Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightWSBP Ajukan Penambahan Kegiatan Usaha, Bidik Jasa Laboratorium hingga Sewa Kendaraan

WSBP Ajukan Penambahan Kegiatan Usaha, Bidik Jasa Laboratorium hingga Sewa Kendaraan

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menyampaikan perubahan dan/atau tambahan informasi terkait rencana penambahan kegiatan usaha yang akan dimintakan persetujuan dalam RUPS Tahunan Kedua pada 11 Juni 2026. Rencana ini mencakup tiga bidang utama, yaitu aktivitas penyewaan kendaraan bermotor, penyewaan mesin dan peralatan industri, serta jasa sertifikasi teknis, inspeksi teknis, pengujian teknis, dan penelitian pengembangan engineering dan teknologi.

Aksi ini bukan penerbitan saham baru, sehingga tidak menimbulkan dilusi bagi pemegang saham lama. WSBP menyatakan rencana penambahan kegiatan usaha bertujuan untuk meningkatkan diversifikasi usaha, mengoptimalkan aset yang sudah dimiliki, dan membuka peluang pendapatan baru.

Rincian Aksi Korporasi Penambahan Usaha WSBP

WSBP menyampaikan rencana penambahan kegiatan usaha berdasarkan ketentuan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Perseroan perlu memperoleh persetujuan RUPS karena perubahan kegiatan usaha berkaitan dengan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar.

Tiga kegiatan usaha yang diajukan mencakup:

Bidang Usaha BaruKBLIKeterangan
Jasa sertifikasi teknis71201Sertifikasi produk, proses, jasa, dan sistem
Jasa inspeksi teknis71202Pemeriksaan teknis produk, fasilitas, jasa, atau proses
Jasa pengujian teknis71204Pengujian bahan, material, produk, kalibrasi, dan laboratorium
Penelitian dan pengembangan engineering dan teknologi72102Riset dan pengembangan bidang rekayasa dan teknologi
Penyewaan kendaraan bermotor77100Jasa sewa kendaraan ekspedisi
Penyewaan mesin dan peralatan industri77391Jasa sewa plant atau peralatan industri

Perseroan menyebut rencana jasa laboratorium didukung fasilitas laboratorium pengujian bending produk Spun Pile dan CCSP yang sudah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional atau KAN. Rencana ini juga diarahkan untuk membuka peluang pendapatan baru dari jasa pengujian laboratorium dan sertifikasi produk.

Untuk jasa sewa kendaraan ekspedisi, WSBP menyebut memiliki truck trailer idle yang berpotensi disewakan. Perseroan juga melihat adanya potensi pasar atas sewa kendaraan ekspedisi dan peluang menambah pendapatan usaha.

Sumber Informasi: Perubahan dan/atau Tambahan Informasi Rencana Penambahan Kegiatan Usaha WSBP

Jadwal Lengkap

Berikut jadwal RUPS Tahunan Kedua WSBP terkait rencana penambahan kegiatan usaha.

KegiatanTanggal
Pemberitahuan kepada OJK perihal rencana RUPS Kedua2 Juni 2026
Recording date pemegang saham yang berhak mengikuti RUPS2 Juni 2026
Pemanggilan RUPS3 Juni 2026
Penyelenggaraan RUPS Tahunan Kedua11 Juni 2026

RUPS Tahunan Kedua digelar karena kuorum mata acara perubahan Anggaran Dasar pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 tanggal 22 Mei 2026 tidak tercapai. Mata acara RUPS Tahunan Kedua adalah perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Dampak bagi Investor

Rencana penambahan usaha WSBP tidak menyebabkan dilusi langsung karena perseroan tidak menerbitkan saham baru. Jumlah saham beredar dan persentase kepemilikan pemegang saham lama tidak berubah akibat rencana ini.

Dampak utama berada pada arah diversifikasi pendapatan dan pemanfaatan aset eksisting. Perseroan menyatakan tidak terdapat penambahan pendanaan khusus karena rencana jasa laboratorium menggunakan fasilitas laboratorium yang sudah dimiliki, sedangkan jasa sewa kendaraan ekspedisi memanfaatkan truk trailer yang telah tersedia.

Namun, kontribusi pendapatan dari bidang baru masih relatif kecil. Proyeksi kontribusi pendapatan jasa laboratorium tahun 2026–2030 rata-rata diperkirakan sekitar 0,44% dari pendapatan Perseroan tahun 2025, sedangkan jasa sewa kendaraan ekspedisi sekitar 0,15% dari pendapatan 2025 sebelum penambahan kegiatan usaha.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Terkait

WSBP mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,57 triliun pada 2025, turun dari Rp1,97 triliun pada 2024. Perseroan masih membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp537,37 miliar pada 2025, membaik dibandingkan rugi Rp997,30 miliar pada 2024.

Dari sisi posisi keuangan, total aset WSBP per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp3,06 triliun, sedangkan total liabilitas mencapai Rp5,02 triliun. Total ekuitas masih negatif sebesar Rp1,97 triliun pada akhir 2025.

Kajian kelayakan menyatakan rencana penambahan KBLI layak dijalankan. Untuk jasa laboratorium, profitability index tercatat 16,49 kali, sedangkan untuk jasa sewa kendaraan ekspedisi tercatat 44,61 kali karena aset yang digunakan merupakan aset eksisting dan tidak memerlukan capex baru yang signifikan.

Baca juga: Rencana Penambahan Kegiatan Usaha WSBP Siap Diputuskan dalam RUPS

FAQ

Apa aksi korporasi terbaru WSBP?
WSBP mengajukan rencana penambahan kegiatan usaha yang mencakup jasa laboratorium, jasa sewa kendaraan ekspedisi, dan jasa sewa plant.

Kapan RUPS Tahunan Kedua WSBP digelar?
RUPS Tahunan Kedua WSBP dijadwalkan pada 11 Juni 2026.

Apakah rencana ini menyebabkan dilusi saham?
Rencana ini tidak menyebabkan dilusi langsung karena tidak ada penerbitan saham baru.

Apa tujuan penambahan usaha WSBP?
Tujuannya adalah meningkatkan diversifikasi usaha, memanfaatkan aset eksisting, dan membuka peluang pendapatan baru.

Poin Penting bagi Investor

  • WSBP mengajukan tiga kelompok penambahan kegiatan usaha.
  • RUPS Tahunan Kedua dijadwalkan pada 11 Juni 2026.
  • Rencana ini membutuhkan perubahan Anggaran Dasar.
  • Tidak ada penerbitan saham baru, sehingga tidak menimbulkan dilusi langsung.
  • Jasa laboratorium memanfaatkan fasilitas terakreditasi KAN.
  • Jasa sewa kendaraan ekspedisi memanfaatkan truck trailer idle.
  • Kontribusi pendapatan baru diproyeksikan masih kecil terhadap pendapatan 2025.
  • Perseroan masih mencatat ekuitas negatif sebesar Rp1,97 triliun pada 2025.

Profil Singkat Perusahaan

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) adalah perusahaan publik yang bergerak di bidang manufaktur beton precast, readymix, dan jasa konstruksi. Perseroan mengelola 9 precast plant, 14 batching plant readymix, 1 workshop peralatan, 5 area penjualan, dan 6 proyek konstruksi.

Kinerja WSBP dapat dipengaruhi oleh proyek infrastruktur, permintaan beton precast dan readymix, utilisasi fasilitas produksi, pengelolaan utang, efisiensi biaya, serta keberhasilan restrukturisasi dan diversifikasi usaha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here