ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 31 Agustus 2021: Time Travel

Skydrugz Radar 31 Agustus 2021: Time Travel

Bagi yang suka nonton film, mungkin pernah nonton Edge of Tomorrow yang dibintangi oleh Tom Cruise dan Tenet, film yang dibintangi Robert Pattinson. Kedua film tersebut memiliki tema yang mirip, Time Travel.

Banyak trader dan investor yang berharap bisa memiliki kemampuan menjelajah waktu. Misalnya berharap bisa balik ke masa ketika INDY 100an rupiah lalu jual di harga 4000 atau balik ke masa ketika BBCA BBRI dan TLKM baru pertama kali IPO. Itu sebuah impian yang sangat indah. Tapi mustahil dapat terwujud setidaknya dengan teknologi yang ada saat ini.

Karena kita tidak bisa melakukan perjalanan waktu, maka dalam investasi selalu ada unsur spekulasi di dalamnya. Seaman apapun sebuah instrumen investasi, sebagus apapun fundamental sebuah perusahaan berdasarkan laporan keuangan masa kini, tetap saja ada resiko perubahan di masa depan. Itulah mengapa para fund manager profesional selalu menyertakan Disclaimer di setiap analisis mereka karena mereka sadar mereka bukanlah penjelajah waktu yang bisa membaca dan memastikan masa depan.

Investor dan trader hanya bisa melakukan analisis dan membatasi resiko. Hasil akhir ditentukan oleh takdir dan rejeki masing-masing. Seorang investor bisa saja membatasi resiko dengan hanya membeli saham perusahaan yang konsisten mencetak laba dan low debt sedangkan seorang trader bisa saja membatasi resiko dengan cutloss secepat mungkin ketika market bergerak melawan analisisnya tapi pada beberapa kondisi terkadang tindakan precaution tersebut gagal terlaksana ketika Black Swan event terjadi. Seperti tiba – tiba saja manajemen perusahaan ternyata melakukan manipulasi Laporan Keuangan atau tiba-tiba saja fitur online trading mengalami lagging akibat high traffic sehingga tindakan auto cutloss gagal. Seorang investor dan Trader harus selalu punya strategi antisipasi ketika hal tersebut terjadi sehingga meskipun kita tidak punya mesin time travel ataupun tidak punya bola kristal, modal kita bisa tetap selamat.

Hari ini terdengar kabar kalau BBRI akan melakukan right issue. ADRO TLKM rilis LK Q2 2021, laba naik tapi kurang spektakuler. WIKA laba anjlok nyaris rugi, selamat karena laba lain – lain. Masih menunggu PTBA rilis LK Q2 2021. Terlalu lama PTBA rilis LK Q2 2021. Semua perusahaan coal besar mulai dari ITMG BYAN ADRO bahkan BUMI sudah rilis LK Q2 2021, PTBA benar – benar super telat.

Yang menurut saya luar biasa adalah LPCK akan bagi dividen interim. Ini benar – benar di luar dugaan. Setelah bertahun-tahun tidak bagi dividen, akhirnya LPCK bagi dividen. Entah apa yang membuat manajemen LPCK tiba – tiba ingin bagi dividen. Apakah laba Q2 2021 mereka sangat besar?

But well, apapun itu saya selalu suka dengan perusahaan yang bagi dividen. Banyak investor senior yang selalu skeptis dengan Grup L karena katanya grup L sering melakukan restatement LK tapi kali ini Grup L mungkin sudah lebih baik ketimbang di masa lalu. Dulu Grup L melakukan restatement LK dari LK awalnya untung, tiba – tiba  rugi setelah restatement. Tapi itu masa lalu dan menurut saya semua manusia bisa berubah menjadi lebih baik selama ada kesempatan. Meskipun banyak yang skeptis dengan Grup L, saya merasa kita bisa tetap dapat cuan kalau investasi (atau spekulasi) di grup ini selama beli sahamnya di harga yang super undervalued dan selama kita tidak terlalu greedy. Oleh karena itu saya turut senang mendengar kalau grup L akan bagi dividen. Semoga di masa depan mereka akan konsisten bagi dividen. Sebagai investor yang pegang saham grup L, saya mungkin saja bias. Jadi jangan pernah turunkan kewaspadaan. Stay alert.

Skydrugz Bot Radar
  • Sisa 16 Saham yang masuk Skydrugz Radar.
  • LPCK Radar Hari-1
  • PPRO Radar Hari-1
  • PTBA Radar Hari-3
  • BJBR Radar Hari-1
  • PNBN sudah exit dari radar. Hanya 3 hari dalam radar.
  • HMSP sudah exit dari Radar. Hanya 13 hari di Radar.
  • UNVR Radar hari ke 14. Sudah 2 minggu UNVR Anjlok terus.
  • DOID Radar Hari ke 2
  • POWR Radar Hari ke 1
  • TPIA lenyap dari Radar, hanya 3 hari dalam radar.

Ikuti Webinar Pintarsaham.id bersama DBS Digibank 10 September 2021 dengan mendaftar di sini. Free for all.

Jika ingin mendapatkan data analisis kuartalan bisa pesan di sini dan jika ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply