ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 9 September 2021: Soda Ash

Waktu masih SD dulu, saya diajarkan bahwa kebutuhan primer manusia adalah sandang, pangan dan papan. Manusia butuh pakaian agar tak telanjang, manusia butuh makan dan minum agar tidak mati, dan manusia butuh rumah agar tidak kepanasan dan kehujanan. Karena itu demand untuk ketiga hal tersebut akan terus ada kecuali di masa depan nanti manusia tiba-tiba berevolusi menjadi makhluk yang tak butuh makan, pakaian dan rumah.

Entah disadari atau tidak tapi dari tahun ke tahun lahan pertanian Indonesia semakin menyempit. Dan orang – orang semakin enggan menjadi petani. Itu membuat negara kita bergantung pada negara lain untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan. Mungkin kita masih ingat bagaimana Indonesia harus impor beras, kedelai, jagung, gula hingga garam untuk bisa bikin kenyang penduduknya. Di saat damai, mudah mendapatkan semua bahan pangan tersebut dari negara lain. Namun kita tidak tahu kalau nanti tiba – tiba negara lain melakukan embargo terhadap negara kita. Di masa lalu Indonesia pernah kena embargo. Dan hal serupa bisa saja terjadi lagi di masa depan.

Itulah kenapa pemerintah mulai berupaya menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri. Setelah merdeka puluhan tahun, Indonesia belum punya pabrik garam Soda Ash yang berguna dalam berbagai industri mulai dari industri deterjen, pupuk, metalurgi, tekstil, hingga kaca. Di 2018 awalnya Kaltim Prana Industri ingin bangun bareng Petrokimia Gresik. Tapi entah kenapa tiba-tiba di 2021 malah Petrokimia Gresik Join bareng Unilever Asia dan PT Garam untuk bangun pabrik soda ash. Semoga saja lancar.

Saat ini soda ash didominasi oleh AS dan China. Sekitar 64% market share global di kuasai oleh kedua negara tersebut. Sehingga tantangan terbesar pabrik soda ash di Indonesia adalah bagaimana bisa menghasilkan barang yang lebih berkualitas dengan harga yang bisa bersaing dengan AS dan China.

Soda Ash adalah bahan kimia anorganik nomor 5 yang paling sering digunakan dalam kehidupan manusia. Itulah kenapa ini bahan kimia yang strategis. Beberapa perusahaan raja soda ash dunia antara lain CINER Group, Nirma (Searles Valley Minerals), Solvay Chemicals, Tata Chemcials, and Tronox. Sayangnya pabrik soda ash pertama di Indonesia nantinya terkonsolidasi ke Unilever Asia, bukan ke Unilever Indonesia.

Saat ini hampir semua kebutuhan soda Ash di Indonesia berasal dari impor. Yang menjadi distributor utama antara lain LTLS dan AKRA.

Skydrugz Bot Radar
  • Ada 10 saham yang masuk radar. Dan belum ada saham incaran utama yang masuk radar.
  • HRTA Radar hari ke 3. ASB
  • TPIA sudah 8 hari masuk radar.
  • PSAB masuk radar hari 2. menunggu kabar JRN.
  • INPC Radar Hari 2.
  • Masih menunggu saham incaran seperti PTBA ELSA PGAS masuk radar lagi.

Dapatkan Give away Pintarsaham dengan klik link ini: https://www.instagram.com/p/CTcGHFBhwWA/?utm_medium=copy_link

Ikuti Webinar Pintarsaham.id bersama DBS Digibank 10 September 2021 dengan mendaftar di sini. Free for all.

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Jika ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply