PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) akan membagikan dividen tunai final sebesar Rp1,00 per saham kepada pemegang saham yang berhak. Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada 5 Juni 2026, dengan recording date pada 18 Juni 2026 dan pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 8 Juli 2026.
Rincian Aksi Korporasi Dividen SBMA 2026
PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk mengumumkan pembagian dividen tunai final untuk tahun buku terkait sebesar Rp1,00 per lembar saham. Pembagian dividen ini berlaku bagi pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Perseroan menyampaikan bahwa pengumuman ini merupakan pemberitahuan resmi kepada pemegang saham. Perseroan tidak mengeluarkan pemberitahuan khusus secara terpisah kepada masing-masing pemegang saham.
Bagi saham yang berada dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI, pembayaran dividen akan dilakukan melalui pemindahbukuan KSEI. Setelah itu, KSEI akan mendistribusikan dividen ke rekening perusahaan efek atau bank kustodian tempat pemegang saham membuka rekening efek.
Bagi pemegang saham warkat yang belum memasukkan saham ke penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen dapat dilakukan melalui transfer ke rekening bank pemegang saham. Informasi nama bank, alamat bank, dan nomor rekening harus disampaikan secara tertulis kepada BAE paling lambat 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Jadwal Lengkap Dividen SBMA 2026
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk:
| Agenda | Tanggal |
|---|---|
| Persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham | 5 Juni 2026 |
| Pengumuman | 9 Juni 2026 |
| Cum dividend pasar reguler dan pasar negosiasi | 15 Juni 2026 |
| Ex dividend pasar reguler dan pasar negosiasi | 17 Juni 2026 |
| Cum dividend pasar tunai | 18 Juni 2026 |
| Ex dividend pasar tunai | 19 Juni 2026 |
| Tanggal pencatatan atau recording date | 18 Juni 2026 |
| Tanggal pembayaran dividen tunai | 8 Juli 2026 |
Tanggal cum dividend di pasar reguler dan negosiasi menjadi batas akhir pembelian saham SBMA agar berhak atas dividen melalui mekanisme perdagangan reguler. Sementara itu, recording date pada 18 Juni 2026 menjadi tanggal penentuan akhir daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen.
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen tunai SBMA memberi manfaat berupa arus kas langsung kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan tanggal pencatatan. Nilai dividen yang diterima bergantung pada jumlah saham SBMA yang dimiliki saat recording date.
Aksi korporasi ini tidak menimbulkan dilusi karena tidak ada penerbitan saham baru. Struktur kepemilikan pemegang saham lama juga tidak berubah akibat pembagian dividen tunai.
Namun, dividen tunai akan mengurangi kas perseroan setelah pembayaran dilakukan. Secara teoritis, harga saham dapat menyesuaikan setelah tanggal ex dividend karena hak atas dividen tidak lagi melekat pada pembelian saham setelah tanggal tersebut.
Pemegang saham juga perlu memperhatikan aspek perpajakan. Dividen tunai akan dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku, dan jumlah pajak akan dipotong dari dividen yang dibayarkan.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Keterbukaan informasi ini hanya mencantumkan nilai dividen tunai final sebesar Rp1,00 per saham dan jadwal pembayarannya. Dokumen tersebut tidak mencantumkan total nilai dividen, laba bersih, rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio, serta posisi kas perseroan.
Karena data keuangan pendukung tidak tersedia dalam pengumuman ini, penilaian terhadap kemampuan pembayaran dividen perlu mengacu pada laporan keuangan terbaru perseroan. Informasi tambahan tersebut diperlukan untuk melihat konsistensi profitabilitas, arus kas, dan kebijakan dividen SBMA secara lebih menyeluruh.
FAQ
1. Berapa dividen tunai SBMA yang dibagikan?
SBMA akan membagikan dividen tunai final sebesar Rp1,00 per lembar saham.
2. Kapan tanggal terakhir membeli saham SBMA agar berhak atas dividen?
Tanggal cum dividend di pasar reguler dan pasar negosiasi adalah 15 Juni 2026. Investor yang membeli saham setelah tanggal ex dividend pasar reguler dan negosiasi pada 17 Juni 2026 tidak memperoleh hak dividen dari periode ini melalui pasar tersebut.
3. Kapan dividen SBMA akan dibayarkan?
Pembayaran dividen tunai SBMA dijadwalkan pada 8 Juli 2026.
4. Apakah dividen SBMA dikenakan pajak?
Dividen tunai SBMA dikenakan pajak sesuai peraturan perpajakan yang berlaku. Bagi wajib pajak luar negeri yang ingin menggunakan tarif P3B, dokumen Form DGT harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Poin Penting bagi Investor
- SBMA membagikan dividen tunai final sebesar Rp1,00 per saham.
- RUPS menyetujui pembagian dividen pada 5 Juni 2026.
- Cum dividend pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 15 Juni 2026.
- Recording date ditetapkan pada 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
- Pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 8 Juli 2026.
- Dividen tunai tidak menyebabkan dilusi saham.
- Dividen akan dipotong pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Profil Singkat Perusahaan
PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk merupakan perusahaan yang bergerak sebagai produsen gas industri. Perseroan berkedudukan di Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan alamat kantor di Jl. Jend. Sudirman No. 5 RT 16, Kelurahan Klandasan Ilir, Kecamatan Balikpapan Kota.
Perseroan menggunakan kode saham SBMA di Bursa Efek Indonesia. Kegiatan usaha perseroan berkaitan dengan penyediaan produk gas industri untuk kebutuhan pelanggan industri.
Sumber Informasi: Pengumuman Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin