PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) resmi membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp1,1 triliun atau setara Rp229 per saham. Setelah memperhitungkan dividen interim, investor akan menerima pembayaran dividen final sebesar Rp170 per saham yang dijadwalkan cair pada 18 Mei 2026.
Rincian Aksi Korporasi Pembagian Dividen AUTO
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 April 2026 menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp2,2 triliun. Perseroan mengalokasikan sekitar 50% dari total laba bersih tersebut untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham.
Dividen tunai tahun buku 2025 dengan total Rp229 per saham mencakup dividen interim sebesar Rp59 per saham yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2025. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan didistribusikan kepada pemegang saham adalah sebesar Rp170 per lembar saham.
Baca juga: Kinerja Keuangan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) Tahun 2025
Jadwal Lengkap Dividen AUTO Tahun Buku 2025
Berikut adalah rincian jadwal pembagian dividen tunai final AUTO berdasarkan hasil risalah RUPST:
| Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Tanggal Pelaksanaan RUPS | 17 April 2026 |
| Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 27 April 2026 |
| Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 28 April 2026 |
| Cum Dividen di Pasar Tunai | 29 April 2026 |
| Ex Dividen di Pasar Tunai | 30 April 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham yang Berhak) | 29 April 2026 |
| Pembayaran Dividen Final (Rp170/saham) | 18 Mei 2026 |
Sumber Informasi: Pengumuman Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 PT Astra Otoparts Tbk
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen ini memberikan imbal hasil langsung kepada pemegang saham tanpa mengubah struktur permodalan perusahaan atau menyebabkan dilusi kepemilikan. Investor perlu memperhatikan fenomena dividend trap yang sering terjadi pada hari Ex Dividen, di mana harga saham berpotensi terkoreksi sebesar nilai dividen yang dibagikan.
Manajemen risiko tetap diperlukan bagi investor untuk mengantisipasi volatilitas harga saham selama periode pembagian dividen berlangsung. Keputusan pembagian dividen ini mencerminkan komitmen perseroan dalam mendistribusikan nilai kepada investor sembari tetap mempertahankan laba ditahan untuk keberlangsungan bisnis.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
PT Astra Otoparts Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp2.205.022.221.684 untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan keuangan konsolidasian tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dengan opini wajar tanpa pengecualian.
Selain alokasi dividen, sisa laba bersih yang belum ditetapkan penggunaannya akan dibukukan sebagai laba ditahan oleh perseroan. Perseroan juga menyatakan tidak menetapkan cadangan khusus karena jumlah minimal cadangan telah terpenuhi sesuai undang-undang yang berlaku.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Kapan batas terakhir membeli saham AUTO untuk mendapatkan dividen? Batas terakhir pembelian saham agar mendapatkan hak dividen di Pasar Reguler (Cum Dividen) adalah pada tanggal 27 April 2026.
2. Berapa nilai dividen bersih yang diterima investor setelah pajak? Dividen tunai akan dikenakan pajak sesuai peraturan perpajakan yang berlaku, di mana pajak ditanggung oleh pemegang saham dan dipotong langsung saat pembayaran.
3. Bagaimana jika pemegang saham belum memiliki atau mencantumkan NPWP? Bagi Wajib Pajak Dalam Negeri yang tidak mencantumkan NPWP, tarif PPh yang dikenakan akan lebih tinggi 100% dari tarif normal.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen Final: Rp170 per lembar saham.
- Total Dividen 2025: Rp229 per lembar saham (termasuk interim).
- Dividend Payout Ratio: Sekitar 50% dari laba bersih tahun 2025.
- Recording Date: 29 April 2026 pukul 16.15 WIB.
- Tanggal Pembayaran: 18 Mei 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk yang bergerak di bidang manufaktur dan distribusi komponen kendaraan bermotor. Perusahaan melayani pasar pabrikan peralatan asli (Original Equipment Manufacturer/OEM) serta pasar suku cadang pengganti (Replacement Market) baik domestik maupun internasional.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin


