ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Analisis Asingmologi dan Broker Summary: Bandar Sering Menggunakan Nominee Untuk Menggoreng Saham?

Analisis Asingmologi dan Broker Summary: Bandar Sering Menggunakan Nominee Untuk Menggoreng Saham?

Ini merupakan postingan lanjutan dari postingan sebelumnya mengenai bandar memanipulasi broker summary dan fake bid offer untuk membuat yakin investor haka di harga pucuk.
https://stockbit.com/post/6699607

Jadi pertanyaannya mengapa bandar menggunakan akun nominee?

Setelah melakukan penelitian dari kasus Jiwasraya dan Asabri serta melihat wawancara Bentjok, saya melihat bandar menggunakan akun nominee karena beberapa faktor, yakni:

1. Untuk menyamarkan transaksi.
Bandar meminjam akun orang lain agar dia tidak terdeteksi ketika melakukan akumulasi dan distribusi saham. Jika dia menggunakan satu akun saja, maka begitu kepemilikan saham mencapai 5% maka bandar tersebut langsung ketahuan. Kebiasaan bandar Indonesia adalah melakukan akumulasi dalam senyap dan melakukan distribusi dengan pompom.

Dengan menyamarkan transaksi maka tidak ada investor ritel yang bisa mengganggu agenda bandar ketika melakukan akumulasi.

Bandar akan melakukan markup dan pompom good news setelah melakukan banyak akumulasi secara tersamar. Itulah mengapa banyak investor ritel nyangkut karena beli ketika good news datang. Sedangkan insider dan bandar sudah melakukan akumulasi sejak di harga bawah.

Ketika good news muncul, bandar tinggal distribusi ke investor ritel. Dan akhirnya investor ritel haka pucuk lalu nyangkut.

2. Untuk mendapatkan dana margin dari sekuritas.

Dengan menggunakan banyak nominee maka bandar bisa mendapatkan banyak akun margin. Sehingga mereka bisa memasang fake bid dan fake offer sesuka hati. Dan satu akun nominee bisa dibayar dengan nilai 100-400 atau malah lebih selama masa peminjaman.

Jadi akun nomine yang dipinjam bandar terlihat seperti sedang melakukan akumulasi di broker summary padahal itu hanya rekening pencucian piring untuk menarik harga saham ke pucuk. Sedangkan di akun lain, bandar melakukan distribusi.

Dengan modal 1 milyar di satu akun nominee, bandar bisa dapat margin 3x. Bahkan ada sekuritas yang menawarkan margin hingga 5x dengan fee transaksi murah. Selisih cuan 1-5% saja, bandar sudah cuan banyak. Apalagi kalau sampai ARA 25% plus margin 3-5x. Bandar meng-ARA-kan pakai akun margin sambil memasang fake bid dari beberapa akun nominee dan offer dari akun nominee juga. Tapi sebelum meng-ARA-kan bandar terlebih dahulu sudah melakukan akumulasi. Sehingga saham naik, bandar cuan. Saham turun juga tetap cuan. Mudah saja bagi bandar untuk menggerakkan harga saham kalau sudah menguasai supplai saham yang beredar.

Dan dari fakta persidangan menurut Jaksa bahwa kegiatan gorengan bandar di Asabri dan Jiwasraya sudah berlangsung lebih dari 7 tahun.

Menurut Bentjok, Asabri sudah beberapa kali minta bantuan ke Bentjok untuk bisa cuan.

 

Apakah kalian percaya dengan pengakuan Bentjok?

 

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.

Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di  +62831-1918-1386

Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini. 

Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.

Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.

Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini

Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.

Bagi yang tertarik membuka rekening saham Sucor atau Mirae bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram

Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:

1. Cara Deposit di Binance. 

2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin

3. Cara trading di market luar negeri. Gunakan token Gotrade: 805963. Jika Ingin trading saham Luar Negeri di Aplikasi Gotrade 

4. Cara Beli Saham TSLA di Binance

5. Cara Mendapatkan Passive Income dari Binance: Menabung Kripto dapat Bunga Seperti Menabung di Bank

6. Teknik Trading di Binance

7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras

8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri

9. Tentang Pajak Dividen

10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading

11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa dengan menjadi Nasabah Sucor Referal TIRA2 dengan PM saya @skydrugz27 di Telegram.

Setelah mengisi form, bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram.

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.

Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :
  • Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
  • I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
  • All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
  • I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
  • Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
  • No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
  • From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print.

Leave a Reply