- HRTA merespons penurunan daya beli masyarakat dengan menghadirkan produk perhiasan dan emas batangan bergramasi kecil, tetap menjaga minat pasar.
- Target 2025 mencakup pendapatan Rp27 triliun (+47% YoY), laba bersih Rp600 miliar (+35% YoY), dan alokasi capex Rp150 miliar untuk integrasi pabrik.
- Kontribusi emas batangan mencapai 80% dari penjualan; ekspansi toko difokuskan di luar Jabodetabek, menargetkan 100 toko.
- Tantangan bisnis perhiasan diatasi dengan penguatan brand Ardore, efisiensi biaya, dan strategi kolaborasi untuk unlock value di level anak usaha.
- HRTA melihat perubahan preferensi konsumen ke emas batangan pasca pandemi; akan membuka 15 gerai tambahan dengan anggaran Rp75 miliar.
Stop beli saham karena FOMO. Mulai cuan dengan strategi yang masuk akal. Klik sekarang!


