Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeKeterbukaan InformasiBuybackBuyback Saham BRIS 2026: Alokasi Dana Rp500 Miliar dan Jadwal Lengkap

Buyback Saham BRIS 2026: Alokasi Dana Rp500 Miliar dan Jadwal Lengkap

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) akan melaksanakan pembelian kembali saham atau Buyback Saham BRIS 2026 dengan nilai maksimum Rp500 miliar dalam periode 27 Oktober 2026 hingga 26 Januari 2027 menggunakan dana kas internal. Langkah ini diambil merespons kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, sekaligus berpotensi meningkatkan Laba per Saham (EPS) dari Rp90,09 menjadi Rp91,06.

Rincian Aksi Korporasi Buyback Saham BRIS 2026

Manajemen BRIS menyiapkan dana internal paling banyak Rp500 miliar, yang sudah mencakup biaya transaksi bursa dan biaya lainnya. Nilai perkiraan pembelian kembali ini dipastikan tidak akan melebihi batas 20% dari total modal disetor perusahaan.

Pelaksanaan buyback akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) secara bertahap atau sekaligus dengan menunjuk satu anggota bursa. Dana yang digunakan murni berasal dari kas internal perusahaan, bukan dari penawaran umum, pinjaman, ataupun utang dalam bentuk apa pun. Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Jadwal Lengkap

Pelaksanaan aksi pembelian kembali saham ini akan berjalan dalam satu atau beberapa kali transaksi maksimal selama tiga bulan sejak pengumuman. Berikut adalah rincian jadwal resmi berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan:

  • Tanggal Penyampaian Keterbukaan Informasi: 26 Oktober 2026.
  • Periode Pelaksanaan Buyback: 27 Oktober 2026 – 26 Januari 2027.

Dampak bagi Investor

Pembelian kembali saham tidak memberikan efek dilusi kepemilikan bagi investor. Aksi korporasi ini justru diproyeksikan menaikkan Laba per Saham (EPS) sebesar Rp0,97, dari sebelumnya Rp90,09 menjadi Rp91,06.

Tingkat Pengembalian Ekuitas atau Return on Equity (ROE) juga diestimasi meningkat dari 18,14% menjadi 18,18%. Pemegang saham lama akan diuntungkan karena porsi kepemilikan terhadap laba menjadi lebih besar seiring dengan berkurangnya jumlah saham yang beredar di pasar.

Kondisi Keuangan Terkait

Berdasarkan laporan keuangan pro forma per 30 Juni 2026, aksi korporasi ini akan menurunkan total aset dan ekuitas perusahaan masing-masing maksimal sebesar nilai buyback Rp500 miliar. Total aset diperkirakan turun dari Rp464.507,84 miliar menjadi Rp464.007,84 miliar, dan ekuitas turun dari Rp51.040,62 miliar menjadi Rp50.540,62 miliar.

Pencapaian laba bersih perusahaan dipastikan tidak terpengaruh dan tetap stabil pada angka Rp4.155,71 miliar. Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sedikit terkoreksi dari 20,41% menjadi 20,19%, namun level ini dinilai tetap memadai untuk mendukung aktivitas dan pertumbuhan bisnis perusahaan ke depan. Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk

FAQ

Apakah buyback saham BRIS menggunakan dana utang? Tidak, manajemen murni menggunakan pendanaan dari kas internal perusahaan. Dana tersebut dipastikan bukan berasal dari pinjaman, utang, maupun hasil penawaran umum.

Berapa lama periode pelaksanaan buyback saham BRIS? Periode pembelian kembali saham berlangsung paling lambat selama tiga bulan. Transaksi di bursa dimulai pada tanggal 27 Oktober 2026 dan berakhir selambatnya pada 26 Januari 2027.

Bagaimana pengaruh buyback saham ini terhadap fundamental perusahaan? Laba bersih perusahaan tidak akan mengalami perubahan material dan tetap sebesar Rp4.155,71 miliar. Langkah ini justru berdampak positif pada profitabilitas pemegang saham, terlihat dari peningkatan rasio EPS menjadi Rp91,06 dan rasio ROE menjadi 18,18%.

Poin Penting bagi Investor

  • Nilai maksimal dana buyback mencapai Rp500 miliar, termasuk biaya transaksi.
  • Dana yang disiapkan tidak melebihi 20% dari modal disetor dan tidak mengganggu likuiditas bank.
  • Periode eksekusi transaksi di pasar reguler dilaksanakan dari 27 Oktober 2026 hingga 26 Januari 2027.
  • Proyeksi Laba per Saham (EPS) meningkat dari Rp90,09 menjadi Rp91,06.
  • Kecukupan modal bank (CAR) dipastikan tetap solid di level 20,19% setelah aksi penarikan saham.

Profil Singkat Perusahaan

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perbankan syariah dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan berdomisili di Jakarta Selatan, dengan kantor pusat operasional berlokasi di Gedung The Tower, Jl. Gatot Subroto No. 27, Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here