satu hari mereka bisa mengalahkan gaji karyawan selama 1 bulan. Jangan bekerja lagi. Jadilah bos untuk diri sendiri, bla…bla…bla… Dst… Dst yang intinya jadi karyawan itu membosankan. Jadi full time trader is the best.

The problem is… Tidak semua orang terlahir untuk menjadi Full Time Trader dan kalau semua orang jadi full time trader, siapa yang mau tanam padi di sawah?

Menjadi full time trader itu tidak lah mudah, karena stressor sangat tinggi dan kondisi market sangat unpredictable. Hari ini bisa cuan 10%, 20%, besok belum tentu bisa begitu.

Apalagi kalau CL terus, CL sekali dua kali psikologi masih oke, tapi kalau sampai CL > 7x dalam seminggu itu pasti akan mengganggu psikologi. Yang ada nantinya malah jadi revenge trading, kepengen ganti loss tapi pikiran jadi tidak fokus, dan tradingnya malah jadi makin amburadul.

Bukannya cuan, malah makin loss.

 

Saya pun dulu niatnya mau jadi full time trader, tetapi ternyata psikologi saya tidak cocok untuk menjadi full time trader. Jadinya sekarang saya tetap jadi karyawan saja, gaji bulanan masuk ke saham selot selot. Saya memilih jadi investor selot selot saja.

Buat karyawan yang mau jadi full time trader, sebelum tinggalkan pekerjaan maka:

  1. Pastikan dulu track record trading minimal dalam 5 tahun always positif. Kinerja trading 13 tahun itu belum cukup untuk menguji kehebatan seorang Trader. Butuh jam terbang tinggi untuk menguji kehandalan seorang Trader. Malah untuk memastikan seorang trader itu hebat maka dia harus bisa melewati minimal dua fase bearish dengan selamat tanpa kehilangan banyak modal.
  2. Drawdown dalam setahun jangan lebih dari 30% agar psikologi tidak rusak. Drawdown adalah penurunan ekuitas di akun trader. Trader yang hebat drawdown nya selalu di bawah 10%. Trader medioker drawdown 10-30%. Trader yang sebaiknya pensiun drawdown >30%.
  3. Sebaiknya ada side income atau tabungan atau channel income lainnya just in case cuaca market tidak bersahabat. Side Income bisa diperoleh dari cuan real estate seperti sewa kost dan apartemen, membuat konten Youtube, jualan e-commerce, endorse produk, atau jualan seminar.

Dari hitungan sederhana saja, seorang manusia yang hidup di Jakarta biasanya memiliki biaya hidup 5-7 juta rupiah dengan catatan hidup sudah sangat sederhana dan apa adanya.

Jadi target seorang full time trader adalah minimum harus bisa menghasilkan cuan minimum 8 juta rupiah sebulan agar hidupnya teratur dan layak.

Jadi jika modal awal untuk trading kurang dari 10 juta rupiah, maka sebaiknya jangan tinggalkan pekerjaan kalian.

Mengapa?

Karena untuk dapat cuan 8 juta dengan modal 10 juta maka ini harus cuan 80% dalam sebulan = mission impossible. Sangat jarang ada saham yang bisa menghasilkan cuan 80% dalam sebulan.

Jika modal awal 100 juta, maka saran saya tetap jangan tinggalkan pekerjaan. Untuk cuan 8 juta dengan modal 100 juta maka ini = cuan 8%/bulan. Ini memang tidak mustahil tapi tetap saja menurut saya agak berat karena tidak tiap hari kita bisa cuan di market.

Kalau modal sudah 1 milyar, maka sudah bisa tinggalkan pekerjaan dan fokus jadi full time trader karena untuk dapat 8 juta/bulan dengan modal 1 milyar maka ini = cuan 0,8%/bulan = 9,6%/setahun. Ini masih reasonable karena banyak saham yang dividend yieldnya >10% yang bisa memberikan cuan seperti itu dalam setahun.

Tapi as usual, makin besar penghasilan, biasanya gaya hidup ikutan berubah. Jadinya nanti malah rat race atau hedonic treadmill.

Waktu penghasilan 8 juta sebulan, gaya hidup 5 juta sebulan.

Waktu penghasilan 20 juta sebulan, gaya hidup malah jadi 50 juta sebulan.

Memang ada yang seperti ini? Ada dan banyak. Sebagai contoh Mike Tyson pernah menghasilkan duit 400 juta dollar selama karir 20 tahun bertinjunya tapi di tahun 2003 dia malah mengajukan bangkrut dan punya utang 23 juta dollar. Kemana semua duit itu pergi? Ke gaya hidup. Tapi sekarang dia berhasil mengatasi semua masalah keuangannya karena berhasil investasi di perusahaan ganja.

Jadi buat yang mau tinggalkan pekerjaan dan mau jadi full time trader, sebaiknya pikirkan baik – baik dengan sangat matang. Jangan gegabah.

Kalau memang merasa sudah jago trading dan modal sudah gede, go ahead.

Tapi kalau belum jago dan modal masih kecil, just stay on your job dan mari bergabung dengan saya jadi investor selot selot.

Menabung rutin di saham yang utang mini dan bagi dividen. Selot selot tiap bulan tiap gajian dan stay focus di pekerjaan. Tidak semua orang tercipta untuk menjadi Full time trader. Baca juga artikel : 5 Tips Investasi Saham untuk Pemula 

Kita bisa tetap memberikan nilai tambah kepada masyarakat dengan tetap bertahan di pekerjaan yang sekarang. Karena masyarakat kita masih butuh petani, butuh nelayan, butuh insinyur, butuh pelaut, butuh guru, butuh koki, dan sebagainya.

–Skydrugz–

Jika anda menyukai artikel Cuan Ratusan Persen dari Saham, Saatnya Tinggalkan Pekerjaan? ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

Leave a Reply