Skydrugz Corner: Mengapa Perusahaan Yang Cadangan Kas Besar Tetap Ambil Utang?
Beberapa hari yang lalu ada yang bertanya seperti di atas pada saya. Dulu juga saya sering bertanya seperti itu. Mengapa perusahaan yang cadangan kas besar seperti ICBP dan ULTJ yang cadangan kas-nya besar justru ambil utang? ICBP waktu itu ambil utang untuk akuisisi Pinehill. Sedangkan ULTJ ambil utang untuk ekspansi pabrik. Yang terbaru adalah Apple dan Facebook yang notabene punya cadangan kas besar justru menerbitkan surat utang. Trend ambil utang ketika cadangan kas melimpah nampaknya semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Memang terkesan aneh sih ketika perusahaan yang punya kas gede tapi ambil utang gede juga. Tapi ada beberapa alasan yang melatarbelakangi sehingga mereka melakukan itu, yakni:
1. Ambil utang ketika cadangan kas besar untuk mendapatkan peringkat utang bagus sehingga bisa memperoleh bunga utang yang lebih rendah.
Perusahaan dengan balance sheet sehat cenderung mendapatkan suku bunga pinjaman yang lebih rendah ketimbang perusahaan yang memiliki balance sheet jelek. Itu sudah menjadi hukum alam. Perusahaan dengan balance sheet sehat otomatis akan mendapatkan peringkat utang investment grade dengan begitu bunga utang mereka lebih rendah. Itulah mengapa ada yang bilang, saat terbaik mengambil utang adalah ketika kamu tidak membutuhkannya.
Sebagai contoh ICBP memiliki Obligasi dua jenis obligasi yakni Obligasi Global 2031 senilai US$ 1,15 miliar dengan tenor 10 tahun dan Obligasi Global 2051 senilai US$ 600 juta dengan tenor 30 tahun. Kupon yang ditetapkan untuk Obligasi Global 2031 mencapai 3,398% per tahun, sedangkan Obligasi Global 2051 adalah 4,745% per tahun. Sangat rendah.
Bandingkan dengan perusahaan yang balance sheet nya tidak terlalu sehat seperti SOCI yang memiliki surat utang senilai USD200 juta dengan tingkat bunga 8,375 persen per tahun akan jatuh tempo pada 2023 (Obligasi Global). Jadi kupon obligasi SOCI nyaris 2x lipat kupon obligasi ICBP. Itu karena ICBP rilis obligasi ketika balance sheet nya dalam kondisi strong rich cash sedangkan SOCI rilis obligasi ketika balance sheet sedang tidak stabil low cash. Moody memberikan peringkat utang B2 (CFR) untuk SOCI dan memberikan peringkat utang Baa3 untuk ICBP.

Bisa dilihat seberapa jauh beda peringkat utang SOCI dan ICBP menurut Moody. Jadi besar kecilnya cadangan kas relatif terhadap liabilitas dapat mempengaruhi peringkat utang. Bisa lihat contoh lain PBRX yang peringkat utangnya C menurut Fitch. Karena cadangan kas menipis dan arus kas terbakar.
2. Mendapatkan koneksi Investment Banker yang bisa membantu mencarikan peluang bisnis baru untuk perusahaan.
Banyak perusahaan yang secara sengaja mengambil utang meskipun cadangan kas mereka sangat besar karena mereka ingin mendapatkan koneksi dengan Investment Banker. Jasa yang bisa diberikan para investment bankir ini selain analisis aksi korporasi merger dan akusisi, juga terkadang untuk membantu dalam konsultasi pajak. Para Investment banker juga membantu mencarikan deal-deal untuk perusahaan yang bisa menguntungkan di luar negeri. Dan semua layanan tersebut bisa didapatkan jika perusahaan mengambil utang dengan memilih Investment banker sebagai Underwriter atau arranger utang.
3. Bunga pinjaman bisa mengurangi tagihan pajak.
Utang itu pada umumnya tax deductible alias bisa mengurangi tagihan pajak. Sebagai contoh apa yang dilakukan Apple. Di Februari 2022, perusahaan ini punya cadangan kas 202 miliar dollar tapi di Agustus 2022, perusahaan ini berencana untuk merilis surat utang sebesar 5 miliar dollar yang akan digunakan untuk bayar dividen dan buyback. Mengapa Apple tidak pakai kas 202 miliar yang ada di laporan keuangan mereka untuk bayar dividen dan buyback dan malah memilih ambil utang? Itu karena secara pajak, lebih murah mengambil utang ketimbang bayar dividen secara kas. Apple ambil utang dengan bunga efektif hanya 2,2%-2,5%. Sedangkan return on Asset Apple adalah 18% dan ROE-nya 70%. ROA 18% kurang bunga 2,5% selisihnya masih jauh. ROE 70% kurang bunga 2,5% juga selisihnya sangat jauh.
Fakta lain yang harus kita tahu adalah mayoritas kas Apple yang tercatat di laporan keuangan mereka itu merupakan kas yang berada di offshore alias di luar negeri. Jadi jika mereka memaksa menarik semua kas dari offshore tersebut dibawa ke Amerika Serikat untuk dibayarkan menjadi dividen maka Apple harus membayar pajak 35% untuk setiap sen kas yang mereka tarik dari offshore ke onshore. Bahkan zaman dulu pajaknya sampai 46%. Jadi kalau kalian adalah direktur keuangan Apple, akan pilih yang mana, bayar dividen pakai uang kas dengan risiko kena pajak 35% reshore atau ambil utang baru untuk bayar dividen dengan bunga hanya 2,5% plus bisa dapat keringanan pajak? Ini sudah jelas pilihan yang no brainer. Sebagai catatan, dengan strategi tersebut maka Apple dapat memperoleh tambahan laba sebesar 2,5 milyar dollar tiap tahun.
Corporate tax di Amerika Serikat adalah 21%. Tapi perusahaan seperti Apple hanya mendapatkan pajak efektif sebesar 14,5% dengan menggunakan teknik di atas.
Jadi kalau ada perusahaan yang cadangan kas-nya besar masih tetap mengambil utang, maka beberapa alasan di atas bisa dipertimbangkan.
Sebenarnya ada beberapa alasan lain yang membuat perusahaan mengambil utang. Tapi akan saya bahas di lain kesempatan.
I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing. .
Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386
Untuk Update Insight Pintarsaham bisa di Channel Telegram Skydrugzstock
Untuk mengetahui Data Kepemilikan Saham di bawah 5% maka bisa daftar gratis di link ini
Buka Rekening Gotrade Indonesia untuk beli saham di bursa Amerika Serikat Gunakan Kode Referal 106415
https://heygotrade.com/id/referral?code=106415
Gotrade Indonesia Sudah Legal
Dapatkan Cashback 2 dollar dengan daftar di sini
https://heygotrade.com/id/referral?code=106415
Beli Merchandise Kaos Pintarsaham.id di tokopedia.com/pintarsaham
Gunakan kode voucher PINTARSAHAM untuk dapatkan cashback 15%
Kalau niat buka tabungan Bank Jago untuk dapat cashback 25.000 gunakan Referal bank Jago DRS4DBA0 https://jago.com/download
Kalau mau buka rekening Bank Neo Commerce untuk dapat cashback bisa pakai link ini https://s.bankneo.co.id/qPJh00 atau kode referal R35000
Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386
Untuk mengetahui Data Kepemilikan Saham di bawah 5% maka bisa daftar gratis di link ini
Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id
Disclaimer :
Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.