PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia terkait fluktuasi harga saham perusahaan yang cukup signifikan belakangan ini. Manajemen mengungkapkan adanya capaian kontrak besar sebagai salah satu pemicu utama.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu diketahui oleh investor:
1. Kontrak Jumbo US$ 60 Juta dengan Mitra Kemenhan
Manajemen CYBR menduga volatilitas saham dipicu oleh respon positif pasar terhadap keterbukaan informasi pada 29 Desember 2025. Anak usaha perseroan, PT ITSEC Cyber Academy, telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis senilai USD 60.000.000 (sekitar Rp930 miliar dengan asumsi kurs tertentu).
- Mitra Strategis: PT Republik Technetronic Nusantara.
- Tujuan: Penyedia layanan bagi Kementerian Pertahanan RI.
2. Aktivitas Transaksi Orang Dalam
Berdasarkan laporan kepemilikan saham periode 16 hingga 29 Desember 2025, terdapat sejumlah aksi jual-beli oleh jajaran manajemen dan pemegang saham besar:
- Patrick Rudolf Dannacher (Direktur): Terpantau aktif melakukan pembelian saham secara bertahap pada tanggal 15, 17, 16, 18, dan 23 Desember 2025.
- Andri Hutama Putra (Komisaris): Melakukan aksi jual dan beli pada 8 dan 10 Desember, serta aksi penjualan sebanyak 900.000 lembar saham pada 23 Desember 2025.
- MB Investment Management Pte. Ltd. (Pemegang Saham >5%): Melakukan penjualan sebanyak 200.000 lembar saham pada 24 Desember 2025.
3. Tidak Ada Rencana Aksi Korporasi Jangka Pendek
Bagi investor yang berspekulasi mengenai aksi korporasi besar lainnya, manajemen menegaskan hal-hal berikut:
- Rencana Perusahaan: Perseroan menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, setidaknya untuk 3 bulan mendatang.
- Rencana Pemegang Saham Utama: Pemegang saham mayoritas dan pengendali juga terkonfirmasi belum memiliki rencana aksi korporasi atau transaksi tertentu terkait kepemilikan saham mereka di CYBR.
4. Kondisi Informasi Material
Di luar kontrak besar senilai US$ 60 juta yang sudah diumumkan, manajemen menyatakan tidak ada informasi atau fakta material lainnya yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat mempengaruhi harga saham atau kelangsungan hidup perusahaan.
Informasi ini disusun berdasarkan dokumen resmi tanggapan perseroan kepada BEI yang ditandatangani oleh Direktur ITSEC Asia, Doni Mora.
Sumber: f-32016378-0_CYBR_Tanggapan_atas_Permintaan_Penjelasan_Bursa_32016378_lamp1
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!