Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) Ekspansi ke Industri Gula dan Tepung...

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) Ekspansi ke Industri Gula dan Tepung Siap Olah untuk Perluas Bisnis dan Tingkatkan Kinerja

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), emiten yang selama ini dikenal sebagai produsen kakao dan cokelat premium, mengambil langkah strategis untuk memperluas portofolio usahanya melalui penambahan dua kegiatan usaha baru.

Langkah ini sejalan dengan upaya diversifikasi produk dan menjawab permintaan pasar yang terus berkembang. Dua bidang usaha baru tersebut adalah:

  1. Industri Pengolahan Gula Lainnya Bukan Sirop (KBLI 10729), yang meliputi produk seperti Tiramisu Filling, White Glaze, Icing Sugar, dan lainnya.
  2. Industri Tepung Campuran dan Adonan Tepung (KBLI 10614), yang mencakup produk seperti Whipping Cream dan premiks untuk roti dan makanan penutup.

Penambahan kegiatan usaha ini telah melalui proses studi kelayakan yang komprehensif oleh KJPP Ferdinand, Danar Ichsan dan Rekan. Hasilnya menyatakan bahwa proyek ekspansi tersebut layak secara menyeluruh, baik dari sisi pasar, teknis, pola bisnis, manajemen, maupun keuangan. Proyeksi dari sisi finansial, menunjukkan hasil yang positif dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 23,09%, Net Present Value (NPV) sebesar Rp6,58 miliar, Profitability Index 1,12, dan estimasi waktu pengembalian modal (payback period) selama 8 tahun.

Penambahan kegiatan ini diprediksi menghasilkan:

  • Pendapatan tambahan Rp 5–6 miliar/tahun
  • Laba kotor Rp 1,5–1,8 miliar/bulan
  • Laba operasional Rp 850 juta – 1,02 miliar/bulan
  • Peningkatan rasio GPM (1,09%), OPM (2,78%), dan NPM (1,69%) dalam 10 tahun proyeksi.

Menariknya, perusahaan tidak akan mengeluarkan biaya tambahan untuk perekrutan tenaga ahli. Hal ini karena proses produksi pada bidang usaha baru tersebut memiliki kesamaan dengan proses produksi cokelat yang telah dijalankan selama ini.

Mesin yang digunakan juga merupakan mesin yang sama, dan tenaga kerja yang dimiliki saat ini sudah memiliki kapabilitas yang cukup. COCO telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 12 Juni 2025 di Bandung untuk meminta persetujuan atas penambahan kegiatan usaha ini.

Jika disetujui, perusahaan juga akan melakukan penyesuaian perizinan, termasuk melalui OSS, BPOM, serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Dengan strategi ini, COCO menunjukkan keseriusannya untuk tidak hanya bertahan di pasar cokelat, tetapi juga berkembang menjadi pemain penting di industri makanan olahan lainnya.

Ekspansi ini diharapkan dapat memperkuat model bisnis perusahaan, membuka peluang baru, serta memberikan nilai tambah yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pemegang saham.

Cari saham bagus tapi bingung mulai dari mana? Ini dia panduan yang kamu butuhkan.

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here