- Ketegangan geopolitik global berdampak pada inflasi harga material dan tenaga kerja, yang turut mempengaruhi proyek konstruksi TAMA. Perusahaan merespons dengan evaluasi harga proyek, mitigasi risiko kontrak, dan menjalin relasi baru dengan penyedia bahan.
- Strategi bisnis TAMA tahun 2025 fokus pada efisiensi pengerjaan proyek, menggarap proyek dari pihak yang kredibel, serta memperkuat kepercayaan pelanggan dengan performa kerja yang tepat waktu dan berkualitas.
- TAMA terbuka terhadap proyek dari sektor pemerintah maupun swasta, dengan syarat tetap selektif dan mengutamakan kualitas daripada kuantitas proyek yang diterima.
- Untuk menjaga eksistensi, TAMA aktif menjalin hubungan baik dengan klien lama maupun baru, mengikuti tren tender, serta memahami kebutuhan bisnis klien sebagai fondasi untuk keberlanjutan perusahaan.
- Fokus TAMA tetap pada proyek-proyek yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan, tanpa mengorbankan prinsip efisiensi dan kualitas pekerjaan sebagai kontraktor.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!