Emiten industri kayu terpadu, PT SLJ Global Tbk (SULI), mengumumkan rencana aksi korporasi berupa Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau Private Placement. Perseroan berencana menerbitkan saham baru untuk memperkuat struktur permodalan dan ekspansi bisnis.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu dicermati oleh para pemegang saham dan investor:
1. Jumlah Saham Baru dan Harga Pelaksanaan
SULI akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 632.077.684 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah ini setara dengan maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Harga pelaksanaan aksi korporasi ini belum ditetapkan secara spesifik, namun dipastikan akan mengacu pada regulasi Bursa Efek Indonesia, yakni minimal 90% dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 hari bursa berturut-turut sebelum tanggal permohonan pencatatan.
2. Penggunaan Dana: Fokus pada Produksi
Dana segar yang diperoleh dari aksi korporasi ini tidak digunakan untuk membayar utang, melainkan dialokasikan sepenuhnya untuk pengembangan usaha. Rincian penggunaannya meliputi:
- Peningkatan modal kerja Perseroan.
- Perbaikan mesin.
- Penambahan kapasitas produksi.
- Ekspansi kegiatan usaha lainnya.
3. Calon Investor Strategis Dalam keterbukaan informasinya, manajemen SULI menyebutkan bahwa Private Placement ini akan diserap oleh Natureverse Inc. Pte. Ltd. sebagai calon pemodal yang akan mengambil bagian dalam penambahan modal 10% tersebut.
4. Efek Dilusi bagi Pemegang Saham Lama
Bagi investor yang tidak ikut serta, kepemilikan sahamnya akan mengalami dilusi. Setelah Private Placement efektif, persentase kepemilikan pemegang saham existing akan terdilusi sebesar 9,09%, namun jumlah lembar saham yang dimiliki tidak berkurang.
5. Rencana Konversi Utang (Agenda Tambahan)
Selain penerbitan saham baru untuk dana segar, SULI juga meminta persetujuan untuk opsi konversi utang menjadi saham (debt to equity swap). Rencananya, sebanyak 356.446.667 lembar saham akan diterbitkan dengan harga konversi Rp150 per saham dalam rangka restrukturisasi utang.
Jadwal Penting Untuk memuluskan rencana ini, SULI akan meminta restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada:
- Hari/Tanggal: Jumat, 19 Desember 2025.
- Waktu: 09.30 WIB – Selesai.
- Tempat: Capital Place Lantai 28, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 18, Jakarta Selatan.
Aksi korporasi ini diharapkan dapat memperbaiki posisi keuangan perusahaan, di mana total ekuitas diproyeksikan meningkat dari US$ 15,3 juta menjadi US$ 19,1 juta setelah transaksi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!