- Perseroan tidak membagikan dividen tahun buku 2024 karena laba digunakan untuk cadangan wajib dan pengembangan usaha.
- Belanja modal 2025 difokuskan untuk perluasan ke sektor industri perkebunan, termasuk penambahan armada baru.
- Meski pendapatan 2024 menurun, laba tetap terjaga berkat efisiensi biaya dan strategi cost-effective.
- Target laba 2025 belum ditetapkan karena masih menunggu perkembangan ekonomi hingga semester pertama.
- Akuisisi oleh PT Samindo Resources Tbk pada 2023 memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan profitabilitas.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!


