Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaporkan adanya transaksi afiliasi berupa penambahan modal pada dua perusahaan terkendalinya. Langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pendanaan internal bagi grup perusahaan.
Berdasarkan laporan informasi dan fakta material yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai penambahan modal tersebut mencapai lebih dari Rp 27 miliar.
Rincian Transaksi Afiliasi
Berikut adalah rincian perusahaan yang menerima suntikan modal beserta pihak pemberinya:
| Perusahaan Penerima Modal | Pemegang Saham yang Menambah Modal | Jumlah Modal (Rp) | Tanggal Persetujuan |
| PT Bandung Tatanan Kota | PT Mahkota Permata Perdana | 6.505.000.000 | 06 Januari 2026 |
| PT Banyumas Eka Mandiri | PT Mahkota Intan Cemerlang | 20.515.000.000 | 06 Januari 2026 |
Sumber: Laporan Informasi dan Fakta Material SMRA (Data diolah).
Mengapa Transaksi Ini Penting Bagi Investor?
- Dukungan Operasional: Penambahan modal ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan anak usaha guna mendukung kegiatan operasional atau proyek di wilayah terkait.
- Kepatuhan Regulasi: Transaksi ini telah mengikuti ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
- Sinergi Grup: Transaksi dilakukan melalui perusahaan terkendali lainnya (PT Mahkota Permata Perdana dan PT Mahkota Intan Cemerlang), yang menunjukkan adanya koordinasi internal yang solid dalam pengelolaan arus kas grup.
Sekretaris Perusahaan SMRA, Lydia Tjio, menyatakan bahwa laporan ini disampaikan untuk memenuhi kewajiban keterbukaan informasi kepada publik.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


