Skydrugz Corner: GTSI, Valuasi Setelah IPO
Total Asset sebelum IPO 102 juta dollar = 1,4 Triliun
Dana IPO = 240 milyar
Total Asset setelah IPO 1,64 Triliun
Total Liabilitas 42,42 juta dollar = 603 Milyar
Total Ekuitas Pasca IPO ceteris paribus liabilitas tetap dan abaikan kepentingan non-pengendali = 1,037 Triliun
Market capital saat ini 1,170 Triliun
PBV Pasca IPO di harga 74 rupiah = 1,12
Ekuitas 1,037 Triliun, jumlah saham beredar 15,82 miliar lembar saham bulatkan ke atas 15,9 milyar lembar saham
Sehingga PBV 1 GTSI = 65,22 rupiah. Buatkan ke bawah jadi 65 rupiah.
PBV yang saya gunakan di sini memakai asumsi ceteris paribus liabilitas tetap dan kepentingan non-pengendali diabaikan.
Pembeli GTSI

PT Sarana niaga buana membeli saham GTSI PT GTS International Tbk di harga 114 rupiah. Padahal harga IPO hanya 100 rupiah dan harga market hanya 74 rupiah.
Misterinya adalah mengapa Sarana Niaga Buana beli GTSI di harga super premium?
Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386
Jika ingin membuat rekening sekuritas bisa chat via whatsapp nomor 083119181386
Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id
Disclaimer :
Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.