ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 27 Oktober 2021: Pajak Orang Kaya

Skydrugz Radar 27 Oktober 2021: Pajak Orang Kaya

Beberapa hari yang lalu ada yang share mengenai rencana Amerika Serikat yang katanya akan menetapkan pajak Capital Gain pada saham yang masih unrealized gain atau saham yang masih dihold.

Jadi nanti misalnya kita punya saham Apple beli di 100 dollar, lalu harganya naik jadi 200 dollar. Di aturan pajak lama, kita tidak akan kena pajak selama kita tidak jual saham tersebut. Namun dengan adanya rencana aturan pajak baru, maka meskipun kita belum jual saham tersebut maka kita bisa tetap dikenai pajak. Duit belum di tangan kita, tapi kita sudah harus bayar pajak. Kalau ini diterapkan maka tidak akan ada lagi orang yang akan hold saham forever. Makin hold forever saham malah makin boncos nanti karena pajak floating profit. Duit belum ditangan, sudah kena pajak duluan.

Membaca rencana tersebut, saya langsung bilang, semoga Indonesia tidak membuat rencana gila seperti itu.

Amerika Serikat karena utangnya kebanyakan dan net spending mereka terus – menerus naik dari tahun ke tahun maka tiap tahun mereka mencari cara untuk meningkatkan pendapatan negara. Dan cara paling kreatif untuk menambah pemasukan negara adalah dengan intervensi pajak.

Dan nampaknya Indonesia sedang on the way menuju menjadi seperti Amerika Serikat.

Di sana sudah ada pajak capital gain untuk realized profit, dan sekarang mau bikin skema tarik pajak untuk yang unrealized gain. Dan incaran mereka katanya adalah orang kaya.

Buat Warren Buffett, Elon Musk, Mark Zuckerberg, Jeff Bezos dan ratusan orang kaya Amerika lainnya, rencana pajak unrealized gain seperti ini adalah kabar buruk. Makin meroket harga saham mereka maka makin besar pajak yang harus mereka tanggung meskipun saham tersebut belum mereka jual.

Kemungkinan yang bisa terjadi menurut saya adalah orang – orang kaya AS akan pindah kewarganegaraan menjadi warga negara lain yang lebih ramah pajak. Lihat saja co-founder Facebook seperti Eduardo Saverin, memilih jadi warga Singapura. Dari Warga Brazil, jadi warga AS, dan sekarang jadi warga Singapura. Lalu ada juga Bill Heinecke, yang memilih jadi warga Thailand, Peter Thiel yang jadi warga Selandia Baru dan Eric Schmidt yang jadi warga Cyprus.

Dan di masa depan jumlah orang kaya AS bisa makin banyak yang akan pindah ke negara lain kalau peraturan pajak di sana makin ketat.

Indonesia bisa mengambil peluang tersebut dengan mencontoh kebijakan pajak Singapura atau kebijakan pajak Thailand atau Selandia Baru. Tidak perlu sampai ekstrem menerapkan kebijakan pajak Bahamas atau Cayman Island.

Orang kaya mungkin berpikir, lebih baik pindah ke negara lain yang pajaknya lebih ramah apalagi mereka sudah capek bekerja banting tulang siang malam dan dinyinyirin tetangga lalu pada akhirnya semua kekayaan tersebut dikenakan pajak super gede.

Di zaman dulu juga banyak orang kaya Indonesia yang pindah menjadi warga negara lain karena kondisi negara Indonesia yang kurang stabil secara politik. Untungnya sekarang kondisi politik negara kita mulai stabil sehingga banyak orang kaya yang mulai betah tinggal di Indonesia.

Kalau Indonesia lebih ramah pajak, maka duit orang kaya Amerika bisa datang ke Indonesia. IHSG bisa ke 10.000 dengan lebih cepat.

Skydrugz Bot Radar

Radar sebelumnya:

Saham PBV PER PLAN Harga
TOWR 5,71 17,89 Bid 1180, 1160, 1140, 1120, 1100 1185
KBLI 0,53 24,52 Bid 298, 296, 294, 292 300
PTBA 1,82 8,87 bid 2720, 2700,  2680, 2650, 2630, 2600, 2550, 2500 2740

Namun sayangnya PTBA sudah naik ke 2800. Jadi saya menambah incaran saham saya yakni MIKA. Just in case PTBA Tidak Anjlok Lagi ke <2800.

Alasan saya memilih MIKA adalah menurut saya MIKA sudah undervalued dilihat dari PER Historis dalam 3 tahun terakhir. PER terendah MIKA dalam 3 tahun terakhir adalah 27. Sedangkan sekarang PER MIKA adalah 25. Jadi menurut saya MIKA di harga sekarang adalah bargain. Lagipula kita sudah punya banyak PTBA.

Saham PBV PER PLAN Harga
TOWR 5,69 17,81 Bid 1180, 1160, 1140, 1120, 1100 1180
KBLI 0,53 24,52 Bid 298, 296, 294, 292 300
PTBA 1,55 5,07 Bid 2780, 2760, 2740 2800
MIKA 5,71 25,79 Bid 2230, 2220, 2210, 2200, 2190 2230

Guidelines untuk menggunakan Radar cek di sini.

Alasan mengapa saya memilih semua saham di atas bisa cek di arktikel sebelumnya.

Guidelines Average Down Buat Yang Nyangkut Pucuk cek di sini

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Untuk konsultasi perencanaan keuangan atau Financial Planning dari Certified Financial Planner Tim Pintarsaham.id bisa juga melakukan reservasi via Whatsapp +62 831-1918-1386

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply