ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Seputar Shortselling

BEI sudah membuat daftar Saham margin dan shortsell

Apa tujuannya?

Agar likuiditas transaksi saham di bursa meningkat sehingga transaksi di bursa ramai.

Transaksi bursa ramai = fee transaksi makin banyak = keuntungan untuk sekuritas dan BEI.

Jadi simpel saja.
Semua itu dilakukan untuk meningkatkan laba sekuritas dan BEI.

Jadi keuntungan bisa diperoleh dari naiknya harga saham maupun ketika harga saham anjlok.

Dengan shortselling maka:
1. Market maker dapat melakukan tugasnya dengan baik karena mereka bisa menurunkan harga saham jika menganggap bahwa harga sahamnya sudah overpriced. Dan ketika menurunkan harga saham, mereka tetap dapat keuntungan.

2. Shortselling dapat dilakukan untuk hedging. Fund manager yang memiliki dana kelolaan besar biasanya hold saham berfundamental bagus dalam jangka waktu lama. Sering kali untuk hedging posisi mereka ketika harga saham sudah dianggap overpriced, maka mereka sendiri yang melakukan shortsell. Sehingga penurunan harga saham di posisi long mereka dapat di offset oleh keuntungan yang didapat dari posisi shortselling tanpa mengurangi posisi mereka dan tanpa meningkat average mereka secara substansial. Jadi Fund manager dapat mengambil long position sekaligus short position untuk hedging.

Meminjam saham untuk cover short position dapat dilakukan sebelum ataupun sesudah kontrak shortsell disetujui. Melakukan shortsell tanpa melakukan peminjaman sebelum proses serah terima peminjaman saham disebut juga dengan naked shortselling atau uncovered shortselling.

Naked shortselling bisa digunakan untuk memanipulasi pasar saham terutama jika shortseller tidak punya niatan untuk melakukan buyback untuk cover position pada saham yang sudah di shortselling. Seperti pada kasus saham $MNCN https://m.bareksa.com/id/text/2017/12/18/terjadi-gagal-serah-saham-mncn-broker-ini-kena-denda-acs-rp16-miliar-kok-bisa/17803/news.

Ketika gagal serah terjadi, KSEI melakukan pemblokiran. Akibat pemblokiran itu maka perusahaan sekuritas yang berposisi menjual saham MNCN yang dimiliki $BMTR harus menyelesaikan transaksi menggunakan skema uang pengganti (alternate cash settlement/ACS).

Karena itu lakukan investasi kalau bisa jangka panjang akhi karena fundamental perusahaan tidak berubah meskipun Dishortsell oleh para fund manager. :pray:
Fundamental hanya bisa berubah jika regulasi pemerintah berubah, utang perusahaan bertambah dan laba anjlok. Selama ketiga hal ini tidak berubah, maka percayalah pada fundamental perusahaan.

Bagaimana Efek Shortselling Pada $IHSG?

Tahun 2015, BEI melarang shortselling dan kita berada di pasar super bullish sampai 2018 awal ketika IHSG All time high.

Lalu kemudian di Juli 2018, BEI melonggarkan shortselling dan akhirnya IHSG gagal menembus lagi all time high.

Big Fund bisa dapat banyak cuan dengan melakukan shortselling.
Makin anjlok harga saham, makin cuan mereka.
Sedangkan retail yang ketakutan lihat harga anjlok langsung cutloss berjamaah.

Shortsell

Banyak yang tanya saya soal shortsell. Apa itu benar-benar bisa dilakukan?

BEI tiap bulan rilis laporan saham yang boleh shortsell dan boleh margin, jadi sudah pasti itu bisa dilakukan. Apakah retailer bisa melakukannya? Jawabannya tidak bisa untuk saat ini. Hanya institusi yang terdaftar di BEI yang boleh shortsell dan hanya yang punya dana minimal 250 milyar yang boleh melakukannya. Sejak kejatuhan bursa di 2008 dan 2015, BEI melarang retailer melakukan shortsell tapi masih mengizinkan perusahaan sekuritas atau anggota bursa yang tercatat di OJK.

Short selling adalah suatu cara yang digunakan dalam penjualan saham di mana investor atau trader meminjam dana (on margin) untuk menjual saham (yang belum dimiliki) dengan harga tinggi dengan harapan akan membeli kembali dan mengembalikan pinjaman saham ke pialangnya pada saat saham turun.

Dalam perjalanan pasar modal di Indonesia, pertama kali aturan mengenai short selling ini diatur melalui Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-09/PM/1997 tanggal 30 April 1997 tentang Pembiayaan Penyelesaian Transaksi Efek Oleh Perusahaan Efek Bagi Nasabah

Untuk mengantisipasi transaksi yang bisa membuat IHSG makin jatuh, Bapepam menerbitkan sejumlah aturan termasuk revisi aturan short selling. Transaksi short selling ini kemudian diatur antara lain dengan Keputusan Ketua Bapepam-LK No. 258/BL/2008 yang kemudian diubah dengan Keputusan Ketua Bapepam-LK No. 556/BL/2008.

Sehingga, pada dasarnya transaksi short selling di Indonesia diperbolehkan. Namun, Bapepam-LK tetap menentukan rambu-rambu transaksi short selling seperti apa yang dibolehkan. Tujuannya, tentu saja mengamankan pasar modal dalam negeri selain untuk kepentingan investor minoritas.

Saham seperti $ERAA $JPFA $BJTM $CPIN adalah contoh saham yang bisa di shortsell.

Jika ada shortsell, apakah ada shortbuy? Shortbuy itu hanyalah istilah yang digunakan dalam judi poker. Tidak ada istilah shortbuy dalam saham.

Larangan Shortsell Oleh BEI

Di tahun 1931, NYSE melarang shortsell selama 2 hari karena Inggris meninggalkan sistem standar mata uang emas. Pelarangan shortsell dilakukan untuk mencegah spekulasi masif yang dapat membuat anjlok semua saham di bursa.

Di tahun 2008 dan 2015 BEI pernah melarang shortsell karena ditakutkan bursa akan semakin anjlok. Shortsell saat ini masih bisa dilakukan tapi hanya pemodal besar yang bisa melakukannya. Tiap bulan kita bisa lihat daftar saham yang masuk daftar shortsell dan margin serta laporan pinjam meminjam efek di KSEI dan KPEI.

Citra shortselling itu buruk di mata banyak investor karena tindakan ini dapat membuat anjlok suatu saham.

Misalnya kita pinjam saham $BJTM dari sekuritas di harga BJTM 700 rupiah per lembar sebanyak 100 lot dengan total 7 juta rupiah.

Lalu kita jual saham BJTM yang sudah kita pinjam di harga 660 rupiah. Jika aksi jualan itu kita itu menimbulkan efek berantai pada penurunan harga saham BJTM hingga ke 630. Maka kita dapat membeli kembali 1000 lot saham BJTM di harga 630 rupiah dengan hanya mengeluarkan modal 6,3 juta Rupiah. 1000 lot ini kita kembalikan ke sekuritas. Dan kita mengantongi keuntungan sekitar 700 ribu dari selisih antara harga pinjaman saham dengan harga buyback nya.

Jadi bisa dikatakan shortsell itu adalah semacam upaya meraih keuntungan dari kerugian orang lain. :joy_cat::joy_cat::joy_cat:

Pasti banyak investor yang tidak sepakat dengan shortsell karena ini dianggap tidak patriotik karena sama artinya dengan berharap ekonomi negara Indonesia anjlok dan kurang etis karena kita mengambil cuan di atas penderitaan para investor yang nyangkut.

Tapi sebenarnya itu anggapan yang naif karena sudah sewajarnya jika semua instrumen keuangan seperti saham itu diperjualbelikan di fair value. Dengan tindakan shortselling maka tidak akan ada yang namanya saham overvalued yang PER-nya sampai ratusan atau malah minus dengan PBV di atas 2. Malah kita harus berterima kasih pada para pelaku shortselling yang telah memberikan kesempatan untuk membeli saham di harga murah.
Beberapa saham yang terdapat indikasi pernah atau sedang dishortsell adalah $SIDO $ERAA $JPFA $CPIN.

Leave a Reply