Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightVKTR Siapkan Rights Issue 25 Miliar Saham, Simak Jadwal dan Potensi Dilusinya

VKTR Siapkan Rights Issue 25 Miliar Saham, Simak Jadwal dan Potensi Dilusinya

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I atau PMHMETD I dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 25 miliar saham baru. Aksi rights issue VKTR 2026 ini mewakili maksimal 36,36% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I, sehingga pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dapat mengalami dilusi hingga 36,36%.

Dalam skema ini, setiap pemegang 7 saham lama VKTR yang tercatat pada Daftar Pemegang Saham tanggal 30 Juli 2026 pukul 16.15 WIB akan memperoleh 4 HMETD. Setiap 1 HMETD berhak digunakan untuk membeli 1 saham baru dengan nilai nominal Rp10 per saham.

Rincian Aksi Korporasi Rights Issue VKTR 2026

VKTR menawarkan sebanyak-banyaknya 25.000.000.000 saham biasa atas nama dalam PMHMETD I. Saham baru tersebut akan dikeluarkan dari portepel perseroan dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

Rasio HMETD ditetapkan sebesar 7:4. Artinya, setiap pemegang 7 saham lama akan memperoleh 4 HMETD, dan setiap 1 HMETD memberikan hak untuk membeli 1 saham baru.

Saham baru hasil pelaksanaan HMETD memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham lama. Hak tersebut mencakup hak suara, hak dividen, hak atas sisa hasil likuidasi, HMETD, dan hak atas pembagian saham bonus.

Apabila saham baru tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, sisa saham akan dijatahkan secara proporsional kepada pemegang HMETD yang memesan saham tambahan. Jika setelah proses tersebut masih terdapat sisa saham, maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dari portepel.

Sumber Informasi: Informasi PMHMETD I VKTR

Jadwal Lengkap Rights Issue VKTR 2026

Berikut indikasi jadwal PMHMETD I VKTR berdasarkan keterbukaan informasi perseroan.

KeteranganTanggal
RUPSLB19 Mei 2026
Indikasi pernyataan efektif20 Juli 2026
Cum-right pasar reguler dan negosiasi28 Juli 2026
Ex-right pasar reguler dan negosiasi29 Juli 2026
Cum-right pasar tunai30 Juli 2026
Recording date memperoleh HMETD30 Juli 2026
Ex-right pasar tunai31 Juli 2026
Distribusi HMETD31 Juli 2026
Pencatatan HMETD di BEI3 Agustus 2026
Periode perdagangan HMETD3–7 Agustus 2026
Periode pelaksanaan HMETD3–7 Agustus 2026
Penyerahan saham hasil pelaksanaan HMETD5–7 dan 10–11 Agustus 2026
Pembayaran pemesanan saham tambahan11 Agustus 2026
Penjatahan pemesanan saham tambahan12 Agustus 2026
Pengembalian uang pemesanan14 Agustus 2026

HMETD yang tidak dilaksanakan sampai tanggal 7 Agustus 2026 tidak berlaku lagi. Karena itu, pemegang saham perlu memperhatikan periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD.

Dampak bagi Investor

PMHMETD I VKTR berpotensi menambah jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh dari 43,75 miliar saham menjadi sebanyak-banyaknya 68,75 miliar saham apabila seluruh HMETD dilaksanakan. Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD sesuai porsinya dapat mengalami dilusi kepemilikan hingga maksimal 36,36%.

Bagi pemegang saham yang ingin menjaga persentase kepemilikan, pelaksanaan HMETD menjadi mekanisme utama untuk menghindari penurunan porsi kepemilikan. Namun, keputusan pelaksanaan tetap perlu mempertimbangkan harga pelaksanaan, prospek penggunaan dana, dan kondisi likuiditas masing-masing investor.

Aksi ini dapat memperkuat modal VKTR untuk mendukung ekspansi kendaraan listrik. Namun, penambahan saham baru juga dapat menekan laba per saham apabila pertumbuhan laba belum sejalan dengan kenaikan jumlah saham beredar.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Terkait

Seluruh dana hasil PMHMETD I setelah dikurangi biaya akan digunakan untuk dua kebutuhan utama. Sekitar 80% dana akan diberikan kepada anak usaha, PT Sarana Ekomobilitas Indonesia (SEI), sebagai penyertaan modal untuk pembelian kendaraan listrik dari perseroan pada periode 2026–2027.

SEI akan menggunakan kendaraan tersebut untuk mengembangkan model bisnis e-Mobility as a Service atau e-MaaS. Perseroan menyebut SEI telah memiliki nota kesepahaman dengan beberapa calon pelanggan untuk penyediaan truk listrik, bus listrik, dan kendaraan listrik lainnya.

Sisa dana akan digunakan untuk modal kerja VKTR. Kebutuhan tersebut mencakup biaya administrasi umum, pembelian persediaan bus listrik, truk listrik, transporter listrik, forklift listrik, serta biaya lain yang berkaitan dengan pembelian persediaan.

Dari sisi kinerja, VKTR mencatat penjualan neto sebesar Rp344,996 miliar pada kuartal I 2026, naik 58,20% dibandingkan kuartal I 2025 sebesar Rp218,078 miliar. Laba neto pada periode yang sama mencapai Rp10,556 miliar, naik 97,97% dari Rp5,332 miliar.

Baca juga: Rights Issue VKTR 2026, Rencana Terbitkan 25 Miliar Saham Baru

FAQ

Apa itu rights issue VKTR 2026?
Rights issue VKTR 2026 adalah rencana PMHMETD I dengan penerbitan maksimal 25 miliar saham baru.

Berapa rasio HMETD VKTR?
Rasio HMETD VKTR adalah 7:4, yaitu setiap 7 saham lama memperoleh 4 HMETD.

Berapa potensi dilusi pemegang saham VKTR?
Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD dapat mengalami dilusi hingga maksimal 36,36%.

Untuk apa dana rights issue VKTR digunakan?
Sekitar 80% dana akan diberikan kepada SEI untuk pembelian kendaraan listrik, sedangkan sisanya digunakan untuk modal kerja perseroan.

Poin Penting bagi Investor

  • VKTR berencana menerbitkan maksimal 25 miliar saham baru.
  • Saham baru mewakili maksimal 36,36% dari modal ditempatkan dan disetor setelah PMHMETD I.
  • Rasio HMETD ditetapkan 7 saham lama memperoleh 4 HMETD.
  • Recording date ditetapkan pada 30 Juli 2026 pukul 16.15 WIB.
  • Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD berlangsung pada 3–7 Agustus 2026.
  • Pemegang saham yang tidak mengeksekusi HMETD berpotensi terdilusi hingga 36,36%.
  • Sekitar 80% dana akan diberikan kepada SEI untuk mendukung bisnis kendaraan listrik berbasis sewa.
  • Sisa dana digunakan untuk modal kerja VKTR.

Profil Singkat Perusahaan

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) bergerak dalam perdagangan besar kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, jasa perawatan, perdagangan komponen suku cadang, aksesori mobil, serta industri perakitan kendaraan listrik melalui anak usaha.

Perseroan juga memiliki eksposur pada industri pengecoran besi dan baja serta industri suku cadang kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Kinerja VKTR dapat dipengaruhi oleh permintaan kendaraan listrik, regulasi transportasi rendah emisi, kebutuhan modal kerja, kapasitas produksi, dan kemampuan memperoleh kontrak pelanggan baru.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. 

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here