ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

BIPP: Worcap Safe?

Pendahuluan

BIPP atau PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan dan pengelolaan properti seperti apartemen, ruang perkantoran, pusat perbelanjaan dan rumah, perdagangan dan jasa. Perusahaan ini juga bergerak dalam kegiatan investasi saham pada beberapa anak perusahaan.

Alamat perusahaan di Graha BIP, 6th Floor Jl. Gatot Subroto Kav. 23 South Jakarta, DKI Jakarta Kode Pos 12930. No TELEPON / FAX
(+62 21) 2522535 / (+62 21) 2522532.
Bagi investor yang mau mengetes kesabaran corporate secretary nya maka bisa kirim ke  EMAIL corsecbipp@bipp.co.id, arianto@bipp.co.id. Alamat Web Perusahaan adalah https://www.bipp.co.id
IPO sejak 23 Oktober 1995. Jadi bisa dikatakan bahwa BIPP ini adalah salah satu perusahaan tua di IHSG.
Pemegang saham pengendali perusahaan (PSP) ini adalah Safire Capital PTE Ltd. yang memegang 3.595.072.195 lembar saham atau 71,49%.
Saya melakukan riset pada perusahaan BIPP ini karena masuk ke dalam Radar Skydrugz Worcap Low.
Asset

BIPP adalah pemilik Graha BIP dan The Victoria.

Juga memiliki U Paasha, Hotel Studio One, dan Apartment Sinabung

Mereka juga memiliki sejumlah saham di Star Square Manado dan Citra Maja Raya 2.

Tenant

Berdasarkan data 2013 beberapa tenant BIPP antara lain:

PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Victoria International Tbk
Ismaya Group
Titan Group
PT KN-Sigma
KPSG Group
Apac Group

Komisaris
Komisaris perusahaan Piter Korompis, Louise Li yang juga punya 2,23% saham BIPP dan Fonny Fortunata.
Piter Korompis adalah mantan Vice President Treasury and Investment Bank di Citibank Group, termasuk menjadi Presiden Direktur Citicorp Securities, lalu sebagai Managing Director di Sinar Mas Group (1990-1994), Freelance Advisor (1994-2005), Senior Consultant di PT Indo Premier Securities (2005-2008), dan sejak tahun 2008 sampai sekarang menjadi Freelance Financial Consultant.
Louise Li adalah warga negara Canada yang juga merupakan manajer investasi Safire Capital sekaligus PSP di Safire Capital PTE Ltd. Dia juga direktur Chemical Asia Corporation PTE Ltd yang menguasai saham Safire Capital.
Jadi strukturnya adalah BIPP >> Safire Capital >>Chemical Asia Corporation >>Louise Li.
Jadi bisa dikatakan Louise Li adalah pengendali utama BIPP. Usia masih 30an tahun. Jadi kemungkinan besar kelahiran 1987-1990.
Fonny Fortunata adalah Komisaris Emperor Finance Indonesia. Dan Emperor Finance pernah memberikan pinjaman ke BIPP untuk beli lift.
Direktur

Arianto Sjarief : Warga Negara Indonesia, 49 tahun. Pada tahun 1987, menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Bandung dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial. Tahun 1989-1999, menjabat sebagai Asisten Direktur dan Corporate Secretary Perusahaan. Tahun 1999-2000, menjabat sebagai Associate Director PT Victoria Investama (d/h PT Victoria Sekuritas), lalu menjabat Direktur Utama PT Victoria Investama (2000-2003). Tahun 2003-2013 menjabat sebagai Komisaris di PT Victoria Investama dan sebagai Direktur PT Apac Citra Centertex Tbk. (2004–2005).

Michelle E. Rusli pernah bekerja di Kredit Biro Indonesia yang mengolah database terkait informasi kredit secara akurat dan memberikan layanan produk bernilai tambah seperti data analitik dan portfolio monitoring.

Hendrikus Eko Yulianto, Direktur Independen, pernah bekerja di Kawan Lama Property dan MNC Land.

Yang cukup menarik adalah Presiden Direktur perusahaan juga merangkap sebagai Corsec.

Afiliasi

Perusahaan ini memiliki afiliasi dengan grup Victoria.

Dari total cadangan kas 296 milyar rupiah, sekitar 63 milyar dana disimpan di Bank Victoria dan Victoria Syariah. Itu artinya 21% cadangan kas perusahaan ada di Victoria.

Kondisi ini tidak mengherankan karena Presdir BIPP adalah orang lama di Grup Victoria.

Anak Usaha

BIPP memiliki beberapa anak dan cucu usaha yakni:

Kepemilikan Langsung

1. BIP Holdings International Pte. Ltd.

Investment Company di Singapore

2. PT Asri Kencana Gemilang

Perusahaan Penyewaan Gedung Perkantoran di Jakarta

2. PT BIP Lokakencana

Perusahaan Investasi/Investment di Jakarta

3. PT Tri Daya Investindo

Perusahaan Penyewaan Gedung Perkantoran di Jakarta

4. PT BIP Sentosa

Perusahaan Penyewaan Apartemen di Jakarta

5. PT Putra Asih Laksana

Perusahaan Investasi/Investment  di Banten

6. PT BIP Boga Permai

Perusahaan Jasa Restoran dan Penyediaan Makanan di Jakarta

7. PT BIP Properti Permai

Perusahaan Properti Real Estate dan Parawisata di Jakarta

Kepemilikan Tidak Langsung melalui PT Tri Daya Investindo

1. PT Grha Swahita

Perusahaan Perhotelan/Hotel di Bali

2. PT BIP Lokakencana

Perusahaan Investasi/Investment Jakarta

3. PT BIP Sentosa

Penyewaan Apartemen/ Jakarta

4. PT Asri Kencana Gemilang

Penyewaan Gedung Perkantoran/ Jakarta

5. PT Studio One

Perhotelan/Hotel Jakarta

6. PT Artoda Karya Gemilang

Mal/Mall Manado

7. PT BIP Boga Permai

Jasa Restoran dan Penyediaan Makanan/ Jakarta

8. PT BIP Properti Permai

Properti Real Estate dan Parawisata Jakarta

Kepemilikan Tidak Langsung melalui PT BIP Lokakencana

1. PT Tri Daya Investindo

Properti/Property Jakarta

2. PT Studio One

Perhotelan/Hotel Jakarta

3. PT Sunset Studio One

Investasi/Investment Jakarta

Kepemilikan Tidak Langsung melalui PT BIP Boga Permai

1. PT BIP Eatertainment Jasa Restoran dan Penyediaan Makanan/ Jakarta

Kepemilikan Tidak Langsung melalui PT Grha Swahita

1. PT Canggu Suite Condotel Investasi/Investment Jakarta

2. PT Artoda Karya Gemilang

Mal/Mall Manado

Kepemilikan Tidak Langsung melalui PT Studio One

1.  PT Canggu Suite Condotel Investasi/Investment Jakarta

2. PT Sunset Studio One

Untuk lengkapnya cek gambar:

Anak Usaha BIPP

Problem di Laporan Keuangan

Salah satu problem BIPP adalah sampai hari ini mereka belum merilis Laporan Keuangan Full Year 2020. Padahal ini sudah tanggal 29 Mei 2021.

Problem kedua dari BIPP adalah saldo laba perusahaan masih minus 526,485,220,941 atau 526 miliar rupiah. Itu artinya perusahaan tidak akan membagikan dividen sampai saldo laba tersebut positif.

Problem ketiga perusahaan ini sudah merugi selama bertahun-tahun sejak 2016.

Problem keempat perusahaan sudah 10 tahun tidak bagi dividen.

Tanah

BIPP memiliki cadangan tanah di Cicadas, Tegal dan Bandung.

Tanah di Cicadas dulu dibeli dengan harga 77 milyar. Sedangkan harganya sekarang menurut KJPP adalah sekitar 129 milyar rupiah.

Sedangkan tanah yang di Bandung dan Tegal harganya belum banyak berubah secara signifikan sejak dibeli.

Saham Yang Bisa Dijual

Sesuai dugaan saya, ternyata BIPP memiliki juga saham dan obligasi BVIC.

Obligasi BVIC mencapai 4,5 milyar.

Sedangkan saham BVIC yang mereka miliki mencapai 4,9 milyar rupiah. Padahal tahun sebelumnya mencapai 6,5 milyar. Entah mereka jualan saham atau ada depresiasi nilai karena harga saham anjlok. Sayangnya BIPP tidak disclose berapa lembar saham yang mereka miliki jadi kita tidak tahu berapa nilai Average saham mereka. Beda jauh dengan TOTL yang mendisclose average nilai saham mereka yang nyangkut di APLN.

Asset Property

Apartments Sinabung milik perusahaan sudah dijadikan jaminan di PNBS (Panin Dubai Syariah).

Aset Guna

Perusahaan juga menyewa Tanah dari Suzana Tanojo. Pada tanggal 25 November 2015, PT Bhuwanatala Indah Permai telah melakukan perpanjangan hak sewa atas tanah untuk jangka waktu 15 tahun.

Dana Dibatasi

Perusahaan memiliki dana 129,530,529,343 atau 129 Milyar yang dibatasi penggunaannya karena merupakan d eposito berjangka yang ditempatkan pada bank-bank tertentu pemberi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sehubungan dengan fasilitas kredit pemilikan rumah yang diperoleh pelanggan JO (Joint Operation) dalam proyek Citra Maja Raya.

Utang Bank

Yang terbesar berasal dari BABP (Bank MNC Internasional) dan PNBS (Panin Dubai Syariah)

Di BABP 201,462,011,766 atau 201 M

Di PNBS 204,311,145,573 atau 204 M

Mereka ambil pinjaman di BABP untuk bangun mall Star Square Manado.

Itu mungkin menjelaskan mengapa ada mantan orang MNC di jajaran direksi BIPP.

Laba BIPP

Laba BIPPSumber laba terbesar BIPP adalah real estate yang berada di Jakarta dan Banten.

Aset mereka yang di Bali dan Manado masih merugi.

CFO

CFO Induk dan anak usaha konsolidasi positif

CFO Induk

Tapi CFO Induk atau Parent Entity Masih Minus

 

 

Kesimpulan

Secara asset perusahaan ini terlihat sangat undervalued. Dan ada potensi digoreng seperti saham afiliasinya

Namun saya belum beli saham ini karena:

1. Saldo laba masih minus

2. LK Q4 2020 belum rilis sehingga saya belum bisa menilai sejauh apa efek Covid-19 ke perusahaan.

Tapi mungkin saja di masa depan saya akan berubah pikiran. We’ll see.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.

Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di  +62831-1918-1386

Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini. 

Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.

Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.

Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini

Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.

Bagi yang tertarik membuka rekening saham Sucor atau Mirae bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram

Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:

1. Cara Deposit di Binance. 

2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin

3. Cara trading di market luar negeri. Gunakan token Gotrade: 805963. Jika Ingin trading saham Luar Negeri di Aplikasi Gotrade 

4. Cara Beli Saham TSLA di Binance

5. Cara Mendapatkan Passive Income dari Binance: Menabung Kripto dapat Bunga Seperti Menabung di Bank

6. Teknik Trading di Binance

7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras

8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri

9. Tentang Pajak Dividen

10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading

11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa dengan menjadi Nasabah Sucor Referal TIRA2 dengan PM saya @skydrugz27 di Telegram.

Setelah mengisi form, bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram.

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.

Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :
  • Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
  • I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
  • All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
  • I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
  • Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
  • No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
  • From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print.

Leave a Reply