Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeKeterbukaan InformasiBuybackPT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) Siapkan Dana Rp100 Miliar untuk Buyback...

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) Siapkan Dana Rp100 Miliar untuk Buyback Saham BFIN

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) secara resmi mengumumkan rencana pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback saham BFIN di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap regulator dalam menjaga stabilitas harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 20 Februari 2026, Perseroan telah mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar Rupiah). Nilai tersebut sudah mencakup biaya perantara pedagang efek serta biaya-biaya lainnya yang berkaitan dengan proses buyback tersebut.

Detail Rencana dan Anggaran Buyback Saham BFIN

Pelaksanaan buyback saham BFIN ini dilakukan dengan merujuk pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya POJK No. 13 Tahun 2023. Selain itu, aksi korporasi ini juga didasarkan pada Surat OJK No. S-102/D.04/2025 yang menetapkan kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan hingga Maret 2026.

Perseroan membatasi jumlah saham yang akan dibeli kembali agar tidak melebihi 1% (satu persen) dari modal disetor. Langkah ini juga memastikan bahwa jumlah saham beredar (free float) milik publik tetap berada di atas level 40% setelah aksi korporasi berakhir.

Jadwal Pelaksanaan dan Mekanisme Pasar

Periode pelaksanaan pembelian kembali saham ini dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 23 Februari 2026. Jangka waktu pelaksanaan dibatasi paling lama hingga tiga bulan sejak tanggal keterbukaan informasi disampaikan, yakni hingga Mei 2026.

Mekanisme pembelian kembali akan dilakukan melalui pasar reguler di Bursa Efek Indonesia. Untuk memperlancar proses transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai perantara pedagang efek tunggal.

Analisis Dampak Keuangan dan Proforma Laba

Manajemen meyakini bahwa pelaksanaan aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan maupun operasional Perseroan. BFIN saat ini berada dalam posisi likuiditas yang kuat dengan arus kas yang mencukupi untuk mendukung operasional harian.

Berdasarkan data proforma per September 2025, total aset Perseroan diperkirakan akan terkoreksi tipis dari Rp25.429 miliar menjadi Rp25.329 miliar. Meskipun demikian, indikator profitabilitas seperti Return on Asset (ROA) diproyeksikan tetap stabil pada level 6,2%.

Poin Penting bagi Investor

  • Nilai Maksimal: Anggaran buyback mencapai Rp100 miliar termasuk biaya transaksi.
  • Jumlah Saham: Maksimal 1% dari modal disetor dengan menjaga free float minimal 40%.
  • Sumber Dana: Seluruh pendanaan berasal dari dana internal dan bukan berasal dari pinjaman.
  • Periode Transaksi: Mulai 23 Februari 2026 hingga maksimal 3 bulan ke depan.
  • Larangan Insider Trading: Direksi, komisaris, dan pemegang saham utama dilarang melakukan transaksi saham BFIN selama periode ini.

Profil Singkat Perusahaan

PT BFI Finance Indonesia Tbk. atau BFIN bergerak di bidang usaha Pembiayaan Konsumen, Sewa Pembiayaan serta anjak piutang. Perseroan memfokuskan kegiatan bisnisnya pada Pembiayaan Konsumen untuk kendaraan-kendaraan roda empat dan roda dua, serta membiayai alat-alat berat dan non-alat berat melalui Sewa Pembiayaan.

Sumber Data Resmi: Keterbukaan Informasi BFIN – IDX

Baca juga informasi terkait lainnya:


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here