The Photoshop Beta introduces several new features, but the highlight is the Generative Fill feature.

UNIQ Catatkan Laba 18.8 Miliar di Semester 1-2023

IHSG ditutup di zona hijau pada perdagangan Senin (28/8/2023) dengan ditutup menguat 0,38% ke posisi 6.921,73. Salah satu sektor yang menjadi penopang terbesar IHSG yakni sektor energi sebesar 1,18%. Salah satu perusahaan yang beroperasi di sektor energi adalah PT Ulima Nitra Tbk, yang dikenal dengan kode emiten UNIQ.

UNIQ merupakan pelaku di industri jasa pertambangan dan layanan sewa-menyewa peralatan pertambangan, dengan fokus utama di area Sumatra Selatan. Pada semester 1-2023, UNIQ berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar Rp 18,8 miliar. Jumlah laba ini sudah mencapai 81% dari total laba bersih tahun 2022.

“Melihat kinerja keuangan semester 1 itu kita sudah mencapai Rp 18,8 miliar yang dimana target kita yang menargetkan Rp 30 miliar sampai akhir tahun”. ungkap Ulung Wijaya Direktur PT Ulima Nitra Tbk pada IG Live bersama Sucor Sekuritas (28/8/23).

Peningkatkan laba bersih serta revenue yang diperoleh UNIQ disebabkan oleh keberhasilan melakukan efisiensi dan penekanan terhadap salah satunya yaitu harga minyak solar industri dengan diskon 50% serta percepatan pembiayaan kepada vendor.

Tak hanya itu, UNIQ pun membuat peningkatan asset sebesar total Rp 700 Miliar pada tahun 2023. “Betul sekali, kita melihat perusahaan batu bara dimana ada peningkatan produksi sehingga kita juga melakukan peningkatan aset-aset seperti pembelian alat berat, eskavator, dll untuk menaikkan produksi hingga meningkat lumayan signifikan di semester 1 dimana mencatat kenaikan asset dan liabilitas juga” ungkap Ulung Wijaya

Sementara itu emiten UNIQ nyatanya mengalami penurunan harga saham. Penurunan tersebut dikarenakan oleh penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham yang mengakibatkan para investor khawatir.

Di sisi lain, UNIQ beroptimis untuk mencapai target Rp 500 miliar hingga akhir tahun mendatang serta target bottom line sebesar Rp 30 miliar. “Untuk bottom line salesnya kita targetkan di 500 Miliar.

Jadi kenaikannya kurang lebih 26% dibandingkan tahun 2022” ungkap Ulung Wijaya.

Sumber : Keterbukaan informasi IDX

Share this post :
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *