Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightAnak Usaha Surya Fajar Capital (SFAN) Tambah Kepemilikan Saham di BAI Rp2...

Anak Usaha Surya Fajar Capital (SFAN) Tambah Kepemilikan Saham di BAI Rp2 Miliar

PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) mengumumkan aksi penambahan kepemilikan saham yang dilakukan oleh entitas anak usahanya, PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI). DPI melakukan penyertaan modal tambahan sebesar Rp2.000.000.000 ke dalam PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI) pada tanggal 14 Agustus 2025. Suntikan dana tersebut meningkatkan porsi kepemilikan saham DPI pada BAI secara signifikan hingga mencapai 99,997%.

Tujuan utama dari peningkatan modal ini adalah untuk memenuhi ketentuan Pasal 169 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI). Regulasi tersebut mewajibkan penyelenggara LPBBTI atau fintech p2p lending untuk memiliki dan mempertahankan ekuitas minimum paling sedikit sebesar Rp12.500.000.000 (dua belas miliar lima ratus juta Rupiah).

Rincian Penambahan Kepemilikan Saham SFAN

Transaksi penyertaan modal ini dilakukan oleh PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI) yang merupakan anak usaha PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) dengan kepemilikan 51,95%. DPI menyuntikkan dana tunai bernilai nominal Rp2.000.000.000 ke PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI). Melalui transaksi ini, struktur kepemilikan DPI di dalam BAI meningkat pesat dari porsi sebelumnya menjadi 99,997%.

Transaksi ini dikategorikan sebagai Transaksi Afiliasi berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Namun, sesuai Pasal 6 ayat (1) huruf a, transaksi ini tidak diwajibkan menggunakan laporan penilai independen karena dilakukan untuk pelaksanaan pemenuhan peraturan OJK. Selain itu, transaksi ini bukan merupakan Transaksi Material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 karena nilainya di bawah 20% dari total ekuitas Perseroan.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Jadwal Lengkap dan Data Transaksi

Parameter TransaksiKeterangan Detail
Tanggal Kejadian14 Agustus 2025
Tanggal Pelaporan Keterbukaan18 Agustus 2025
Pelaksana TransaksiPT Digitalisasi Perangkat Indonesia (Anak Usaha SFAN)
Perusahaan SasaranPT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI)
Nilai TransaksiRp2.000.000.000 (dua miliar Rupiah)
Kepemilikan Saham Akhir99,997%
Dasar Hukum RegulasiPOJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang LPBBTI

Sumber Informasi: Laporan Keterbukaan Informasi PT Surya Fajar Capital Tbk

Dampak bagi Investor

Manajemen PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak membawa dampak negatif material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan. Transaksi penyertaan modal ini murni dilakukan oleh level anak usaha untuk memperkuat struktur permodalan entitas cucu usaha.

Bagi pemegang saham SFAN, tidak ada potensi dilusi saham secara langsung karena transaksi ini bukan merupakan penawaran umum terbatas (rights issue) di tingkat induk entitas. Penambahan ekuitas pada BAI justru memperkuat kepatuhan regulatoris anak usaha di industri keuangan digital, sehingga menjaga potensi pendapatan dari lini jasa keuangan berbasis teknologi secara berkelanjutan.

Kondisi Keuangan Terkait

Nilai transaksi penyertaan modal sebesar Rp2.000.000.000 tercatat berada di bawah ambang batas 20% dari total ekuitas PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN). Sesuai aturan pasar modal, posisi nilai transaksi tersebut membuat aksi ini tidak membutuhkan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS) maupun opini wajar penilai independen.

Langkah penguatan permodalan ini memastikan anak usaha memenuhi persyaratan ekuitas minimum OJK sebesar Rp12.500.000.000. Kepatuhan terhadap regulasi permodalan ini menghindarkan anak usaha dari sanksi administratif atau kendala operasional lisensi fintech lending.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa tujuan anak usaha SFAN menambah kepemilikan saham di BAI?

Penambahan modal dilakukan untuk memenuhi ketentuan ekuitas minimum sebesar Rp12,5 miliar sesuai POJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.

Apakah transaksi ini menyebabkan dilusi saham bagi investor SFAN?

Tidak, transaksi ini merupakan penyertaan modal oleh anak usaha (DPI) ke cucu usaha (BAI), sehingga tidak mengubah jumlah lembar saham SFAN dan tidak memicu dilusi bagi pemegang saham SFAN.

Berapa persen kepemilikan saham DPI di BAI setelah transaksi?

Kepemilikan saham PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI) di PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI) meningkat menjadi 99,997%.

Poin Penting bagi Investor

  • Nilai Injeksi Modal: PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI) menyuntikkan dana sebesar Rp2 miliar ke PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI).
  • Kepemilikan Mayoritas: Porsi kepemilikan anak usaha SFAN di BAI melesat menjadi 99,997%.
  • Kepatuhan Regulasi: Aksi korporasi ditujukan memenuhi ambang ekuitas minimum LPBBTI OJK senilai Rp12,5 miliar.
  • Status Transaksi: Merupakan transaksi afiliasi nonsubstansial (di bawah 20% ekuitas) dan bukan transaksi material yang memerlukan RUPS.

Profil Singkat Perusahaan

PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) adalah perusahaan terbuka yang bergerak di bidang investasi, jasa konsultasi manajemen dan bisnis, perdagangan, serta jasa keuangan. Melalui anak-anak usahanya, Perseroan aktif mengembangkan ekosistem keuangan digital dan penyediaan layanan teknologi finansial di Indonesia.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here