PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ($TLKM) resmi melakukan langkah strategis terkait penataan lini bisnis infrastrukturnya. Perseroan telah menandatangani Akta Pemisahan sebagian bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity untuk dialihkan kepada anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF).
- Realisasi Tahap Pertama: Penandatanganan akta yang dilakukan pada 18 Desember 2025 ini merupakan Tahap-1 dari rencana besar pengalihan seluruh bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity ke TIF.
- Restu Pemegang Saham: Langkah ini telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 12 Desember 2025.
- Peningkatan Kepemilikan Saham: Pasca pemisahan ini, porsi kepemilikan efektif Telkom di TIF akan meningkat dari sebelumnya 99,999995% menjadi 99,9999997%. Sebaliknya, kepemilikan PT Multimedia Nusantara di TIF menyusut menjadi 0,0000003%.
- Jadwal Efektif: Peningkatan modal di TIF sebagai dampak dari pemisahan ini diharapkan akan berlaku efektif pada 1 Januari 2026. Saat ini, perseroan tengah memproses permohonan persetujuan perubahan anggaran dasar ke Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Aksi korporasi ini merupakan bagian dari upaya Telkom untuk mengoptimalkan pengelolaan aset infrastruktur fiber guna memperkuat posisi perusahaan di pasar telekomunikasi wholesale.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!