Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightRogoh Kocek Rp 2,49 Triliun, ITMG Siap Borong Saham Publik

Rogoh Kocek Rp 2,49 Triliun, ITMG Siap Borong Saham Publik

Jakarta, 18 September 2025 – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mengumumkan rencana aksi korporasi besar. Perusahaan tambang batu bara ini berencana melakukan pembelian kembali saham (share buyback) yang telah dikeluarkan oleh perusahaan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, ITMG menyiapkan dana maksimal sebesar Rp 2.490.000.000.000 (dua triliun empat ratus sembilan puluh miliar Rupiah) untuk memborong kembali sahamnya.

Alasan dan Dampak Buyback

Manajemen ITMG memandang bahwa harga saham Perseroan saat ini belum sepenuhnya mencerminkan nilai fundamental dan prospek jangka panjang perusahaan.

Melalui keterbukaan informasi, perusahaan menyatakan beberapa alasan di balik rencana ini:

  • Harga Saham Dianggap Murah: Manajemen meyakini harga saat ini belum mencerminkan posisi keuangan yang solid dan kinerja operasional yang berkelanjutan.
  • Meningkatkan Kepercayaan Investor: Aksi ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek usaha ITMG di masa depan.
  • Menstabilkan Harga: Pelaksanaan buyback juga diharapkan dapat mendukung stabilitas harga saham Perseroan di Bursa Efek.

Dampak Positif bagi Pemegang Saham

Sumber dana untuk buyback ini akan berasal sepenuhnya dari kas internal perusahaan. ITMG meyakini aksi ini tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan, mengingat saldo laba dan arus kas perusahaan sangat mencukupi.

Justru, buyback ini berpotensi menguntungkan pemegang saham. Berdasarkan data proforma per 30 Juni 2025, jika buyback dilaksanakan sepenuhnya:

  • Laba per Saham (EPS) akan Naik: EPS diperkirakan meningkat dari USD 0,08 per saham menjadi USD 0,09 per saham.
  • Return on Equity (ROE) akan Naik: ROE juga diproyeksi meningkat dari 9,7% menjadi 10,6%.

Kenaikan EPS dan ROE ini terjadi karena jumlah saham yang beredar di pasar akan berkurang, sehingga laba perusahaan akan dibagi ke jumlah lembar saham yang lebih sedikit.

Perkiraan Jadwal Pelaksanaan

Rencana besar ini tentu membutuhkan persetujuan dari pemegang saham. Berikut adalah perkiraan jadwalnya:

  1. Pengumuman RUPS & Info Buyback: 18 September 2025
  2. Perkiraan Persetujuan RUPS: 3 November 2025
  3. Perkiraan Periode Buyback: 4 November 2025 – 4 November 2026

Pelaksanaan buyback akan dilakukan selama paling lama 12 (dua belas) bulan setelah tanggal RUPS. Pembelian akan dilakukan melalui Bursa Efek di pasar reguler, dengan jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal disetor.

Saham hasil buyback ini nantinya akan menjadi saham treasuri, yang tidak memiliki hak suara dalam RUPS dan tidak berhak mendapatkan dividen.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here