PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp5,563434 per saham untuk tahun buku 2025. Pembayaran dividen ini dijadwalkan jatuh pada 9 Juni 2026 kepada pemegang saham yang tercatat pada recording date 22 Mei 2026.
Rincian Aksi Korporasi CDIA
Keputusan pembagian dividen ini didasarkan pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 8 Mei 2026. Perseroan mengalokasikan dividen yang berasal dari laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk.
Besaran nominal dividen tunai yang akan diterima oleh investor adalah Rp5,563434 untuk setiap lembar saham yang dimiliki. Total nilai ini merupakan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.
Jadwal Lengkap Dividen CDIA Tahun Buku 2025
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan pembagian dividen tunai PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA):
| No | Keterangan | Tanggal |
| 1 | Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 20 Mei 2026 |
| 2 | Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 21 Mei 2026 |
| 3 | Cum Dividen di Pasar Tunai | 22 Mei 2026 |
| 4 | Recording Date (Daftar Pemegang Saham) | 22 Mei 2026 |
| 5 | Ex Dividen di Pasar Tunai | 25 Mei 2026 |
| 6 | Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 9 Juni 2026 |
Sumber Informasi: Pemberitahuan Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai CDIA
Dampak bagi Investor
Investor yang mengejar dividen CDIA perlu memperhatikan tanggal cum dividen agar namanya tercatat sebagai penerima hak. Secara teknis, pada tanggal ex-date, harga saham di bursa sering kali mengalami penyesuaian otomatis sebesar nilai dividen yang dibagikan.
Bagi pemegang saham lama, aksi korporasi ini memberikan aliran kas langsung tanpa mengubah jumlah kepemilikan saham di dalam perusahaan. Investor disarankan tetap memantau fluktuasi harga pasar setelah tanggal cum dividen untuk mengantisipasi volatilitas pasar.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Pembayaran dividen ini diambil dari laba bersih perseroan yang berakhir pada periode 22 Mei 2026. Kebijakan ini mencerminkan kondisi arus kas perseroan yang memadai untuk mendistribusikan laba kepada investor.
Investor perlu mencermati bahwa meskipun pembagian dividen dilakukan, kinerja laba tetap menjadi jangkar fundamental bagi harga saham di masa depan. Pemahaman terhadap performa kuartalan sangat penting untuk mengukur kesinambungan dividen di tahun-tahun mendatang.
Baca juga: Kinerja Keuangan CDIA: Laba Bersih Turun di Tengah Pertumbuhan Pendapatan Kuartal I 2026
FAQ Dividen CDIA
Kapan batas terakhir membeli saham CDIA agar mendapatkan dividen? Batas terakhir untuk mendapatkan hak dividen di pasar reguler adalah pada tanggal cum dividen, yaitu 20 Mei 2026.
Apakah dividen CDIA dikenakan pajak? Ya, dividen tunai akan dikenakan pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Berapa nilai dividen per saham yang dibagikan? Nilai dividen yang dibagikan adalah sebesar Rp5,563434 per lembar saham.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Rp5,563434 per saham.
- Cum Date: 20 Mei 2026 (Pasar Reguler & Negosiasi).
- Recording Date: 22 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
- Tanggal Pembayaran: 9 Juni 2026.
- Kewajiban Pajak: Pemotongan pajak dilakukan langsung sesuai status wajib pajak pemegang saham.
Profil Singkat Perusahaan
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) adalah perusahaan yang berkedudukan di Jakarta dan bergerak di bidang investasi. Perusahaan ini merupakan bagian dari ekosistem bisnis yang fokus pada pengembangan nilai investasi di berbagai sektor strategis di Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin