Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightBank Mega (MEGA) Berencana Bagikan Saham Bonus, Simak Jadwal dan Rasionya

Bank Mega (MEGA) Berencana Bagikan Saham Bonus, Simak Jadwal dan Rasionya

PT Bank Mega Tbk (MEGA) secara resmi mengumumkan rencana pembagian saham bonus Bank Mega melalui skema kapitalisasi agio saham. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus meningkatkan likuiditas saham di pasar modal.

Berdasarkan keterbukaan informasi, perseroan akan membawa rencana ini untuk mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pelaksanaan RUPS tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 31 Maret 2026 berlokasi di Jakarta.

Rasio dan Sumber Pendanaan Saham Bonus Bank Mega

Manajemen menetapkan rasio pembagian sebesar 1:1, di mana setiap pemegang 1 saham lama akan mendapatkan 1 saham bonus Bank Mega. Nilai nominal yang ditetapkan untuk setiap saham baru tersebut adalah Rp500 per saham.

Total saham baru yang akan diterbitkan dalam aksi korporasi ini mencapai 11.740.923.365 lembar saham. Secara nilai, total kapitalisasi dari tambahan modal disetor tersebut berjumlah Rp5.870.461.682.500.

Sumber dana untuk pembagian saham ini berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor (Agio) yang tercatat dalam laporan keuangan tahun 2025. Per 31 Desember 2025, total Agio yang dimiliki perseroan tercatat sebesar Rp6,34 triliun.

Penetapan harga saham bonus ini mengacu pada Pasal 9 POJK No. 27/2020 yang menentukan nilai berdasarkan nilai nominal saham. Seluruh proses distribusi akan dilakukan secara proporsional sesuai dengan persentase kepemilikan saham masing-masing investor.

Kinerja Keuangan dan Struktur Permodalan

Hingga akhir Desember 2025, PT Bank Mega Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang mencapai Rp3,36 triliun. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2,63 triliun.

Total aset perseroan juga tumbuh menjadi Rp140,82 triliun dari posisi sebelumnya Rp134,91 triliun di tahun 2024. Ekuitas perusahaan tercatat mengalami kenaikan yang signifikan menjadi Rp25,07 triliun.

Penyaluran kredit yang diberikan oleh perseroan pada periode tersebut mencapai Rp67,23 triliun. Sementara itu, simpanan pihak ketiga yang berhasil dihimpun perusahaan berjumlah Rp104,13 triliun.

Setelah pendistribusian saham bonus, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat menjadi 23,48 miliar saham. Saldo Agio saham perseroan setelah kapitalisasi ini diperkirakan akan tersisa sebesar Rp477,02 miliar.

Jadwal Pelaksanaan Aksi Korporasi MEGA

Bagi investor yang ingin mendapatkan hak atas saham bonus, recording date atau tanggal daftar pemegang saham ditetapkan pada 13 April 2026. Periode Cum Bonus di pasar reguler dan negosiasi akan berakhir pada 9 April 2026.

Selanjutnya, periode Ex Bonus di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada tanggal 10 April 2026. Investor yang melakukan transaksi pada tanggal tersebut sudah tidak lagi memiliki hak untuk mendapatkan saham bonus.

Untuk pasar tunai, periode Cum Bonus berlaku hingga 13 April 2026 dan Ex Bonus pada 14 April 2026. Distribusi saham bonus ke rekening efek masing-masing pemegang saham akan dilakukan pada 30 April 2026.

Sesuai aturan bursa, harga saham MEGA akan mengalami penyesuaian harga teoretis pada saat distribusi dilakukan. Bursa Efek Indonesia akan menghitung harga baru berdasarkan jumlah total saham setelah aksi korporasi tersebut.

Ketentuan Perpajakan Bagi Investor

Pembagian saham bonus ini termasuk dalam pengertian dividen berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Oleh karena itu, penerimaan saham ini akan dikenakan pajak sesuai dengan tarif pajak dividen yang berlaku.

Bagi Wajib Pajak Luar Negeri (WPLN), akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 20% sesuai Pasal 26 UU No. 7/2021. Namun, tarif ini dapat disesuaikan jika terdapat Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) atau tax treaty.

Perseroan akan melakukan pemotongan pajak melalui dividen tunai yang dibagikan secara bersamaan dengan jadwal saham bonus. Dokumen pendukung untuk penerapan tarif tax treaty harus diserahkan paling lambat 7 hari sebelum tanggal pembagian.

Keputusan final mengenai jadwal dan tata cara detail akan diumumkan kembali setelah mendapatkan restu dari para pemegang saham. Investor disarankan untuk terus memantau informasi resmi melalui situs web Bursa Efek Indonesia dan perusahaan.


Poin Penting bagi Investor:

  • Rasio Pembagian: 1:1 (Setiap 1 saham lama berhak atas 1 saham bonus).
  • Tanggal RUPS: 31 Maret 2026.
  • Recording Date: 13 April 2026.
  • Tanggal Distribusi: 30 April 2026.
  • Sumber Dana: Kapitalisasi Agio saham per 31 Desember 2025.
  • Pajak: Dikenakan pajak sesuai ketentuan tarif dividen yang berlaku.

Profil Singkat Perusahaan

PT Bank Mega Tbk (MEGA) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan konvensional dan berkedudukan di Jakarta Selatan. 

Sumber Informasi: Laporan Informasi dan Fakta Material PT Bank Mega Tbk

Baca juga:


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here