TPOA mencatatkan Pendapatan Bersih sebesar US$502,3 juta dan EBITDA positif sebesar US$66,1 juta, dibandingkan dengan EBITDA sebesar US$24,1 juta pada Q1 2022, atau peningkatan sebesar 174%. Laba Bersih untuk 3 bulan pertama tahun ini mencapai US$8,5 juta, dibandingkan dengan Rugi Bersih sebesar US$11,1 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Pada tanggal 31 Maret 2023, Perseroan memiliki Liquidity Pool sebesar US$2,3 miliar yang terdiri dari Kas dan Setara Kas sebesar US$881 juta, Surat Berharga US$997 juta, dan Fasilitas Committed Revolving Credit sebesar US$422 juta.
Pada tanggal 27 Februari 2023, Perseroan berhasil mengakuisisi 70% saham di Krakatau Daya Listrik (KDL, bisnis ketenagalistrikan) dan 49% saham di Krakatau Tirta Industri (KTI, bisnis air) melalui special purpose vehicle, PT Chandra Daya Investasi. Rangkaian transaksi bolt-on di sektor infrastruktur diarahkan untuk menghasilkan kinerja bisnis yang lebih kuat dengan risiko yang lebih kecil, melalui penciptaan ekosistem yang terintegrasi dan sinergi dalam kompleks industri di kawasan Cilegon.
Sumber : Keterbukaan informasi IDX