PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) berencana melakukan penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 21.306.229.209 saham (maksimal 50%) dan Tanpa HMETD (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 4.261.885.092 saham (maksimal 10%). Aksi korporasi ganda ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan, mendanai modal kerja, serta meningkatkan setoran modal entitas anak untuk pengembangan bisnis usaha dan digital financial services. Persetujuan akhir atas rencana penggalangan dana ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 Juni 2026.
Rincian Aksi Korporasi BCAP
PT MNC Kapital Indonesia Tbk menerbitkan saham baru dengan nilai nominal Rp100,- per lembar untuk kedua aksi korporasi tersebut. Emiten bersandi saham BCAP ini melepas maksimal 21,30 miliar saham dalam skema rights issue (HMETD) dan maksimal 4,26 miliar saham melalui skema private placement (PMTHMETD). Ketentuan harga pelaksanaan PMTHMETD diatur paling sedikit sebesar 90% dari rata-rata harga penutupan saham BCAP selama 25 Hari Bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham tambahan.
Pihak manajemen menyatakan belum memiliki rincian mengenai identitas calon pemodal strategis yang akan menyerap saham baru dari PMTHMETD. Dana yang terhimpun dari PMTHMETD akan dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan modal kerja, pengawasan operasional entitas anak, proses perizinan, hingga pengembangan sistem operasional.
Baca juga: Kinerja Kuartal I 2026: Laba Bersih BCAP Tumbuh 28,6% YoY
Jadwal Lengkap Rencana Aksi Korporasi BCAP 2026
Pelaksanaan penambahan modal ini mengikuti linimasa ketat yang telah disesuaikan dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut adalah rincian agenda dan jadwal penting terkait rencana HMETD dan PMTHMETD BCAP:
| Agenda Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Pemberitahuan Rencana RUPSLB kepada OJK | 8 Mei 2026 |
| Pengumuman RUPSLB & Penerbitan Keterbukaan Informasi | 19 Mei 2026 |
| Publikasi Iklan Panggilan RUPSLB | 3 Juni 2026 |
| Penyelenggaraan RUPSLB BCAP | 25 Juni 2026 |
| Batas Akhir Pelaksanaan PMTHMETD | 25 Juni 2028 (2 tahun sejak RUPSLB) |
Pengumuman resmi mengenai agenda rapat ini telah dipublikasikan secara terbuka melalui platform Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Penambahan Modal BCAP 2026
Dampak bagi Investor BCAP
Pemegang saham lama yang tidak mengeksekusi haknya dalam HMETD dan PMTHMETD akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham secara proporsional. Jika aksi HMETD terlaksana lebih dahulu, potensi dilusi kepemilikan saham akibat PMTHMETD tercatat maksimal sebesar 6,25%. Sementara itu, total dilusi maksimal setelah seluruh rangkaian penambahan modal selesai dilakukan adalah sebesar 37,50%.
Secara proforma, jumlah total modal ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat signifikan dari 42.618.850.927 saham menjadi 68.186.965.228 saham. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat struktur likuiditas perdagangan saham BCAP di pasar reguler tanpa membebani keuangan pemegang saham saat ini secara langsung.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan ikhtisar laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, perusahaan mencatatkan kinerja pertumbuhan positif pada pos laba bersih. Total aset entitas tercatat sebesar Rp29,03 triliun dengan total ekuitas berada di angka Rp5,41 triliun.
Berikut rincian kinerja keuangan penting BCAP per 31 Desember 2025 dibandingkan tahun 2024:
- Total Aset: Rp29.037.491 juta (2025) vs Rp29.380.776 juta (2024)
- Total Liabilitas: Rp23.618.460 juta (2025) vs Rp22.299.049 juta (2024)
- Total Ekuitas: Rp5.419.031 juta (2025) vs Rp7.081.727 juta (2024)
- Pendapatan Usaha: Rp3.765.241 juta (2025) vs Rp3.240.974 juta (2024)
- Laba Bersih Periode Berjalan: Rp277.930 juta (2025) vs Rp120.800 juta (2024)
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Berapa rasio dilusi saham bagi pemegang saham lama BCAP? Pemegang saham lama akan mengalami dilusi kepemilikan maksimal sebesar 6,25% dari PMTHMETD, dan akumulasi total dilusi hingga 37,50% jika seluruh skema HMETD dan PMTHMETD selesai dieksekusi.
Kapan RUPSLB untuk persetujuan penambahan modal BCAP dilaksanakan? RUPSLB akan diselenggarakan pada hari Kamis, 25 Juni 2026 pukul 14.00 WIB secara hybrid bertempat di iNews Tower Lantai 3, MNC Center, Jakarta Pusat.
Poin Penting bagi Investor
- Saham baru yang diterbitkan memiliki nilai nominal Rp100,- per lembar saham.
- Kuorum kehadiran RUPSLB untuk persetujuan HMETD memerlukan minimal $2/3$ dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
- Kuorum keputusan RUPSLB untuk PMTHMETD harus disetujui lebih dari $1/2$ bagian saham dari pemegang saham independen dan non-afiliasi yang hadir.
- Seluruh dana HMETD diprioritaskan bagi modal kerja serta ekspansi bisnis digital financial services entitas anak.
Profil Singkat Perusahaan
PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) merupakan perusahaan holding yang bergerak dalam aktivitas keuangan, asuransi, dan jasa penunjang lainnya. Perusahaan ini didirikan pada 15 Juli 1999 dengan nama awal PT Bhakti Capital Indonesia. Saat ini, perseroan dipimpin oleh Angela Herliani Tanoesoedibjo selaku Komisaris Utama dan Mashudi Hamka selaku Direktur Utama.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin