Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightSegitiga Investasi: Cuan, Nyangkut, Cutloss

Segitiga Investasi: Cuan, Nyangkut, Cutloss


Investor ritel seringkali hanya ingin cuan lalu menutup mata pada risiko. Itulah yang membuat banyak investor ritel gampang meledak di Stockbit begitu nyangkut atau cutloss. Padahal cuan, nyangkut, dan cutloss adalah tiga sisi dari segitiga investasi yang tidak bisa dipisahkan.

Jangan bayangkan bandar selalu cuan. Menggoreng saham butuh modal besar, butuh sewa influencer, dan ketika nasib sedang buruk, kadang harus merogoh kocek untuk menyuap oknum aparat yang keparat. Jalan mereka pun penuh jebakan.

Lihat saja Bentjok dan Heru Hidayat. Dua legenda yang seolah tak ada saham yang tidak bisa mereka goreng. Banyak yang mengira mereka kebal, selamanya bebas karena uang berlimpah dan kelihaian mengatur pasar. Namun ujungnya, nyangkut juga di balik jeruji, seumur hidup lagi. Apakah benar seumur hidup atau tidak, siapa yang bisa memastikan? Sama seperti Ferdy Sambo, yang begitu powerful, akhirnya pun bisa tersandung dan jatuh.

Pelajarannya jelas. Kalau bandar besar dan jenderal saja bisa tumbang, apalagi kita yang cuma investor ritel. Maka jangan pernah jumawa. Kalau nyangkut di saham sekelas ADRO, BBRI, atau BBCA, anggap saja sebagai bagian dari perjalanan investasi. Tidak perlu terlalu dikutuk. Kalau sudah bosan menunggu, cutloss lalu move on. Kalau masih percaya, tahanlah sampai cuan. Kalau tidak cuan juga, ya wariskan saja ke anak cucu.

Saya punya kenalan, bapaknya meninggalkan warisan saham BUMI di harga 7000-an. Dua generasi sudah memegang, tak kunjung cuan, tak juga ada dividen. Mungkin akan diwariskan lagi ke generasi berikutnya. Bisa jadi butuh empat bahkan lima generasi baru saham itu menghasilkan cuan. Selama BUMI masih ada, harapan tetap menggantung.

Begitulah pasar modal. Tak ada yang tahu masa depan. Sebesar apapun rencana manusia, ujungnya tetap rezeki diatur Tuhan. Dan di situlah letak dramanya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here