Rights Issue dan Dampaknya terhadap Harga Saham

Rights Issue dan dampaknya terhadap harga saham

Right Issue dan dampaknya terhadap harga saham

Right issue merupakan undangan kepada pemegang saham eksisting untuk membeli saham tambahan baru dengan proporsi tertentu dan periode waktu yang telah ditentukan.

Untuk apa perusahaan melakukan rights issue dan seperti apadampaknya terhadap harga saham?,

Adanya rights issue akan memberikan hak (rights) kepada pemegang saham untuk membeli saham baru di harga diskon jika dibandingkan dengan harga pasar. Harga saham right issue juga sudah ditentukan oleh perusahaan tersebut sehingga tidak ada tawar menawar harga.

Biasanya perusahaan menggunakan solusi right issue untuk membayar hutang, khususnya ketika mereka tidak memiliki kemampuan lagi untuk meminjam uang. Click To Tweet

rights issue dan dampaknya terhadap harga saham
rights issue dan dampaknya terhadap harga saham

Namun tidak semua perusahaan yang mengajukan opsi right issue karena faktor hutang, beberapa perusahaan dengan neraca yang stabil menggunakan opsi ini untuk mengumpulkan dana yang lebih besar dalam melakukan strategi akuisisi atau ekspansi dan bisa juga untuk menambah modal sehingga memiliki keunggulan yang lebih dalam hal rasio kecukupan modal seperti yang dilakukan oleh beberapa emiten di sektor perbankan.

Pemegang saham sendiri berhak sehingga tidak berkewajiban untuk membeli saham tambahan yang ditawarkan,

Namun jika tidak membeli maka kepemilikan anda di perusahaan tersebut akan terdilusi karena adanya tambahan jumlah lembar saham yang diterbitkan oleh perusahaan. Terdilusi disini artinya berkurang.

Awalnya jumlah lembar saham yang ada 1000 karena ada rights issue jadi bertambah 5000, anda yang punya 100 saham misalnya di awal sama dengan 10% kepemilikan tapi setelah rights issue hanya menjadi 2% jika anda tidak membeli saham rights issue. 

Keunggulan dari perusahaan itu sendiri dalam melakukan right issue adalah perusahaan akan melewati biaya underwriting, bisa dikatakan solusi right issue merupakan solusi yang paling “murah” bagi perusahaan untuk menghimpun uang dari pemegang sahamnya. Click To Tweet

Terdapat banyak perusahaan yang sudah pernah melakukan right issue di Bursa Efek Indonesia.

Di artikel ini akan dibahas 3 right issue yang dilakukan oleh emiten BUMN yang bergerak di bidang konstruksi yaitu WSKT, ADHI dan PTPP serta dampaknya terhadap harga saham perusahaan tersebut sebelum dan setelah right issue.

Waskita Karya (WSKT)

Waskita Karya melakukan right issue pada tanggal cum date 17 Juni 2017 di harga Rp 1.450 per lembar saham dengan proporsi 36852 : 100000, dari grafik terlihat saham ini tidak mengalami penurunan harga saham yang signifikan pada saat menjelang right issue malah terlihat stabil/sideways dan kecenderungan meningkat drastis pada awal tahun 2016 kemarin hingga akhirnya ditutup pada harga Rp 2.470 per tanggal 24 Februari 2017.

Rights Issue Waskita Karya
Rights Issue Waskita Karya

PTPP

PP (Persero) Tbk melakukan right issue pada tanggal cum date 1 Desember 2016 di harga Rp 3.250 per lembar saham dengan proporsi 140163 : 500000, dari grafik terlihat kecenderungan harga saham PTPP yang menurun setelah pengumuman resmi harga right issue dan posisi tanggal 24 Februari 2017 ditutup pada harga Rp 3.520 masih lebih tinggi dibandingkan dengan harga rights issuenya.

PTPP Rights Issue
PTPP Rights Issue

ADHI Karya

Adhi karya juga melakukan right issue pada tahun 2015 tepatnya pada tanggal cum date 30 September 2015 di harga Rp 1.560 per lembar dengan proporsi 1221 : 1250 , dari grafik dibawah terlihat bahwa ketika pengumuman resmi sudah dikeluarkan di harga tertentu maka harga saham tersebut akan turun cukup signifikan dan kemudian naik lagi hingga paling tidak selalu berada diatas harga right issuenya. Per tanggal 24 Ferbuari 2017 harga ADHI per lembar berada di Rp 2.180,00 per lembar.

ADHI Rights Issue
ADHI Rights Issue

Ketiga saham tadi hanya digunakan sebagai contoh dalam menguji pengaruh right issue terhadap harga saham secara sederhana.

Tentunya ada banyak faktor yang menentukan pergerakan harga saham seperti kondisi fundamental perusahaan, kondisi makro ekonomi, berita-berita yang ditampilkan di media massa dan lainnya.

Baca juga artikel : Analisis Fundamental Saham 

Dari 600 emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia tentu saja pembahasan ketiga saham ini juga belum dapat mewakili secara keseluruhan bahwa kondisinya akan sama dengan perusahaan lainnya. Lakukan selalu Do Your Own Research sebelum memutuskan membeli atau menjual suatu saham

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa menyukai Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan memfollow Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, ataupun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

One thought on “Rights Issue dan Dampaknya terhadap Harga Saham

  1. Pingback: Pengaruh dari Stock Split dan Reverse Stock Split terhadap Harga Saham -

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat