ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Contoh Kasus Manipulasi Laporan Keuangan Part 2

Manipulasi Laporan Keuangan Part 2

Manipulasi Laporan Keuangan nampaknya sudah menjadi tren dalam dua tahun terakhir. Mirip dengan penyakit menular. Ketika satu perusahaan melakukannya, perusahaan lain ikut tertular untuk melakukannya juga. Mungkin karena sanksi manipulasi Laporan Keuangan sangat ringan sehingga para pelakunya tidak takut melakukannya lagi dan lagi.

$BBKP melakukan manipulasi catatan kredit
https://m.detik.com/finance/moneter/d-3994551/bank-bukopin-permak-laporan-keuangan-ini-kata-bi-dan-ojk

$AISA memanipulasi catatan piutang dan kas.
https://m.detik.com/finance/bursa-dan-valas/d-4485663/produsen-taro-diduga-gelembungkan-laporan-keuangan-rp-4-t

dan kini $MYRX melakukan juga manipulasi pada pendapatan, sama seperti $GIAA.
https://economy.okezone.com/read/2019/06/28/320/2072245/kronologi-kasus-laporan-keuangan-garuda-indonesia-hingga-kena-sanksi

Sudah 4 perusahaan terbuka yang terbukti melakukan manipulasi Laporan Keuangan dalam jangka waktu 2 tahun terakhir.

Bisa jadi ini merupakan fenomena gunung es. Yang melakukan manipulasi Laporan Keuangan lebih banyak dari ini tapi yang terdeteksi hanya sedikit.

Pitfall dalam analisis teknikal adalah ketika sinyal buy ternyata jadi jebakan bandar untuk retail, tren patah, ataupun yang lainnya. Apalagi kalau tradernya pakai teknik buy on break. Pada banyak kondisi buy on break justru menjadi Death Cat Bounce. Tapi para trader yang pakai TA dipersenjatai oleh cutloss jika ternyata sinyal buy itu ternyata jebakan batman.

Pitfall dalam analisis fundamental adalah ketika emiten melakukan manipulasi Laporan Keuangan. Semua perhitungan yang dilakukan akan jadi tidak berguna karena datanya salah. Garbage in, garbage out. Analisis fundamental hanya dapat berlaku kalau data yang diberikan tepat. Bahkan akuntan pun bisa saja terjebak di perusahaan yang memanipulasi laporan keuangan. Padahal harusnya akuntan bisa mengendus manipulasi ini tapi mereka malah terjebak di dalamnya. Jadi bagaimana dengan orang awam yang tidak punya kemampuan untuk membaca laporan keuangan?
Pada banyak kasus, para fundamentalist terjebak lama di perusahaan yang memanipulasi laporan keuangan karena mereka tidak mau cutloss. Mereka terlalu yakin dengan analisis mereka sendiri sehingga mereka melupakan bahwa bisa saja mereka salah. Seperti yang terjadi pada seorang akuntan di Stockbit yang bergaji 12 juta tapi ternyata nyangkut di $AISA.

Karena itu dalam dunia saham never overestimate yourself. Karena analisis yang kita lakukan belum tentu benar. Mungkin saja ada informasi yang orang lain tahu tapi kita tidak tahu. Karena itu seperti yang Ray Dalio sering katakan, ketika berdiskusi jangan mencari cara pembenaran atas semua argumentasimu tapi cari semua hal yang bisa meruntuhkan argumentasimu.

Manipulasi Laporan Keuangan Part 1

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa ke sini

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

Leave a Reply