Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL), hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) Tahun Buku 2025 yang dilanjutkan dengan Public Expose (Paparan Publik) Tahunan 2026 di Gedung Graha Repower Asia, Jakarta Selatan. Salah satu keputusan penting dalam RUPST tersebut adalah persetujuan pemegang saham atas rencana Perseroan untuk membagikan dividen tunai di tengah situasi industri properti yang penuh dengan tantangan.
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 dengan mengalokasikan dana sebesar Rp33.168.051 sebagai dividen tunai atau setara dengan Rp0,005 per saham. Sisa laba bersih setelah dikurangi alokasi dana cadangan wajib akan dicatat sebagai laba ditahan (retained earnings).
“Kami berkomitmen dan berupaya untuk tetap membagikan dividen tunai di setiap tahunnya sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham yang senantiasa mempercayai prospek jangka panjang REAL,” ujar Aulia Firdaus, Direktur Utama REAL.
Jadwal pembagian dividen tunai adalah sebagai berikut:
| Jadwal pembagian dividen tunai adalah sebagai berikut: | Tanggal |
|---|---|
| Cum Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi | 07 Juli 2026 |
| Ex Dividen tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi | 08 Juli 2026 |
| Cum Dividen Tunai di Pasar Tunai | 09 Juli 2026 |
| Ex Dividen Tunai di Pasar Tunai | 10 Juli 2026 |
| Daftar Pemegang Saham yang berhak atas Dividen Tunai (Recording Date) | 09 Juli 2026 |
| Pembayaran Dividen Tunai | 21 Juli 2026 |
Prospek dan Strategi Bisnis Perseroan
Pada sesi Public Expose Tahunan, jajaran Direksi PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) memaparkan prospek strategis Perseroan yang difokuskan pada dua pilar utama yaitu pertumbuhan organik (organic growth) dan ekspansi non-organik (non-organic growth). Strategi komprehensif ini dirancang untuk mengoptimalkan nilai aset sekaligus memperkuat fundamental keuangan Perseroan secara berkelanjutan.
Dalam mendorong pertumbuhan organik, Direktur REAL, Yahya Attamimi, memaparkan bahwa Perseroan terus mengoptimalkan portofolio proyek eksisting melalui Perumahan Botanical Puri Asri di Depok, Jawa Barat. Adapun sebagai langkah ekspansi, Perseroan juga tengah mematangkan rencana pengembangan dua proyek perumahan baru yang berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Saat ini, kedua proyek tersebut masih dalam tahap persiapan lahan dan perizinan, dengan target peluncuran komersial pada paruh kedua tahun 2026. Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sekurang-kurangnya sebesar 20% pada tahun 2026, jika dibandingkan dengan realisasi penjualan tahun sebelumnya.
Di samping itu, untuk menjawab kebutuhan hunian terjangkau, REAL juga tengah menjalankan Kerja Sama Operasi (KSO) strategis bersama Riscon Group melalui proyek Grand Riscon Darmaga di Bogor, Jawa Barat, guna menggarap potensi besar segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif serta nilai tambah terhadap pertumbuhan kinerja penjualan Perseroan ke depan.
Sejalan dengan akselerasi di sektor properti konvensional, REAL juga tengah mempercepat transformasi bisnis melalui pengembangan properti digital. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat positioning Perseroan dalam ekosistem bisnis digital dan teknologi, sekaligus membuka peluang penciptaan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.
“Perseroan saat ini tengah serius mencanangkan transformasi bisnis properti digital. Adapun inisiatif tersebut masih berada dalam tahap persiapan serta pembahasan intensif dengan mitra strategis prospektif. Ke depan, pengembangan ini diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan sekaligus memperkuat daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat,” tegas Sjafardamsah, Direktur REAL.
Lebih lanjut, Sjafar menyampaikan bahwa Perseroan memahami adanya dinamika tantangan ekonomi global maupun domestik, termasuk fluktuasi nilai tukar Rupiah dan perubahan suku bunga acuan yang turut memengaruhi daya beli masyarakat di sektor properti. Meski demikian, Perseroan tetap optimistis dapat menjaga kinerja operasional yang solid dan mencatatkan pertumbuhan yang lebih baik hingga akhir tahun 2026.
“Optimisme tersebut didukung oleh berbagai langkah strategis yang dijalankan Perseroan, mulai dari optimalisasi insentif PPN DTP, penguatan kolaborasi dengan agen properti, hingga penyediaan opsi pembiayaan yang kompetitif melalui sinergi dengan mitra perbankan. Dengan mengedepankan disiplin, efisiensi, dan kecepatan eksekusi yang ditopang prudent financial management, Perseroan optimistis dapat menjaga stabilitas bisnis sekaligus terus menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” tutup Sjafar.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin