Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamAnalisis Saham PGAS: Laba Bersih Turun di Tengah Pertumbuhan Pendapatan Tahun 2025

Analisis Saham PGAS: Laba Bersih Turun di Tengah Pertumbuhan Pendapatan Tahun 2025

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) telah merilis laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Pergerakan saham PGAS pada penutupan perdagangan 9 April 2026 berada di level Rp1.790 per lembar.

Artikel ini akan mengulas kinerja keuangan dan valuasi perusahaan untuk memberikan gambaran objektif bagi investor. Analisis mencakup posisi neraca, laba rugi, hingga rasio keuangan penting.

Tinjauan Kinerja Keuangan Saham PGAS Tahun Buku 2025

Laporan posisi keuangan menunjukkan adanya efisiensi pada struktur liabilitas di tengah penurunan total aset secara tahunan. Tabel di bawah ini merangkum posisi neraca perusahaan dalam mata uang dolar Amerika Serikat.

A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Dalam USD20252024Perubahan YoY
Total Aset6.232.384.2116.415.949.730-2,86%
Aset Lancar2.073.924.0821.986.961.762+4,38%
Aset Tidak Lancar4.158.460.1294.428.987.968-6,11%
Total Liabilitas2.624.548.6412.744.422.446-4,37%
Liabilitas Jangka Pendek1.169.445.8911.134.487.375+3,08%
Liabilitas Jangka Panjang1.455.102.7501.609.935.071-9,62%
Total Ekuitas3.607.835.5703.671.527.284-1,73%

Sumber: Laporan Keuangan PGAS 2025 (diolah)

Total aset mengalami penurunan sebesar 2,86% yang utamanya dipicu oleh penyusutan pada aset tidak lancar. Penurunan tersebut berkaitan dengan depresiasi, deplesi, serta amortisasi properti minyak dan gas bumi.

Di sisi lain, aset lancar mengalami kenaikan yang memperkuat posisi likuiditas jangka pendek perusahaan. Hal ini terlihat dari peningkatan saldo piutang usaha dari pihak ketiga dan persediaan.

Struktur liabilitas menunjukkan tren positif dengan penurunan total kewajiban sebesar 4,37%. Penurunan signifikan pada liabilitas jangka panjang mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam melunasi sebagian pinjaman bank jangka panjang.

B. Laporan Laba Rugi

Meskipun pendapatan mengalami kenaikan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru terkoreksi cukup dalam.

Dalam USD20252024Perubahan YoY
Pendapatan3.975.918.2063.788.619.187+4,94%
Laba Kotor698.323.432757.380.902-7,80%
Laba Usaha519.634.233522.657.112-0,58%
Laba Bersih (Induk)215.364.799339.427.774-36,55%
EPS0,00890,0140-36,43%

Sumber: Laporan Keuangan PGAS 2025 (diolah)

Pendapatan perusahaan tumbuh sebesar 4,94% yang didorong oleh volume niaga gas bumi dan transmisi. Namun, beban pokok pendapatan meningkat lebih tinggi sebesar 8,13% sehingga menggerus margin laba kotor.

Faktor utama penurunan laba bersih adalah adanya kerugian penurunan nilai (impairment losses) pada properti minyak dan gas sebesar US$99,5 juta. Jumlah tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar US$9,06 juta.

Selain itu, beban pajak penghasilan tetap stabil meskipun laba sebelum pajak mengalami penurunan. Kondisi ini menyebabkan net profit akhir tahun 2025 menjadi lebih rendah bagi pemegang saham induk.

C. Analisis Rasio Keuangan

Rasio keuangan memberikan informasi mengenai efisiensi operasional dan tingkat risiko finansial perusahaan.

RasioNilaiInterpretasi Singkat
Current Ratio1,77xLikuiditas jangka pendek sangat sehat.
Quick Ratio1,65xKemampuan bayar tanpa mengandalkan persediaan cukup kuat.
Margin Laba Kotor17,56%Profitabilitas operasional mengalami sedikit tekanan.
Margin Laba Bersih5,42%Efisiensi laba akhir tertekan beban penurunan nilai.
ROA3,45%Pengembalian aset berada pada level moderat.
ROE7,85%Pengembalian ekuitas menurun selaras dengan laba bersih.
DER0,73xStruktur permodalan sehat dengan utang yang terkendali.

Sumber: Kalkulasi data laporan keuangan 2025

Likuiditas perusahaan berada pada posisi yang aman dengan current ratio sebesar 1,77x. Perusahaan memiliki aset lancar yang cukup untuk menutupi seluruh kewajiban jangka pendeknya.

Rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) sebesar 0,73x menunjukkan risiko solvabilitas yang rendah. Mayoritas pendanaan aset perusahaan berasal dari modal sendiri dibandingkan pinjaman pihak luar.

Namun, rasio profitabilitas seperti ROE sebesar 7,85% mencerminkan tantangan dalam menghasilkan imbal hasil yang maksimal dari modal. Hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor non-operasional seperti penyesuaian nilai aset minyak dan gas.

D. Valuasi Saham

Valuasi dihitung menggunakan harga penutupan Rp1.790 dengan asumsi kurs Rp16.720 per dolar AS sesuai data laporan keuangan.

IndikatorNilaiInterpretasi
PER12,03xHarga saham dinilai wajar secara historis.
PBV0,95xSaham diperdagangkan di bawah nilai bukunya (discount).

Sumber: Analisis data pasar per 9 April 2026

Secara fundamental, valuasi saham PGAS dapat dikategorikan terdiskon berdasarkan indikator Price to Book Value (PBV) di bawah 1x. Hal ini menandakan harga pasar saat ini lebih rendah dari nilai ekuitas per sahamnya.

Indikator PER sebesar 12,03x menunjukkan bahwa investor membayar sekitar 12 kali lipat dari laba tahunan perusahaan. Angka ini relatif moderat untuk perusahaan di sektor utilitas dan energi.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. sepanjang tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang positif di tengah tantangan efisiensi biaya. Meskipun laba bersih mengalami penurunan signifikan akibat beban impairment, posisi neraca perusahaan tetap kokoh dengan likuiditas yang melimpah dan tingkat utang yang menurun.

Investor perlu mencermati kemampuan perusahaan dalam mengelola margin operasional di masa depan untuk mengimbangi fluktuasi nilai aset. Dari sisi valuasi, harga saat ini menawarkan potensi karena masih diperdagangkan di bawah nilai buku perusahaan.

Profil Singkat Perusahaan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. merupakan sub-holding gas di Indonesia yang berada di bawah naungan PT Pertamina (Persero). Perusahaan fokus pada kegiatan hilir gas bumi yang meliputi pengolahan, pengangkutan, penyimpanan, dan niaga gas untuk segmen industri, komersial, hingga rumah tangga.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here