- Pendapatan dan laba bersih Q1 2025 naik signifikan, dan perusahaan membagikan dividen final sebesar Rp278 per saham.
- CAPEX tidak difokuskan untuk ekspansi karena kondisi ekonomi dan geopolitik masih belum pasti.
- Investasi aset 2024 sebagian besar ditempatkan di saham dan reksadana, dikelola langsung oleh internal tanpa jasa konsultan.
- Dalam pengambilan keputusan investasi, manajemen mempertimbangkan masukan dari komunitas profesional di bidang investasi.
- Rencana alokasi investasi ke depan fleksibel, tergantung kondisi keuangan, dengan fokus saat ini pada pasar uang.
Lagi cari saham yang prospeknya oke dan gak cuma “katanya”? Coba cek ini deh.


