Skydrugz Corner: Emiten Yang Sudah Rilis LK Full Year 2022 (23 Februari 2023)
Di postingan sebelumnya sudah dibahas mengenai beberapa topik lainnya seperti:
- 1. Bank dengan laba terbesar di bursa https://cutt.ly/L00tIBm
- 2. Bank dengan rugi terbesar di bursa https://cutt.ly/k00yczn
- 3. Dasar – Dasar Analisis Sektor Perbankan
- 4. Emiten Bank Dengan Dividend Yield Paling Besar
- 5. Emiten dengan jumlah investor ritel paling sedikit di bursa
- 6. Manajemen Alokasi Portofolio Saham
- 7. Emiten yang bagi dividen yang sunyi investor dan belum diapresiasi market
- 8. Teknik Melakukan Valuasi Saham
- 9. Emiten yang konsisten bagi dividen
- 10. Perusahaan Tambang Emas Terbesar di Dunia
- 11. Jeritan Energi
- 12. Emiten dengan cadangan kas besar dan Utang Mini https://cutt.ly/Y270DTQ
- 13. Metode Tambang Emas https://cutt.ly/d9eDu4s
- 14. Perusahaan Energi Dengan Laba Terbesar https://cutt.ly/N9eX5iw
- 15. Perusahaan Properti Dengan Laba Terbesar https://cutt.ly/I9uaJeB
- 16. Perusahaan Konstruksi Dengan Laba Terbesar https://cutt.ly/V3pbyhG
- 17. Saham Pakaian dan Barang Mewah dengan Laba Terbesar di Bursa https://cutt.ly/v3m8I6l
- 18. Emiten Yang Sudah Rilis LK Full Year 2022 Per 19 Februari 2023 https://cutt.ly/633I3z
- 19. Emiten bank dengan dana nasabah terbesar https://cutt.ly/V8qsG96
Pada postingan kali ini saya akan melakukan rekap mengenai emiten apa saja yang sudah rilis LK Full Year 2022.
Sejauh ini sudah 33 emiten yang rilis LK Full Year 2022 (Per 23 Februari 2023)
Laba Terbesar
Laba Terbesar sejauh ini masih dipegang oleh BBRI. Total laba 51,1 Triliun. Jauh meninggalkan peringkat kedua BMRI yang hanya 41 Triliun.
Dan baru ada 2 emiten rugi yakni BKSW dan PKPK.
Baru 5 emiten yang bisa cetak laba di atas 10 Triliun yakni BBRI, BMRI, BBCA, BBNI, ITMG. Dari 5 emiten ini, hanya ada satu emiten coal.
Dari 5 emiten laba di atas 10 Triliun ini tidak ada satupun yang PBV kurang dari 1. Semuanya PBV > 1. Di antara mereka yang memiliki PBV paling rendah adalah BBNI. PBV BBNI adalah 1,22.
Pertumbuhan Laba Terbesar
Sejauh ini barusan ESSA yang memiliki pertumbuhan laba di atas 500% sepanjang 2022.
Pertumbuhan laba ESSA di 2022 mencapai 985%. Di posisi kedua ITMG dengan pertumbuhan laba 250%. Posisi masih bisa berubah.
Pertumbuhan Laba Jeblok
Yang labanya paling jeblok sejauh ini adalah PKPK FASW INDR dan ISAT. Mereka semua laba anjlok lebih dari 25%.
PBV Paling Rendah
Sejauh ini BKSW memiliki PBV paling rendah yakni PBV 0,43 sayangnya BKSW rugi 400 milyar. Di posisi kedua ada INDR dan MCOR dengan PBV < 0,5.
PER Paling Rendah
PER paling rendah ITMG dan INDR keduanya PER < 5.
Disclaimer:
I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing.
Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386
Untuk mengetahui Data Kepemilikan Saham di bawah 5% maka bisa daftar gratis di link ini
Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id
Disclaimer :
Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi






