Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightSkydrugz Corner: Saham Dengan Dividend Yield Di Atas 5% Yang Jumlah Investor-Nya...

Skydrugz Corner: Saham Dengan Dividend Yield Di Atas 5% Yang Jumlah Investor-Nya Kurang dari 2000 Orang Dan Belum Diapresiasi Market

Skydrugz Corner: Saham Dengan Dividend Yield Di Atas 5% Yang Jumlah Investor-Nya Kurang dari 2000 Orang dan Belum Diapresiasi Market

Di postingan sebelumnya sudah dibahas mengenai beberapa topik seperti:

  • 1. Bank dengan laba terbesar di bursa https://cutt.ly/L00tIBm
  • 2. Bank dengan rugi terbesar di bursa https://cutt.ly/k00yczn
  • 3. Dasar – Dasar Analisis Sektor Perbankan
  • 4. Emiten Bank Dengan Dividend Yield Paling Besar
  • 5. Emiten dengan jumlah investor ritel paling sedikit di bursa
  • 6. Manajemen Alokasi Portofolio Saham

Pada postingan kali ini saya akan bahas emiten yang bagi dividen yield > 5%, jumlah investornya kurang dari 2000 Orang, dan belum diapresiasi market.

Mengapa harus dividend yield >5%?

Itu karena saat ini BI Interest Rates dan inflasi sudah >5%. Jadi harus cari emiten yang bagi dividend yield >5% untuk bisa mengalahkan inflasi dan SBN.

Mengapa harus yang investornya di bawah 2000 orang?

Karena saham lebih mudah diapresiasi jika jumlah investornya sedikit. Bisa lihat contoh case BYAN yang dengan mudah ditarik karena investornya sedikit dan pemegang saham pengendali (PSP) nya memang punya ambisi jadi orang terkaya di Indonesia. Sehingga kedua hal ini bertemu dan menciptakan multibagger

Jadi jumlah investor sedikit saja tidak cukup. Harus ada faktor utama PSP yang memang punya ambisi besar menjadi orang terkaya di Indonesia. PSP yang tidak punya ambisi besar, biasanya sahamnya tidur.

Mengapa Harus Belum Diapresiasi?

Saham yang sudah terlalu banyak diapresiasi market cenderung rawan profit taking. Apalagi Saham yang sudah naik >100% dalam setahun, itu sudah pasti banyak investor yang pengen taking profit. Kalau sudah cuan maka memang wajib untuk di-take, jangan cuma dijadikan pajangan. Kecuali memang pengen jadi dividend investor forever. Itu artinya saham di hold sampai anak cucu nanti.

Definisi belum diapresiasi market adalah jika saham tersebut belum naik >20% dalam setahun.

Mengapa harus 20%?

Karena saya menggunakan standar CAGR investor kelas dunia yang katanya rata-rata cuan setahun adalah 20-25%. Bisa cek CAGR Peter Lynch dan Buffett yang rata-rata 20-25%. Jadi menurut saya kalau sebuah saham sudah naik >20% dalam setahun, itu artinya market sudah sangat memberikan apresiasi pada saham tersebut.

Lalu saham yang masuk kategori apa saja?
Dividen Yield

Awalnya saya cari saham dengan dividend yield >5%

Saya temukan 77 saham

Jumlah Investor

Lalu saya cari yang jumlah investornya kurang dari 2000 Orang.

Hanya 18 saham yang masuk kategori.

Apresiasi Market

Lalu saya cari yang dalam setahun belum naik >20%

Ada 15 Saham yang masuk kategori.

Valuasi

Terakhir cari yang valuasi PBV < 1 dan PER < 10.

Hanya 4 saham yang terjaring memenuhi kriteria.

Kalau lihat valuasi dan dividend yield maka SCPI adalah pemenang. Sayangnya SCPI mau go private. Sudah tidak bisa diperdagangkan.

Peringkat 2 ada KDSI tapi baru 2x bagi dividen. Jumlah investor baru 1250an orang.

Peringkat 3 ada CEKA konsisten bagi dividen dalam 6 tahun terakhir. Jumlah investor baru 1900an orang.

Peringkat 4 SMAR baru konsisten bagi dividen dalam 2 tahun terakhir. Jumlah investor baru 1400an orang.

Pilihan ada di tangan masing-masing.

Raw Data
No Saham PINTARSAHAM.ID Harga PBV PER Dividend Yield Konsistensi (Kali) Return 1 tahun
1 SCPI 29000 0.09 0.39 155.17% 1
2 BSSR 4320 2.7 2.82 44.16% 8 21.01%
3 MBAP 7275 2.52 2.71 21.35% 8 101.52%
4 GEMS 7050 6.13 4.32 19.81% 8 29.36%
5 PTBA 3700 1.63 3.2 18.61% 14 35.53%
6 ITMG 40400 1.54 2.51 17.74% 14 95.41%
7 INDR 5800 0.52 3.27 16.21% 1 34.26%
8 MPMX 1120 0.84 8.21 16.07% 4 -2.61%
9 HEXA 5250 1.82 6.55 15.22% 14 10.29%
10 MLPT 2070 6.26 8.15 14.01% 9 -39.12%
11 AMAG 362 1.11 10.23 13.81% 3 7.10%
12 TBLA 675 0.53 5.05 13.33% 14 -14.56%
13 CAMP 290 1.85 12.23 12.07% 2 -0.68%
14 GGRM 18975 0.65 18.28 11.86% 2 -38.79%
15 MCOL 6975 3.1 4.77 11.61% 2 95.38%
16 PPGL 132 1.5 5.05 11.36% 1 -4.35%
17 IBST 5500 1.28 109.57 11.24% 1 -11.65%
18 LPGI 5950 2.14 9.72 11.20% 14 161.54%
19 SMMT 680 2.36 5.69 11.03% 1 206.31%
20 DMAS 159 1.28 7.49 11.01% 8 -18.46%
21 SGRO 2100 0.76 3.55 10.71% 1 5.00%
22 POWR 655 0.98 8.87 9.92% 7 5.65%
23 KDSI 1010 0.56 5.16 9.90% 2 -4.72%
24 PNGO 1265 1.42 6.18 9.49% 2 -16.78%
25 KKGI 430 1.23 3.73 9.30% 3 58.09%
26 DUTI 4090 0.85 11.89 9.29% 1 24.32%
27 SPTO 540 1.06 8.42 9.26% 5 -18.18%
28 NELY 296 1.28 6.91 8.45% 10 -27.80%
29 TEBE 835 1.1 3.58 8.38% 3 27.48%
30 TOTL 308 0.86 11.94 8.12% 14 -1.91%
31 DLTA 3780 3.19 12.49 7.94% 14 0.27%
32 ABMM 3390 1.39 2.7 7.88% 1 128.28%
33 RSGK 1100 1.31 37.8 7.82% 1 -34.33%
34 PBSA 302 1.48 6.69 7.78% 6 -5.03%
35 ASDM 930 0.5 16.4 7.74% 14 -3.12%
36 PANS 1960 0.91 4.58 7.65% 14 46.82%
37 CLPI 935 0.55 6.67 7.62% 14 -8.78%
38 EPMT 2690 1.05 8.14 7.62% 8 2.67%
39 PRDA 5225 2.27 13.35 7.61% 6 -44.12%
40 IPCM 276 1.25 10.76 7.59% 5 -8.61%
41 MARK 665 3.29 8.71 7.52% 5 -37.85%
42 TMAS 1910 4.94 8 7.33% 3 26.07%
43 LTLS 1325 0.8 5.94 7.17% 6 94.85%
44 PBID 1560 1.25 8.1 7.05% 5 -4.88%
45 PGAS 1795 1.09 6.9 6.93% 1 21.28%
46 HMSP 915 3.99 16.28 6.92% 14 -6.63%
47 MEGA 5500 3.56 18.34 6.88% 8 9.74%
48 ADMF 9000 0.95 5.89 6.74% 14 16.88%
49 ANJT 650 0.34 5.02 6.62% 2 -30.85%
50 PALM 650 0.83 167.68 6.62% 1 -26.55%
51 UNTR 26400 1.24 4.65 6.53% 14 19.19%
52 TOTO 270 1.27 9.25 6.30% 14 25.00%
53 SMAR 4920 0.82 2.96 6.30% 2 15.76%
54 CSRA 560 1.14 3.48 6.25% 2 12.00%
55 EAST 100 1.67 15.48 6.19% 2 9.89%
56 BRAM 8300 1.22 8.1 6.02% 8 -33.06%
57 LPCK 935 0.38 6.85 5.99% 1 -24.60%
58 BLUE 288 1.37 6.14 5.90% 2 -35.14%
59 LPPF 4720 26 7.94 5.88% 2 23.24%
60 SOHO 5400 2.75 17.86 5.83% 2 -14.29%
61 ERAA 394 0.98 6.93 5.79% 2 -32.65%
62 SMSM 1515 3.11 10.24 5.61% 14 10.18%
63 AALI 8000 0.73 9.5 5.55% 14 -18.58%
64 HRUM 1645 1.99 4.61 5.48% 2 -23.31%
65 UNIC 10075 0.97 5.37 5.46% 6 -16.74%
66 TSPC 1375 0.91 8.6 5.45% 14 -6.46%
67 MDKI 186 0.53 16.78 5.38% 5 -9.71%
68 RALS 570 1.11 10.18 5.26% 1 -14.93%
69 TINS 1165 1.22 5.68 5.25% 1 -21.81%
70 GHON 1920 1.43 12.82 5.21% 4 -16.88%
71 INTP 9825 1.93 28.65 5.09% 14 -13.82%
72 MLBI 8925 22.26 23.25 5.06% 2 16.67%
73 CEKA 1985 0.8 6.29 5.04% 6 4.47%
74 SMDR 1985 1.04 1.87 5.04% 12 78.03%
75 RDTX 9250 0.84 9.64 5.03% 9 39.62%
76 NRCA 300 0.63 8.45 5.00% 9 -14.29%
77 LSIP 1020 0.66 6.83 5.00% 14 -16.05%

Disclaimer:

I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing.

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386

Untuk mengetahui Data Kepemilikan Saham di bawah 5% maka bisa daftar gratis di link ini 

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here