PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengumumkan rencana akuisisi 60% saham PT Sarana Global Indonesia (SGI) dengan nilai transaksi mencapai Rp280.403.820.000. Aksi korporasi ini tergolong transaksi material karena setara dengan 65,33% dari total ekuitas perseroan per Desember 2025. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat infrastruktur jaringan kabel fiber optik bawah laut (submersible cable) guna mendukung ekspansi layanan internet perseroan.
Rincian Aksi Korporasi Akuisisi Saham SGI oleh INET
Perseroan akan mengambil alih 180.000 lembar saham baru SGI dengan harga pelaksanaan sebesar Rp1.557.799 per lembar saham. Pasca penyertaan modal ini, INET akan menjadi pemegang saham pengendali SGI dengan kepemilikan mayoritas sebesar 60%.
Objek transaksi ini mencakup kepemilikan tidak langsung pada entitas anak SGI, yaitu PT Jala Nusantara Mardika (JNM) dan PT Nostag Nusantara Mardika (NNM). Melalui akuisisi ini, INET mendapatkan akses terhadap aset strategis berupa kapal penanaman kabel (cable ship) “Nostag 10” dan “Pacific Guardian”.
Baca juga: INET Berencana Akuisisi 60% Saham SGI Senilai Rp280 Miliar dan Tambah Lini Bisnis Baru
Jadwal Lengkap Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Sesuai dengan ketentuan POJK 17/2020, rencana transaksi material ini wajib mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Berikut adalah jadwal penting terkait penyelenggaraan rapat tersebut:
| Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Pengumuman Rencana RUPS | 10 April 2026 |
| Tanggal Daftar Pemegang Saham (Recording Date) | 24 April 2026 |
| Pemanggilan RUPS kepada Pemegang Saham | 27 April 2026 |
| Penyelenggaraan RUPS Luar Biasa | 19 Mei 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Transaksi Material PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
Dampak bagi Investor
Investasi ini akan mengubah struktur permodalan pada SGI, di mana posisi pemegang saham lama yaitu Chandra Arie Setiawan akan terdilusi menjadi 39,99%. Bagi pemegang saham INET, transaksi ini diharapkan memberikan nilai tambah melalui sinergi bisnis antara Internet Service Provider (ISP) dan penggelaran infrastruktur laut.
Meskipun meningkatkan daya saing, investor perlu memperhatikan risiko integrasi aset dan pengelolaan liabilitas baru dari entitas anak yang diakuisisi. Pengendalian kualitas dan timeline proyek secara mandiri merupakan potensi efisiensi biaya yang dapat memperkuat laba jangka panjang perseroan.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Objek Transaksi
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, SGI mencatatkan total aset sebesar Rp426,53 miliar. Pendapatan usaha SGI tercatat mengalami pertumbuhan signifikan menjadi Rp291,06 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp120,30 miliar.
Total laba tahun berjalan SGI untuk periode 2025 adalah sebesar Rp44,04 miliar. Posisi ekuitas SGI sebelum transaksi penyertaan modal dari INET adalah sebesar Rp150,21 miliar.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Berapa nilai akuisisi SGI oleh INET? Nilai total transaksi akuisisi adalah Rp280.403.820.000 untuk 60% kepemilikan saham.
2. Mengapa akuisisi ini memerlukan persetujuan RUPS? Karena nilai transaksi mencapai 65,33% dari ekuitas INET, yang mana melebihi ambang batas 50% sesuai peraturan POJK 17/2020 mengenai transaksi material.
3. Apa manfaat strategis akuisisi ini bagi INET? Perseroan mendapatkan kemampuan end-to-end dalam penggelaran kabel fiber optik bawah laut serta kepemilikan armada kapal khusus untuk mendukung perluasan jaringan backbone.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Transaksi: Rp280,4 miliar untuk 60% saham SGI.
- Status Transaksi: Transaksi Material, bukan transaksi afiliasi.
- Aset Strategis: Kepemilikan tidak langsung atas dua unit Cable Ship.
- Tanggal Krusial: RUPSLB akan dilaksanakan pada 19 Mei 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) bergerak di bidang teknologi informasi sebagai penyedia jasa internet (Internet Service Provider) dan penyewaan fiber optic. Perseroan berkantor pusat di Gedung Cyber 1, Jakarta Selatan.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin


