Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsight PintarSaham.idTransaksi Afiliasi Saham GPRA Senilai Rp71,99 Miliar

Transaksi Afiliasi Saham GPRA Senilai Rp71,99 Miliar

PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) resmi melaksanakan transaksi afiliasi berupa akuisisi saham PT Gapura Inti Sejahtera (GIS) senilai Rp71.997.750.000 melalui mekanisme konversi piutang menjadi modal (debt to equity swap) pada 25 Juni 2026. Langkah korporasi ini diproyeksikan memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan total aset konsolidasian perseroan dari Rp1,97 triliun menjadi Rp2,03 triliun. Melalui kepemilikan langsung dan tidak langsung sebesar 50% pada GIS, emiten properti ini berkomitmen mengoptimalkan kapitalisasi proyek apartemen Bailey’s City Ciputat demi memberi nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.

Rincian Aksi Korporasi

Objek dari transaksi ini adalah seluruh utang berjalan GIS kepada GPRA beserta dua entitas anak usahanya, yaitu PT Sumber Daya Nusaphala (SDN) dan PT Megapolitan Gapuraprima (MGP), yang mencapai akumulasi nominal Rp72.138.806.002. Utang tersebut dikonversi secara definitif menjadi modal ditempatkan dan disetor pada GIS sebesar Rp71.997.750.000 melalui penerbitan 130.905 lembar saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp550.000 per saham.

Berikut rincian nilai konversi piutang dari masing-masing entitas:

  • PT Perdana Gapuraprima Tbk (Perseroan): Mengonversi utang senilai Rp menjadi porsi modal sebesar Rp18.904.050.000 (34.371 lembar saham Seri B).
  • PT Sumber Daya Nusaphala (SDN): Mengonversi utang senilai Rp4.300.000.000 menjadi porsi modal sebesar Rp4.135.450.000 (7.519 lembar saham Seri B).
  • PT Megapolitan Gapuraprima (MGP): Mengonversi uang muka setoran modal senilai Rp48.934.380.651 menjadi porsi modal sebesar Rp48.958.250.000 (89.015 lembar saham Seri B).

Sifat afiliasi dalam transaksi ini dipicu oleh kesamaan pihak pengendali, di mana Rudy Margono tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari GPRA, MGP, SDN, sekaligus GIS.

Baca juga: KETERBUKAAN INFORMASI PT PERDANA GAPURAPRIMA TBK SEHUBUNGAN DENGAN TRANSAKSI AFILIASI

Jadwal Lengkap

Pelaksanaan aksi korporasi ini mengacu pada lini masa baku keterbukaan informasi publik yang divalidasi oleh dewan direksi dan instansi berwenang sebagai berikut:

NoAgenda KegiatanTanggal Pelaksanaan
1Tanggal Penilaian Cut-Off Laporan Keuangan GIS31 Desember 2025
2Penerbitan Laporan Penilaian Aset Tetap GIS oleh KJPP29 April 2026
3Penerbitan Laporan Penilaian Saham GIS oleh KJPP FDI&R12 Juni 2026
4Penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran oleh KJPP FDI&R19 Juni 2026
5Penandatanganan Akta Konversi No. 9 di Hadapan Notaris25 Juni 2026
6Penerbitan dan Pengumuman Keterbukaan Informasi Publik26 Juni 2026

Dampak bagi Investor

Aksi konversi utang menjadi saham (debt to equity swap) ini tidak memicu dilusi bagi pemegang saham publik GPRA karena penerbitan saham baru hanya terjadi pada level entitas asosiasi (GIS), bukan pada lembar ekuitas induk GPRA. Struktur modal GPRA tetap kokoh dengan komposisi kepemilikan publik stabil di level 41,3278%. Dana perseroan tidak mengalami arus keluar (cash outflow) riil karena investasi dilakukan memanfaatkan restrukturisasi piutang internal jangka panjang yang dialihkan menjadi aset strategis berupa kepemilikan 50% saham langsung dan tidak langsung pada proyek apartemen Bailey’s City Ciputat.

Kondisi Keuangan Terkait

Berdasarkan laporan neraca konsolidasian ringkasan proforma per 31 Desember 2025, pelaksanaan transaksi memberikan perubahan positif pada pos-pos keuangan perseroan. Total aset GPRA naik dari Rp1,54 triliun menjadi Rp1,62 triliun pada pos aset lancar, sedangkan jumlah total ekuitas terkonsolidasi meningkat dari Rp1,43 triliun menjadi Rp1,47 triliun. Di sisi performa operasional, pendapatan bersih proforma ikut terdongkrak menjadi Rp473,49 miliar dari sebelumnya Rp454,28 miliar, yang sekaligus mendorong laba bersih tahun berjalan naik tipis menjadi Rp84,90 miliar.

Sumber Informasi: KETERBUKAAN INFORMASI PT PERDANA GAPURAPRIMA TBK SEHUBUNGAN DENGAN TRANSAKSI AFILIASI

FAQ

Apakah transaksi ini memerlukan persetujuan RUPS independen dari pemegang saham publik GPRA? Tidak, berdasarkan penilaian independen dari KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI&R), nilai transaksi ini tidak mencapai batas materialitas yang dipersyaratkan dalam Pasal 3 POJK No. 17/2020 serta dipastikan tidak mengandung benturan kepentingan berdasarkan ketentuan POJK No. 42/2020.

Bagaimana status kewajaran nilai dari transaksi konversi utang ini? KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan, dan Rekan Cabang Jakarta Selatan menetapkan opini “WAJAR” terhadap transaksi ini, dengan perhitungan nilai pasar 100% ekuitas GIS sebesar Rp76.888.000.000 atau setara Rp587.357 per lembar saham per tanggal cut-off.

Poin Penting bagi Investor

  • Nilai transaksi konversi piutang menjadi modal pada GIS mencapai total Rp71,99 miliar.
  • Transaksi tidak mendilusi porsi saham investor publik di induk emiten GPRA.
  • Aset konsolidasian naik menjadi Rp2,03 triliun dengan proyeksi laba bersih tumbuh menjadi Rp84,90 miliar.
  • Langkah ini mengonversi piutang macet/jangka panjang menjadi kepemilikan aset properti aktif di Ciputat.

Profil Singkat Perusahaan

PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) adalah perusahaan publik yang bergerak di sektor konstruksi dan real estat dan didirikan secara sah sejak tahun 1987. Berkedudukan di Jakarta Selatan, perseroan memfokuskan kegiatan usaha pada pengembangan hunian, apartemen, pusat perbelanjaan, komersial, dan pengelolaan aset properti terintegrasi di Indonesia.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here