ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Corner: Riwayat IHSG Ketika Krisis

Riwayat IHSG Ketika Krisis

  • Krisis 1998, IHSG luluh lantak hingga 53,65 persen dari level tertingginya pada Februari 554,1 menjadi 256,83 pada titik terendahnya di September. Krisis 1998 diawali oleh anjloknya nilai mata uang rupiah pada 1997 sampai 1998. Krisis moneter tersebut juga dipicu oleh membengkaknya angka utang luar negeri oleh swasta. Yakni, pada Maret 1998, 72,5 miliar dolar AS dari 138 miliar dolar AS merupakan utang swasta yang merupakan utang jangka pendek yang jatuh tempo masa tenggat pembayaran di tahun tersebut. Sementara cadangan devisa senilai 14.44 miliar dolar AS yang dimiliki Indonesia jauh dari kata cukup untuk membayar utang, apalagi beserta bunganya. Hanya dalam jangka waktu setahun, yang awalnya kedudukan nilai mata uang rupiah berada di angka Rp 2.380 per satu dolarnya, mengalami penurunan hingga 600 persen. Puncaknya pada bulan Juli 1998, nilai mata uang rupiah benar-benar terpuruk, titik tukar rupiah ke dalam dolar mencapai Rp 16.650.
  • Krisis 2008, IHSG jeblok 60,73 peersen dari level tertingginya pada Januari 2.830,26 menjadi 1.111,39 pada titik terendahnya di Oktober. Resesi 2008 dipicu krisis di Amerika yang dibelit skandal kredit perumahan (subprime mortgage) dan seretnya likuiditas.
  • Krisis 2015, koreksi IHSG mencapai 25,4%. Kala itu, tekanan sebenarnya  hanya datang dari sisi eksternal berupa rencana normalisasi suku bunga acuan oleh the Federal Reserve selaku bank sentral AS. Hal itu membuat rupiah terdepresiasi hingga 14%. Padahal indikator ekonomi seperti inflasi, NPL dan utang negara masih dalam batas wajar.
  • Krisis 2020, IHSG anjlok 37,75 persen dari level tertingginya pada Januari 6.325,41 menjadi 3.937,63 pada titik terendahnya di Maret usai pengumuman dua WNI terinfeksi Covid-19.

Strategi menghadapi krisis IHSG: Diversifikasi, never all in, always selot selot.

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply